Intelligence Quotient (IQ) atau Kecerdasan Intelektual merupakan skor yang digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif seseorang. Pertanyaannya, apakah skor IQ bisa ditingkatkan, dan bagaimana caranya?
Belum lama ini, World Population Review 2024 merilis daftar negara dengan peringkat IQ tertinggi di dunia. Berdasarkan survei tersebut, Jepang menempati posisi pertama dengan skor IQ rata-rata masyarakatnya sebesar 106,58.
Sementara itu, Indonesia berada di peringkat ke-129 dengan skor IQ rata-rata berada di angka 78,49. Skor ini menjadi yang kedua terendah di antara negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Perlu diketahui bahwa skor IQ seseorang pada umumnya mencerminkan kualitas pendidikan dan sumber daya yang tersedia di wilayah geografis mereka. Skor IQ yang rendah kerap dijumpai di area-area miskin dan kurang berkembang.
Lantas, apakah rata-rata skor IQ masyarakat bisa ditingkatkan? Apakah posisi Indonesia bisa meningkat pada daftar IQ negara dunia di masa depan?
Jawabannya: bisa. Skor IQ bisa naik atau turun seiring bertambahnya usia. Seseorang bisa saja punya IQ yang rendah saat masa kanak-kanak, dan skornya meningkat di usia dewasa seiring dengan munculnya kebiasaan-kebiasaan tertentu.
Melansir Healthline, riset lintas keilmuan yang dilakukan di School of Psychology dan School of Education University of Sydney menunjukkan bahwa latihan yang konsisten di sejumlah cakupan area tes IQ dapat meningkatkan skor yang diperoleh.
Jadi, bukan tidak mungkin untuk meningkatkan IQ di usia dewasa. Lalu, bagaimana caranya?
Membaca buku
Tak dapat dipungkiri, membaca buku merupakan cara yang paling sederhana untuk melatih kemampuan berpikir, bernalar, mengingat, serta menambah wawasan.
Membaca buku secara rutin terbukti dapat meningkatkan kemampuan kognitif manusia. Studi menunjukkan adanya kemampuan berbahasa yang lebih tinggi dan perkembangan kognitif yang lebih baik pada anak-anak yang orang tuanya membacakan buku secara lantang.
Belajar bahasa asing
Mempelajari bahasa asing tidak hanya berguna saat kita hendak bepergian ke luar negeri, atau saat hendak mendengarkan lagu dan menonton film asing. Lebih dari itu, belajar bahasa asing akan memberikan manfaat yang begitu besar bagi otak manusia.
Sejumlah studi telah membuktikan bahwa orang yang menguasai lebih dari satu bahasa cenderung memiliki IQ dan kemampuan belajar yang lebih baik dibandingkan mereka yang hanya dapat berbicara dalam satu bahasa.
Bermain musik
Siapa sangka, meningkatkan IQ juga bisa dilakukan dengan bermain alat musik? Tidak perlu sampai menjadi musisi profesional, cukup dengan belajar dan bermain musik secara konsisten dalam durasi tertentu.
Berdasarkan sebuah studi, anak usia prasekolah yang belajar musik selama 75 menit per minggu menunjukkan peningkatan IQ dalam rentang waktu 12 pekan. Hal ini bisa terjadi karena memainkan alat musik dapat melatih kemampuan sensoris dan berpikir, persepsi pendengaran, koordinasi fisik, serta daya ingat.
Lanjut sekolah
Pendidikan, dalam bentuk apa pun, sangat penting untuk meningkatkan kecerdasan dan kemampuan intelektual seseorang. Peneliti menjumpai bahwa skor IQ seseorang dapat meningkat sebanyak satu hingga lima angka dalam setiap tahun pendidikan formal yang dilaluinya.
Bersosialisasi
Manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan orang lain untuk bertahan hidup. Selain itu, manusia juga butuh keberadaan orang lain untuk saling bertukar pikiran dan berbagi pengalaman serta wawasan.
Selain berinteraksi secara rutin dengan orang yang sudah dikenal, tak ada salahnya juga untuk bertemu dengan orang baru lewat komunitas atau kelompok relawan.
Rutin olahraga
Meningkatkan IQ juga bisa dilakukan dengan cara rutin berolahraga. Olahraga dapat meningkatkan daya ingat dan menjaga aliran darah di otak supaya tetap lancar. Dengan demikian, sel saraf dan jaringan otak akan selalu berada dalam kondisi yang prima.
Nah, itu dia sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan IQ pada orang dewasa. Yuk, dicoba!
