Apakah kamu pernah mendapat telepon dari nomor tidak dikenal? Telepon tersebut memang cukup mengganggu, apalagi jika dilakukan berulang kali. Patut diwaspadai karena bisa saja itu modus penipuan. Berikut ciri-ciri nomor telepon scammer.
Seiring perkembangan teknologi, modus kejahatan penipuan tidak terelakkan. Kejahatan ini masih bisa terjadi di ruang digital, malah bisa lebih berbahaya. Penipuan ini dijalankan melalui panggilan telepon, SMS, maupun aplikasi tertentu seperti WhatsApp.
Biasanya nomor penipu (scammer) akan terdeteksi sebagai nomor tidak dikenal ketika menghubungi kita. Tak jarang nomor tersebut menghubungi secara terus menerus hingga mengganggu kenyamanan kita. Meski sudah mengaktifkan auto block panggilan dari nomor tidak dikenal, tetap saja itu spam dan mengganggu.
Dalam menjalankan modusnya, scammer sering menggunakan teknik manipulasi emosi atau persuasi pada targetnya. Manipulasi tersebut mengarah pada hilangnya uang atau informasi pribadi korban. Hal ini tentu sangat berbahaya, mengingat informasi pribadi korban dapat dimanfaatkan untuk tindak kriminal lainnya.
Oleh karena itu, perlu untuk mengetahui ciri-ciri nomor telepon scammer agar terhindar dari tindakan kriminal tersebut. Simak penjelasan berikut mengenai ciri-ciri nomor telepon scammer.
Ciri-ciri nomor telepon scammer
- Nomor tidak dikenal
Panggilan telepon dari nomor tidak dikenal patut diwaspadai karena bisa diindikasikan sebagai penipuan. Nomor tersebut bisa jadi tidak ada dalam kontak HP dan tidak terdaftar sehingga kita sulit mengidentifikasi pengirim panggilan.
Biasanya scammer juga akan menggunakan nomor telepon yang tidak mencantumkan awalan kode area seperti (0293), (021), dan lain sebagainya. Hal ini menyulitkan kita untuk mengetahui dari daerah mana panggilan tersebut berasal.
- Menggunakan ID palsu
Scammer biasanya menggunakan ID palsu. Mereka mencoba membuat panggilan lebih meyakinkan dengan berpura-pura sebagai orang terdekat kita. Tak jarang para scammer mengarang cerita yang membuat kita tergerak untuk “menolong”.
- Memiliki nomor serupa
Indikasi lain dari nomor scammer adalah nomor telepon yang polanya sangat mirip. Dalam sehari, scammer bisa menelpon berkali-kali untuk mengganggu targetnya. Biasanya spam call ini memiliki nomor akhir serupa seperti 712, 721, 715, dan 719.
Modus ini dilakukan untuk membuat target bingung akan panggilan-panggilan yang masuk. Scammer berharap target terkecoh dan menjawab salah satu dari panggilan tersebut.
- Suara tidak jelas
Ketika telepon diangkat, suaranya justru tidak jelas. Beberapa scammer menggunakan teknologi untuk menyamarkan suara. Bahkan mereka biasanya merekam terlebih dulu.
Jika kamu mengangkat telepon dan ada jeda sebentar sebelum penipu berbicara, bisa saja ini cara scammer menghubungkan panggilan telepon dengan rekaman suaranya.
- Tidak tahu nama target
Alih-alih menyebutkan nama, scammer biasanya akan menggunakan sapaan umum seperti “Pak”, “Bu”, atau “Kak”. Ini termasuk indikasi penipuan. Biasanya petugas resmi akan menyebutkan nama lengkap di awal panggilan untuk memverifikasi identitas.
Kendati begitu, kamu juga harus berhati-hati. Terkadang scammer pun mengetahui nama panggilan atau nama lengkap targetnya.
- Mengatakan target punya pinjaman atau langganan
Scammer akan mengatakan bahwa kamu punya pinjaman atau subscription yang belum dibayarkan. Ini adalah salah satu cara yang digunakan scammer untuk meminta uang dan data pribadi. Jadi, daripada menuruti instruksi scammer, lebih baik langsung kontak perusahaan yang disebutkan untuk mengecek kebenarannya.
- Mengklaim berasal dari lembaga resmi
Modus scammer yang lain yaitu mengklaim berasal dari lembaga resmi. Mulai dari lembaga pemerintah, keuangan, atau institusi lainnya. Hal ini dilakukan scammer agar terkesan kredibel.
- Menawarkan sesuatu yang fantastis
Scammer juga seringkali menawarkan hadiah, bonus, atau keuntungan besar untuk menarik perhatian korban. Biasanya scammer akan mengatakan bahwa kamu menang undian atau kuis tertentu. Apabila kamu tidak pernah mengikutinya, sebaiknya abaikan ucapan dari scammer tersebut.
- Meminta informasi pribadi
Scammer sudah pasti meminta informasi yang bersifat pribadi seperti nama lengkap, nomor rekening, nomor kartu kredit, dan lain sebagainya. Jadi, pastikan kamu tidak membagikan informasi apapun kepada scammer. Sebaiknya lakukan konfirmasi terlebih dulu.
- Menolak ditelepon balik
Terakhir yaitu menolak ditelepon balik. Jika telepon berasal dari pihak atau institusi tertentu, maka tidak akan masalah jika melanjutkan pembicaraan atau meminta ditelepon di lain waktu. Lain halnya dengan scammer yang justru meneruskan pembicaraan, mengancam, dan menakut-nakuti korban.
Demikian ciri-ciri nomor telepon scammer yang patut diwaspadai agar kamu tidak menjadi korban penipuan. Semoga bermanfaat!
