Majas perbandingan itu pada dasarnya adalah gaya bahasa yang mempertegas suatu hal dengan cara membandingkannya dengan hal lain. Nah, perbandingan ini bisa bermacam-macam bentuknya, ada yang langsung, ada yang pakai perumpamaan, ada juga yang lebih tersirat.
Ciri-ciri majas perbandingan
Membandingkan dua hal yang berbeda: Ini sih udah pasti ya. Namanya juga majas perbandingan, pasti ada dua hal yang dibandingkan. Tapi, meskipun berbeda, kedua hal ini harus punya kesamaan atau kemiripan dalam hal tertentu.
Menggunakan kata-kata penghubung: Beberapa jenis majas perbandingan, seperti simile, menggunakan kata penghubung khusus, seperti seperti, bagai, laksana, bak, dan sebagainya. Tapi, ada juga yang gak pakai kata penghubung, seperti metafora.
Tujuannya untuk memperjelas, memperindah, atau mempertegas makna: Majas perbandingan gak cuma dipakai buat gaya-gayaan aja, tapi juga punya fungsi penting dalam menyampaikan pesan.
Setelah mengetahui apa itu majas perbandingan, mari kita bahas contoh majas perbandingan beserta penjelasannya berikut ini.
1. Simile
Contoh: "Semangatnya membara seperti api yang menyala-nyala."
Penjelasan: Contoh majas perbandingan ini menggunakan kata penghubung (seperti, bagai, bak, laksana, dll.) untuk membandingkan semangat yang besar dengan api yang menyala.
2. Metafora
Contoh: "Dia adalah bunga desa yang dikagumi banyak orang."
Penjelasan: Majas ini membandingkan gadis cantik dengan bunga desa tanpa kata penghubung. Langsung aja disebut bunga desa.
3. Personifikasi
Contoh: "Angin berbisik menceritakan kisah masa lalu."
Penjelasan: Majas perbandingan ini memberikan kata kerja (berbisik) pada benda mati (angin).
4. Hiperbola
Contoh: "Suaranya menggelegar membelah angkasa."
Penjelasan: Majas ini melebih-lebihkan kenyataan supaya lebih dramatis. Masa sih suara orang bisa membelah angkasa?
5. Alegori
Contoh: "Hidup ini seperti panggung sandiwara, setiap orang punya peran masing-masing yang harus dimainkan."
Penjelasan: Contoh majas perbandingan kali ini membandingkan kehidupan manusia dengan sebuah panggung sandiwara. Kita semua kayak aktor yang lagi meranin berbagai peran, ada yang jadi protagonis, antagonis, atau figuran.
6. Metonimia
Contoh: "Setiap pagi ia minum secangkir kopi."
Penjelasan: Majas ini menyebutkan merek atau ciri khas suatu benda untuk menggantikan nama bendanya. Mungkin aja kopinya bukan merk "Secangkir Kopi", tapi karena udah familiar, jadi langsung disebut gitu.
7. Sineste sia
Contoh: "Lukisan itu memiliki warna yang hangat."
Penjelasan: Majas ini mencampurkan indra penglihatan (warna) dengan indra peraba (hangat).
8. Eufemisme
Contoh: "Ia tunawicara sejak kecil."
Penjelasan: Majas ini menggunakan ungkapan yang lebih halus untuk menggantikan kata yang dianggap kasar atau kurang sopan. Tunawicara digunakan untuk menggantikan kata "bisu".
9. Pars pro toto
Contoh: "Indonesia menurunkan 11 pemain di lapangan hijau."
Penjelasan: Majas ini menyebutkan sebagian untuk menyatakan keseluruhan. Yang dimaksud sebenarnya bukan cuma 11 pemain, tapi seluruh tim sepak bola Indonesia.
10. Totem pro parte
Contoh: "Sekolah mengumumkan libur selama satu minggu."
Penjelasan: Contoh majas perbandingan ini menyebutkan keseluruhan untuk menyatakan sebagian. Yang mengumumkan libur sebenarnya bukan seluruh sekolah, tapi kepala sekolah atau guru.
Masih banyak lagi jenis-jenis majas perbandingan yang lain. Intinya sih, majas ini bikin tulisan jadi lebih hidup dan berwarna.
Gimana? Udah lebih ngerti tentang majas perbandingan? Kalo kamu mau bikin tulisan yang lebih hidup dan menarik, coba deh pakai majas-majas ini. Tapi inget, jangan terlalu banyak juga ya, nanti malah jadi aneh.
