Advertisement

Daftar Makanan Pemicu Asam Lambung Naik yang Perlu Diketahui

15 November 2024 07:00 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi penderita gerd (Sumber Foto: Freepik) .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Rusti Dian

Penderita asam lambung sering menghadapi tantangan yang mengganggu kualitas hidupnya. Selain tidak boleh terlambat makan, penderita asam lambung juga harus memperhatikan asupan makanan yang masuk.

Asam lambung yang naik dapat menyebabkan berbagai gejala yang tidak nyaman seperti nyeri dan rasa terbakar di dada. Bahaya dari asam lambung tinggi dapat menyebabkan gastroesophageal reflux disease (GERD),

Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit asam lambung dapat berujung pada kerusakan pada esofagus. Mengingat asam lambung bisa naik pada berbagai kondisi, termasuk setelah mengonsumsi makanan dan minuman tertentu maupun dipicu oleh stress.

Lantas, apa saja makanan yang harus dihindari karena dapat memicu asam lambung naik? Simak penjelasannya berikut ini!

Makanan pemicu asam lambung naik

Berikut daftar makanan pemicu asam lambung naik:

  • Gorengan dan makanan berlemak

Makanan yang diolah dengan cara menggoreng dan mengandung lemak tinggi menjadi salah satu penyebab utama naiknya asam lambung.

Gorengan bisa membuat sfingter esofagus melemah. Ini dapat memicu asam lambung naik dari lambung ke kerongkongan. Contoh makanan yang sebaiknya dihindari yaitu jeroan, daging olahan, dan keripik.

  • Susu dan produk olahannya

Susu dan produk olahan seperti keju, krim, dan es krim, sering menjadi masalah bagi penderita asam lambung.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa produk susu bisa menyebabkan kembung dan asam lambung naik pada orang tertentu. Pengidap asam lambung disarankan untuk memperhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsi produk-produk tersebut.

  • Buah asam

Meskipun buah sangat penting untuk kesehatan, beberapa jenis buah dapat meningkatkan asam lambung. Tomat, jeruk, dan nanas memiliki sifat asam yang dapat memperburuk gejala asam lambung. Oleh karena itu, penderita asam lambung disarankan untuk membatasi konsumsi buah-buah ini.

  • Kafein dalam kopi dan teh

Minuman berkafein seperti kopi dan teh adalah pemicu umum bagi penderita asam lambung. Kafein dapat meningkatkan produksi asam lambung serta memperlemah kerja otot di sfingter esofagus. Hal ini mempermudah asam lambung naik ke kerongkongan.

  • Soda dan minuman manis

Minuman bersoda, terutama yang mengandung gula tinggi, juga dapat menyebabkan masalah serupa. Gas dalam soda dapat meningkatkan tekanan di lambung sehingga memperbesar kemungkinan asam lambung naik. Penderita asam lambung disarankan untuk menggantinya dengan air putih atau minuman rendah gula.

  • Daun mint

Daun mint yang sering digunakan untuk memberikan rasa segar ternyata tidak ramah bagi penderita asam lambung. Mengonsumsi daun mint dapat menyebabkan sfingter esofagus melemah sehingga meningkatkan risiko asam lambung naik.

Gejala asam lambung yang perlu diwaspadai

Berikut gejala asam lambung yang perlu diwaspadai dan dicegah sedini mungkin:

  • Rasa terbakar di dada dan kerongkongan

Gejala paling umum yang dialami penderita asam lambung adalah rasa terbakar di daerah dada atau dikenal sebagai heartburn. Rasa ini dapat terasa hingga ke kerongkongan dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

  • Mual dan kehilangan nafsu makan

Asam lambung yang tinggi bisa ditandai dengan rasa mual yang berkelanjutan dan kehilangan nafsu makan. Banyak penderita mengalami gangguan ini setelah makan besar atau mengonsumsi makanan pemicu.

  • Nyeri Dada yang mirip serangan jantung

Nyeri dada akibat asam lambung dapat sangat mirip dengan gejala serangan jantung, membuat penderita terkadang merasa khawatir. Oleh karena itu, penting bagi penderita untuk mengenali tanda-tanda lain yang menyertai gejala ini.

Cara mengelola asam lambung

Setelah mengetahui daftar makanan dan minuman yang memicu asam lambung beserta gejala penyakitnya, berikut cara mengelola asam lambung agar tidak kambuh:

  • Mengatur pola makan

Mengatur pola makan yang teratur adalah langkah penting untuk mengelola asam lambung. Makan dalam porsi kecil tetapi sering dapat membantu mengurangi beban pada lambung dan menghindari peningkatan asam yang berlebihan.

  • Menghindari stres berlebihan

Stres merupakan faktor yang tak kalah penting dalam masalah lambung. Penderita asam lambung sebaiknya menghindari situasi yang dapat menyebabkan stres berlebihan yang mampu memperparah gejala yang ada.

  • Pentingnya olahraga dan aktivitas fisik

Olahraga dapat berkontribusi pada kesehatan lambung yang lebih baik. Aktivitas fisik teratur membantu mengontrol berat badan dan memperkuat sistem pencernaan. Jadi, penderita asam lambung disarankan untuk melakukan aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu untuk kesehatan optimal.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement