Dalam menjalani hubungan antarpribadi, setiap orang memiliki pola sikap dan tingkah laku yang berbeda, yang dikenal sebagai attachment style.
Attachment style adalah cara individu merespons dan terhubung dengan orang lain. Ada empat jenis attachment style yakni secure, anxious, avoidant dan disorganized. Masing-masing memiliki karakteristik unik yang memengaruhi bagaimana seseorang berinteraksi dalam hubungan yang lebih intim dengan orang lain.
Apa itu anxious attachment style?
Tipe anxious attachment, sering disebut juga anxious-preoccupied, adalah pola hubungan yang ditandai oleh perasaan cemas yang berlebihan. Individu dengan tipe ini cenderung merasa tidak aman dan sering kali mengandalkan orang lain untuk merasa aman secara emosional. Mereka bisa mengalami kesulitan saat sendirian dan sering membutuhkan perhatian serta validasi dari pasangan mereka.
Ciri-ciri anxious attachment style
Sulit mempercayai orang lain
Salah satu ciri utama dari anxious attachment style adalah kesulitan dalam mempercayai orang lain. Individu dengan tipe ini mungkin terus-menerus meragukan kesetiaan pasangannya dan merasa takut akan kemungkinan ditinggalkan.
Perasaan rendah diri dan cemas berlebihan
Perasaan rendah diri adalah ciri khas lain dari anxious attachment. Mereka yang memilikinya sering merasa tidak layak dicintai dan merasa sangat cemas tentang bagaimana orang lain memandang mereka.
Dependen dan haus validasi
Orang dengan anxious attachment style sering kali menunjukkan kecenderungan untuk bergantung atau sangat melekat pada pasangan. Mereka terus-menerus meminta konfirmasi dan validasi dari pasangan, yang merupakan bentuk dari keinginan mereka untuk merasa diterima dan dicintai.
Penyebab anxious attachment style
Pola asuh yang tidak konsisten
Salah satu penyebab utama dari anxious attachment style adalah pola pengasuhan yang tidak konsisten. Ketika anak-anak tidak mendapatkan perhatian yang seimbang dari orang tua mereka, mereka belajar bahwa kebutuhan emosional mereka tidak selalu dihargai. Hal ini menyebabkan kebingungan dan ketidakpastian dalam diri mereka di kemudian hari.
Trauma masa kecil atau pengabaian emosional
Pengalaman trauma atau pengabaian emosional di masa kecil dapat berkontribusi pada terjadinya anxious attachment. Ketika anak-anak merasa ditinggalkan atau diabaikan oleh figur orang tua atau pengasuh, mereka dapat mengembangkan rasa takut yang mendalam terhadap perpisahan.
Terlalu terikat pada orang tua
Keterikatan berlebihan, yang membuat anak merasa terlalu tergantung pada orang tua secara emosional, juga dapat menyebabkan pola anxious attachment. Ketika orang tua terlalu melindungi atau mengontrol, akan sulit bagi anak untuk membangun kemandirian emosional.
Dampak anxious attachment style pada hubungan
Butuh kepastian terus-menerus
Individu dengan anxious attachment style cenderung memiliki kebutuhan akan kepastian dari pasangan mereka secara terus-menerus. Mereka sering kali merasa tidak aman dan harus selalu mendapatkan jaminan dari pasangan agar merasa lebih baik.
Kewaspadaan yang berlebihan
Rasa cemas membuat individu dengan anxious attachment style cenderung merasakan kewaspadaan yang berlebihan. Mereka merasa perlu untuk selalu mendapatkan perhatian dari pasangan. Pada praktiknya, ini dapat berupa sikap ketergantungan berlebih yang dapat mengganggu hubungan.
Potensi konflik dan ketidakpuasan dalam hubungan
Ketidakpuasan dalam hubungan dapat muncul akibat pola pikir negatif yang didasari oleh kecemasan. Dalam situasi konflik, individu dengan anxious attachment style cenderung bereaksi secara emosional, yang bisa meningkatkan ketegangan dalam hubungan.
Strategi mengatasi anxious attachment style
Refleksi dan meningkatkan kesadaran diri
Strategi pertama untuk mengatasi anxious attachment adalah dengan meningkatkan kesadaran diri. Refleksi tentang pola pikir dan reaksi emosional dapat membantu individu memahami diri mereka dan dampak dari anxious attachment dalam hubungan.
Belajar keterampilan komunikasi yang efektif
Mempelajari keterampilan komunikasi yang efektif sangat penting untuk individu dengan anxious attachment. Mengungkapkan perasaan dan kebutuhan dengan jelas kepada pasangan dapat membantu mengurangi kecemasan dan memperkuat hubungan.
Mencari dukungan profesional
Jika sudah dalam tahap mengganggu, individu dapat mencari bantuan profesional untuk memperbaiki gaya hubungannya dengan orang lain. Sesi konsultasi hingga terapi dapat memberikan dukungan dan strategi yang tepat untuk membantu individu dengan anxious attachment agar dapat bertransisi ke pola hubungan yang lebih sehat.
Dengan mengenali ciri-ciri dan penyebab anxious attachment style serta menerapkan strategi-strategi di atas, eseorang dapat mulai membangun hubungan yang lebih setara dan sehat.
