Cara Menghitung Weton Jawa dan Penafsirannya Menurut Primbon

16 November 2023 12:11 WIB

Narasi TV

Ilustrasi Menghitung Weton (Pexels/Anete Lusina)

Penulis: Rusti Dian

Editor: Indra Dwi Sugiyanto

Kalender Jawa digunakan untuk menentukan kapan kegiatan penting berlangsung seperti pernikahan, khitanan, pendirian rumah, dan lain-lain. Lantas, bagaimana cara menghitung weton Jawa dan penafsirannya? Simak penjelasan berikut ini!

Masyarakat Jawa masih menganggap perlu menentukan hari baik sebelum melangsungkan kegiatan tertentu. Kegiatan ini seperti menikah, mendirikan rumah, khitanan, hingga bepergian. Harapannya, mereka bisa terhindar dari kejadian buruk sebelum dan sesudah berkegiatan.

Weton adalah hari dalam kalender Jawa yang mengadopsi tujuh hari kalender Islam dan lima hari pasaran Jawa (pancawarna). Pancawarna ini diantaranya Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi.

Menurut kepercayaan Jawa, penyebutan nama Pancawarna tersebut diangkat dari nama lima roh penting. Mereka adalah Batara Legi, Batara Pahing, Batara Pon, Batara Wage, dan Batara Kliwon. Pancawarna ini adalah bagian pokok dari jiwa manusia yang disebut sedulur papat lima pancer.

Sistem penanggalan Jawa digunakan untuk penanda hari lahir seseorang, menentukan masa tanam dan panen, keputusan, hingga menggambarkan karakter atau nasib seseorang. Bahkan weton juga sering digunakan untuk meramal kecocokan pasangan.

Cara menghitung weton kelahiran

Berikut nilai hari weton Jawa:

  • Senin: 4
  • Selasa: 3
  • Rabu: 7
  • Kamis: 8
  • Jumat: 6
  • Sabtu: 9
  • Minggu: 5

Sementara ini nilai pasaran di weton Jawa:

  • Legi: 5
  • Pahing: 9
  • Pon: 7
  • Wage: 4
  • Kliwon: 8

Jika kamu tidak mengetahui hari lahirmu dalam kalender Jawa, silakan cek melalui https://kalenderjawa.id. Setelah itu, kamu bisa menghitung nilai wetonmu dengan cara menjumlahkan nilai hari dan nilai pasaran. Misalnya, kamu lahir pada Minggu Wage, berarti nilai wetonmu adalah Minggu (5) + Wage (4) = 9.

Karakter hari berdasar weton

Berikut karakter seseorang yang dapat dilihat berdasar weton kelahiran:

  • Senin

Dipengaruhi peredaran bulan yang berarti memiliki sifat ikhlas, suka menegakkan kebenaran, keadilan, dan tegas.

  • Selasa

Dipengaruhi peredaran api yang berarti boros, suka berdusta, cepat bosan, dan tidak mudah bergaul.

  • Rabu

Dipengaruhi peredaran bumi yang berarti berani menanggung risiko, baik, lugas dan tegas dalam perkataan dan perbuatan, dan berkecukupan.

  • Kamis

Dipengaruhi angin dan petir sehingga gaya bicaranya meledak-ledak, temperamental, mudah diperdaya kata-kata, mudah tersanjung, dan sulit bergaul.

  • Jumat

Dipengaruhi peredaran bintang yang berarti memiliki sifat dermawan, intelektual tinggi, mudah bergaul, halus, dan cinta keluarga.

  • Sabtu

Dipengaruhi air sehingga memiliki sifat pekerja keras, mampu bertahan hidup, cekatan, dan sulit bergaul.

  • Minggu

Dipengaruhi peredaran matahari yang berarti sangat menonjol, berwibawa, dan memiliki kasih sayang besar.

Cara menghitung weton jodoh

Perhitungan ini juga berfungsi untuk melihat kecocokan dengan pasangan. Kamu hanya perlu menjumlahkan antara nilai wetonmu dengan nilai weton pasanganmu. Misalnya, weton pasanganmu adalah Senin Pahing berarti:

[Senin (4) + Pahing (9)]+ [Minggu (5) + Wage (4)] = 13 + 9 = 22.

Berikut makna dari hasil akhir penjumlahan weton pasangan:

  • Pegat (1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, 36)

Menurut primbon Jawa, hasil akhir yang termasuk kategori Pegat berarti akan banyak masalah muncul dalam hubungan. Masalah ini bisa saja ekonomi, kekuasaan, hingga perselingkuhan yang dapat menyebabkan perpisahan atau perceraian.

  • Ratu (2, 11, 20, 29)

Menurut primbon Jawa, hasil akhir yang termasuk kategori Ratu berarti jodoh sejati. Artinya, pasangan akan selalu dihargai dan disegani tetangga sekitar. Bahkan hubungan ini membuat iri banyak orang lantaran terlihat harmonis dan bahagia,

  • Jodoh (3, 12, 21, 30)

Seperti namanya, pasangan dengan hasil akhir weton Jodoh berarti memang ditakdirkan menjadi jodohnya. Pasangan akan saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga bisa harmonis sampai tua.

  • Topo (4, 13, 22, 31)

Bagi yang termasuk kategori Topo harus berhati-hati karena akan menghadapi banyak kesulitan di awal musim. Sebab, pasangan masih berusaha saling memahami. Namun, kalian tak perlu khawatir karena pada akhirnya pasti akan menemukan kebahagiaan.

  • Tinari (5, 14, 23, 32)

Pasangan akan mendapatkan kebahagiaan dan kecukupan rezeki selama berumah tangga. Bahkan, pasangan pun akan mendapat kemudahan dalam mencari rezeki.

  • Padu (6, 15, 24, 33)

Menurut primbon, pasangan dengan hasil akhir weton Padu akan sering mengalami pertengkaran dalam rumah tangga. Kendati begitu, pertengkaran tak akan berujung pada perceraian.

  • Sujanan (7, 16, 25, 34)

Kategori Sujanan berarti ada ancaman pertengkaran besar dalam rumah tangga. Masalah yang dihadapi bisa jadi karena perselingkuhan yang berujung pada perceraian.

  • Pesthi (8, 17, 26, 35)

Kategori terakhir yaitu Pesthi yang berarti pasangan akan memiliki kehidupan harmonis dan rukun. Meski ada masalah, tetapi tak akan merusak keharmonisan keluarga.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR