Advertisement

Hujan Meteor Alfa Monocerotid Akan Hiasi Langit Indonesia 21 November

21 November 2024 10:01 WIB

thumbnail-article

Hujan meteori Perseid di Livingston Manor, New York, Amerika Serikat (14/8/2023). (Unsplash/Clay Banks) .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Nuha Khairunnisa

Hujan meteor Alfa Monocerotid diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 21-22 November 2024 dan dapat disaksikan di langit Indonesia.

"Hujan meteor Alfa Monocerotid dapat dilihat di Indonesia. Alfa Monocerotid puncaknya 21-22 November," kata Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa BRIN Thomas Djamaluddin dilansir dari CNN Indonesia, Senin (18/11/2024).

Fenomena ini memberikan kesempatan bagi para pengamat astronomi maupun masyarakat umum yang tertarik untuk menikmati pemandangan luar angkasa yang menawan.

Thomas memberikan tips bagi masyarakat yang ingin menonton fenomena hujan meteor tanggal 21-22 November, termasuk waktu dan lokasi terbaik untuk menyaksikannya.

Untuk dapat melihat meteor ini, disarankan untuk mengamati langit di arah posisi rasi Monocerous di arah timur sampai di atas kepala pada waktu tengah malam hingga menjelang fajar.

Adapun lokasi yang ideal adalah tempat dengan pandangan bebas dari bangunan atau pohon serta jauh dari pencemaran cahaya, agar pemandangan meteor lebih jelas.

Puncak fenomena diperkirakan terjadi menjelang fajar

Puncak penampilan hujan meteor Alfa Monocerotid diperkirakan terjadi menjelang fajar, ketika titik radian berada pada posisinya tertinggi di langit.

Pengamat harus mempersiapkan diri dengan baik, dengan memeriksa kondisi cuaca dan mencari lokasi yang memungkinkan pandangan yang jelas.

Sangat disarankan untuk memilih tempat yang jauh dari sumber cahaya buatan kota, seperti lampu jalan atau gedung tinggi, untuk memaksimalkan pengalaman pengamatan.

Sebelum melakukan pengamatan, pengamat dianjurkan untuk memberikan mata beberapa waktu untuk beradaptasi dengan kegelapan, biasanya sekitar 30 menit.

Selain itu, penggunaan aplikasi peta bintang dapat membantu dalam menentukan arah dan lokasi yang tepat untuk melihat hujan meteor ini.

Mengenal hujan meteor Alfa Monocerotid

Hujan meteor Alfa Monocerotid merupakan fenomena langit yang unik. Mengutip Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) BRIN, hujan meteor ini berasal dari sisa debu yang ditinggalkan oleh komet C/1917 F1 (Mellish).

Titik radian fenomena ini terletak pada konstelasi Canis Minor, tepatnya dekat dengan bintang Alfa Monocerotis konstelasi Monocerous. Adapun kecepatan geosentriknya saat hujan dapat mencapai 234.000 km/jam.

Alfa Monocerotid dikategorikan dalam kelas III menurut intensitas hujan meteor, yang menunjukkan bahwa fenomena ini jarang terjadi namun dapat menghasilkan jumlah meteor yang tidak terduga saat muncul.

Pada tahun 1985, misalnya, hujan meteor ini tercatat menghasilkan hingga 700 meteor per jam. Meski demikian, dalam beberapa tahun terakhir, fenomena ini belum menghasilkan intensitas yang serupa.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement