Fungsi, Bagian, dan Cara Menghitung Jangka Sorong

8 Mei 2024 11:05 WIB

Narasi TV

Ilustrasi jangka sorong. Sumber: Sampoerna Academy.

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Margareth Ratih. F

Jangka sorong merupakan salah satu alat ukur yang terbilang cukup akurat. Hal ini disebabkan jangka sorong memiliki tingkat ketepatan dan ketelitian yang sangat baik. 

Jangka sorong biasanya digunakan untuk mengukur benda yang tidak dapat diukur menggunakan penggaris. Umumnya, pengukuran menggunakan jangka sorong digunakan untuk mengetahui diameter luar dan dalam suatu benda serta kedalaman benda.

Tingkat ketelitian jangka sorong berupa skala terkecil disebut sebagai skala nonius. Skala terkecil pada jangka sorong yakni 0,01 cm atau 0,1 mm. Sebagai perbandingan, tingkat ketelitian pada penggaris adalah 0,1 cm atau 1 mm. 

Dengan tingkat ketelitian yang lebih tinggi, jangka sorong dapat digunakan untuk mengukur diameter benda kecil seperti cincin, tutup botol, atau kelereng.

Bagian-bagian jangka sorong

Sebelum mengetahui cara melakukan pengukuran benda menggunakan jangka sorong, perlu dipahami sejumlah bagian komponen yang ada pada alat ukur ini. Berikut penjelasan dari setiap bagiannya:

  • Rahang dalam

Rahang dalam terdiri dari dua bagian yakni rahang tetap dan rahang geser. Rahang dalam pada jangka sorong berfungsi untuk mengukur diameter dalam dari suatu benda.

  • Rahang luar

Sama seperti rahang dalam, rahang luar juga terdiri dari rahang tetap dan geser. Fungsinya untuk mengukur diameter luar dari suatu benda. 

  • Tangkai pengukur kedalaman

Komponen ini berfungsi untuk mengukur kedalaman suatu benda, misalnya silinder atau gelas. 

  • Skala utama

Skala utama pada jangka sorong berfungsi menyatakan hasil pengukuran dalam satuan cm.

  • Skala nonius

Skala nonius yang memiliki satuan mm berfungsi menambahkan keakuratan pada hasil pengukuran menggunakan jangka sorong. 

  • Pengunci 

Bagian pengunci pada jangka sorong berfungsi untuk menahan bagian-bagian lainnya agar tidak bergeser selama proses pengukuran. 

Cara mengukur menggunakan jangka sorong

Untuk mengukur suatu benda menggunakan jangka sorong, cukup geser bagian rahang dalam atau luar sesuai dengan diameter benda yang akan diukur. 

Jika rahang sudah mengapit benda, lakukan penguncian dengan cara memutar pengunci. Selanjutnya, perhatikan skala yang didapat. 

Hasil pengukuran dapat dibaca secara langsung pada skala utama yang tertera pada rahang tetap. Skala utama dibaca mulai dari angka 0 hingga angka di depan skala 0 pada skala nonius. 

Selanjutnya, perhatikan skala yang tertera pada skala nonius di rahang geser. Cari skala nonius yang berimpit atau segaris lurus dengan skala utama.

Hasil pengukuran akhir diperoleh dengan menjumlahkan kedua angka yang tertera pada skala utama dan skala nonius.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR