Perkembangan teknologi dianggap sebagai angin segar tetapi juga membawa efek buruk di waktu yang bersamaan. Dengan berkembangnya teknologi, kasus kejahatan siber pun meningkat, salah satunya adalah pembobolan rekening.
Sayangnya, korban kerap tidak menyadari pembobolan terjadi pada rekeningnya dan saat isinya telah dikuras habis oleh pelaku pembobolan barulah mereka menyadarinya.
Ada baiknya, kita mengetahui ciri-ciri dari pembobolan rekening. Yuk, simak penjelasan berikut.
Ciri-ciri rekening dibobol
Kita sebagai pemilik rekening kadang lengah dengan keamanan rekening kita. Kita tidak menyadari kejahatan siber sedang terjadi karena kita tidak mengetahui ciri-cirinya dengan jelas.
Dengan mengetahui ciri-cirinya kita bisa mencegah pembobolan terjadi pada rekening milik kita.
1. Muncul notifikasi transaksi yang tak berasal dari kita
Selalu waspada terhadap notifikasi yang tiba-tiba muncul tetapi kita sedang tidak melakukan transaksi pendebetan atau transfer dari rekening kita.
Jika hal itu terjadi maka kita patut curiga, apalagi rekening tujuannya tidak kita kenal.
2. Rekening terkunci secara tiba-tiba
Jika kita tidak bisa membuka rekening kita baik lewat ATM atau mengaksesnya lewat mobile banking padahal bukan karena lupa PIN atau password maka kita harus segera mengurusnya ke pihak berwenang.
Kita harus curiga jika terjadi pembobolan. Bisa jadi pelaku pembobolan sedang mengganti PIN atau password tanpa sepengetahuan kita.
Oleh karenanya, penting untuk mengganti PIN dan password rekening untuk keamanan.
3. Saldo berkurang drastis
Saldo yang berkurang secara drastis merupakan indikator utama dari terjadinya pembobolan yang sedang terjadi.
Masalahnya, sering kali kita tidak menyadari adanya pengurangan dana sampai kita mengecek saldo rekening kita. Jadi, biasakan untuk mengecek saldo rekening secara berkala.
4. Waspada notifikasi keamanan dari bank
Sistem keamanan bank akan mengirimkan notifikasi keamanan jika mendeteksi aktivitas mencurigakan pada rekening kita.
Jangan remehkan notifikasi ini karena bisa saja ini peringatan karena ada usaha pembobolan terhadap rekening kita.
5. OTP yang muncul tanpa adanya transaksi
One Time Password (OTP) merupakan kode keamanan yang dikirim sekali pada proses verifikasi.
OTP ini dikirim ke ponsel kita pada saat kita melakukan transaksi online dengan menggunakan kartu kredit.
Apabila menerima pesan berisi OTP saat sedang tidak melakukan transaksi maka kita harus segera waspada. Bisa jadi ada usaha pembobolan ke rekening kita.
Sebagai pemilik rekening kita tidak boleh lengah. Jika kita mengalami salah satu ciri di atas segera laporkan ke pihak bank agar dilakukan pemblokiran.
