Akhir-akhir ini di media sosial, banyak bermunculan istilah yang menggambarkan kepribadian seseorang, salah satunya adalah low vibration.
Lantas, apa maksud dari istilah tersebut, dan bagaimana ciri-ciri orang yang memiliki low vibration?
Apa itu low vibration?
Low vibration merupakan kebalikan dari high vibration. Istilah ini biasa disematkan pada orang yang memancarkan energi negatif dan menyebarkan energi itu ke lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.
Low vibration sangat berkaitan dengan bagaimana seseorang berpikir dan berperasaan. Jika dilihat secara rasional, energi negatif yang dipancarkan oleh orang dengan low vibration dapat diartikan sebagai emosi negatif.
Dengan kata lain, orang dengan low vibration cenderung memiliki perasaan-perasaan buruk dalam kesehariannya, misalnya berupa pikiran yang merusak atau kebiasaan yang toksik.
Namun, ada juga orang yang memancarkan energi negatif karena kondisi mental yang dideritanya, atau ketika sedang berada di situasi sulit.
Lalu, apa saja tanda-tanda dari seseorang yang memiliki low vibration?
- Mood-nya selalu buruk
Low vibration bersinonim dengan emosi negatif. Dengan kata lain, mood yang buruk. Itulah kenapa orang dengan low vibration cenderung merasa sedih sepanjang waktu.
- Mudah terpancing amarahnya
Kemarahan adalah salah satu emosi low vibration yang paling kuat. Ketika seseorang sedang berada di low vibration, mereka akan mudah marah bahkan oleh hal-hal kecil.
- Selalu ada yang dikeluhkan
Ciri utama seseorang dengan low vibration adalah mereka selalu tenggelam dalam perasaan negatif. Maka, mereka jadi senang mengeluhkan hal-hal di sekitarnya dan terus bicara soal perkara yang menyedihkan dan membuat frustrasi.
- Kerap terlibat dalam argumen
Orang dengan low vibration seringkali sengaja mencari konflik dan gara-gara. Tak heran, sebab ini adalah cara mereka untuk mengekspresikan kemarahan dan ketidakpuasannya. Oleh sebab itu, mereka sering terlibat dalam adu argumen yang tidak sehat.
Baca Juga:Apa Itu Threshold dalam Pilkada 2024?
- Meyakini bahwa hidup tidak adil
Orang low vibration meyakini bahwa kehidupan ini tidak adil karena mereka tidak mendapatkan kebahagiaan sebagaimana orang lain.
- Sulit merasa bahagia
Orang dengan low vibration percaya bahwa hal buruk akan mengikuti hal baik. Maka, ketika mendapatkan keberhasilan, mereka bukannya merasa senang. Justru, muncul perasaan gundah karena mereka yakin bahwa kesuksesan itu akan dibayar dengan kesialan di masa depan.
- Tak punya energi dan antusiasme
Low vibration membuat seseorang yang mengalaminya cenderung tak punya energi, antusiasme, dan semangat untuk hidup. Akibatnya, mereka jadi terlihat suram, membosankan, dan tampak selalu capek.
- Senang mengkritik
Terakhir, orang dengan low vibration terlalu fokus dengan hal-hal negatif sehingga mudah mencari kesalahan orang lain. Mereka pun jadi senang mengkritik orang-orang di sekitarnya.
Bagaimana, apakah kamu mengenal orang dengan ciri-ciri low vibration di sekitarmu? Jika ada temanmu yang selalu merasa sedih, lelah, dan membuat orang-orang di sekelilingnya merasakan energi negatif, cobalah untuk menarik mereka dari jurang kesedihan dan mengisi hidup mereka dengan hal-hal positif.
