Proses pemilihan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2025-2029 telah resmi dilakukan oleh Komisi XI DPR RI pada Senin, 22 September 2025. Dalam proses ini, Wakil Menteri Keuangan, Anggito Abimanyu, terpilih sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) dilaksanakan dengan melibatkan beberapa kandidat. Anggito Abimanyu, beserta empat calon lainnya, melalui serangkaian tes yang dimulai dari sore hingga malam hari.
Adapun, daftar lengkap Dewan Komisioner LPS 2025-2030 sebagai berikut:
1) Anggito Abimanyu- Ketua DK LPS
2) Farid Azhar Nasution - Wakil Ketua DK LPS
3) Doddy Zulverdi - Anggota DK LPS bidang program Penjaminan dan resolusi Bank.
4) Ferdinan Dwikoraja Purba - Anggota DK LPS bidang program penjaminan polis.
Kebijakan dan program utama LPS
Kepemimpinan baru ini diharapkan membawa LPS ke arah yang lebih baik melalui beberapa program utama. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung integritas kebijakan di dalam lembaga. Anggito Abimanyu menekankan perlunya pelatihan untuk mengantisipasi krisis yang mungkin terjadi di sektor keuangan.
Digitalisasi juga menjadi bagian penting dari agenda LPS untuk memastikan integrasi data yang lebih baik dan efisiensi dalam operasional. Anggito berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi manajemen aset, menurunkan beban sumber daya manusia per dana kelolaan, serta memperluas cakupan sosial media untuk meningkatkan keterlibatan dengan masyarakat. Hal ini dianggap perlu untuk meningkatkan kinerja perbankan dan memberikan dampak positif terhadap stabilitas ekonomi.
Tantangan di sektor keuangan
Dalam wawancaranya, Anggito Abimanyu menyebutkan bahwa tantangan yang dihadapi oleh industri keuangan cukup berat. Isu-isu seperti keterbatasan laba perbankan, rendahnya intermediasi, dan ketidakpastian ekonomi menjadi perhatian utama. Ia menekankan pentingnya LPS dalam berperan aktif untuk menjaga stabilitas sektor keuangan dalam menghadapi situasi yang tidak menentu.
Rencana mitigasi untuk krisis yang mungkin muncul akan menjadi fokus dari kebijakan yang akan diterapkan. Upaya-upaya ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kegaduhan di sektor perekonomian yang dapat merugikan masyarakat luas.
Rapat paripurna dan pengesahan
Anggota Dewan Komisioner LPS yang terpilih akan disahkan dalam rapat paripurna yang dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa, 23 September 2025. Proses ini menjadi langkah akhir dalam penetapan anggota, setelah melalui rangkaian uji kelayakan yang mempertimbangkan kompetensi di bidang masing-masing.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa keputusan ini telah melalui proses musyawarah yang transparan. Ia berharap pimpinan baru LPS dapat menjalankan tugasnya dengan baik, menghadapi tantangan yang ada dengan kebijakan yang efektif, serta dapat menjaga kredibilitas lembaga dalam menjaga simpanan masyarakat.
Dalam pelaksanaan tugas ini, mereka diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam pengembangan sektor keuangan Indonesia dan menjawab tantangan yang ada dengan solusi yang inovatif.
