Advertisement

Daftar Fenomena Astronomi Desember 2024 , Ada Hujan Meteor

21 November 2024 11:27 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi fenomena langit. (Unsplash/D. Benj) .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Nuha Khairunnisa

Akhir tahun 2024 akan diwarnai oleh sejumlah fenomena astronomi yang dapat diamati di langit. Mulai dari fenomena Solstis, Bulan Purnama, hingga hujan meteor, berikut daftar kejadian astronomi yang akan menghiasi langit sepanjang bulan Desember 2024.

Hujan meteor Geminid (13-14 Desember 2024)

Hujan meteor Geminid adalah salah satu fenomena langit akhir tahun yang paling dinantikan, dengan puncak pengamatannya akan berlangsung pada tanggal 14 Desember.

Pada tanggal tersebut, para pengamat dapat melihat hingga 150 meteor per jam. Meteor-meteor ini berasal dari rasi bintang Gemini dan akan menjadi pemandangan yang menakjubkan bagi penggemar astronomi.

Waktu yang tepat untuk mengamati hujan meteor ini adalah setelah malam hari, sekitar pukul 20.03, ketika rasi Gemini muncul di arah timur laut.

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, pengamat disarankan untuk memilih lokasi yang gelap dan jauh dari pencahayaan kota.

Jika kondisi langit cerah, Anda dapat menikmati pertunjukan meteor yang spektakuler, melintasi ruang angkasa dengan kecepatan sekitar 35 kilometer per detik.

Bulan Purnama (15 Desember 2024)

Fase bulan juga menjadi salah satu fenomena langit pada bulan Desember. Bulan Purnama Desember yang dikenal sebagai Cold Moon akan berlangsung pada tanggal 15 Desember.

Fase Bulan Purnama terakhir tahun ini diperkirakan dimulai pada pukul 16.02 WIB. Selama tiga hari, Bulan akan tampak penuh di sekitar waktu-waktu tersebut.

Titik balik Matahari (21 Desember 2024)

Fenomena titik balik Matahari atau Solstis akan terjadi pada tanggal 21 Desember. Fenomena ini menandai titik balik Matahari musim panas yang melintasi belahan Bumi selatan (Australia, Selandia Baru, Amerika Selatan, Afrika Selatan).

Fenomena Sosltis menandai perubahan musim dan akan menjadi waktu terpanjang untuk malam hari di belahan bumi utara.

Hujan meteor Ursid (21-22 Desember)

Selain Geminid, Desember juga menjadi rumah bagi fenomena hujan meteor lainnya. Hujan meteor Ursid, yang dapat diamati dari 13 hingga 24 Desember, menjadi salah satu yang menarik untuk diperhatikan. Dalam periode ini, meteor Ursid akan mencapai puncaknya sekitar tanggal 22 Desember, meskipun jumlah meteor yang terlihat tidak sebanyak Geminid.

Hujan meteor Phoenicid dan Puppid-Velids juga berlangsung di bulan ini. Phoenicid akan terlihat dari 28 November hingga 9 Desember, dan Puppid-Velids dari 1 hingga 15 Desember, dengan puncak yang terjadi pada sekitar tanggal 7 Desember. Cuaca berperan penting dalam pengamatan fenomena langit, sehingga sangat disarankan untuk memeriksa kondisi cuaca lokal. Di beberapa daerah, hujan mungkin menghalangi pandangan, jadi sering kali lebih baik untuk mencari informasi sebelumnya.

Elongasi barat terjauh Merkurius (25 Desember 2024)

Fenomena langit berikutnya yang akan berlangsung pada akhir tahun adalah elongasi barat maksimum Merkurius pada 25 Desember 2024.

Saat fenomena ini terjadi, planet Merkurius berada pada titik terjauhnya dari Matahari di kubah langit Bumi, yakni pada elongasi terbesarnya atau maksimum.

Fenomena elongasi Merkurius ini memungkinkan pengamat untuk melihat Si Planet Merah di langit barat setelah matahari terbenam.

Dengan berbagai fenomena astronomi di akhir tahun yang menakjubkan, bersiap-siaplah uuntuk menikmati keajaiban langit di bulan Desember nanti.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement