Sejak Oktober 2023 lalu, Israel terus menggempur wilayah Palestina. Kini, militer negara zionis tersebut bahkan menggempur Rafah, tempat kamp pengungsi berdiri di bagian selatan Jalur Gaza.
Akibat dari serangan membabi-buta yang dilancarkan Israel sejak tahun lalu, senjata Israel telah membunuh ribuan warga sipil di Palestina.
Selama ini, Israel diketahui memiliki kerja sama bilateral dengan berbagai negara dalam hal pengadaan senjata, termasuk senjata yang kini digunakan untuk menggempur Palestina.
Amerika Serikat menjadi salah satu negara paling banyak pasok senjata ke militer Israel. Meskipun, Negeri Paman Sam tersebut awal Mei 2024 lalu menyatakan menghentikan pengiriman senjata ke Israel imbas serangan ke Rafah.
Selain Amerika Serikat, beberapa negara Eropa juga berperan sebagai pemasok senjata utama bagi Israel. Jerman, misalnya, adalah pemasok senjata terbesar kedua untuk Israel, menyediakan sekitar 30 persen dari total senjata yang diperoleh Israel dari luar negeri.
Dukungan kuat Jerman terhadap Israel sebagian besar didorong oleh sejarah Holocaust Nazi Jerman yang menewaskan ribuan umat Yahudi.
Sementara itu, dua negara pemasok senjata ke Israel lain, yakni Kanada dan Belanda, sudah terlebih dahulu menghentikan pasokan senjata ke negara zionis tersebut.
Kanada dan Belanda menyetop penyaluran senjata karena kekhawatiran bahwa senjata yang mereka kirimkan dapat digunakan untuk melakukan pelanggaran hukum humaniter internasional, yang berpotensi menyebabkan jatuhnya korban sipil dan penghancuran tempat tinggal di Gaza.
Daftar 5 pemasok senjata militer terbesar ke Israel
Berikut adalah lima negara pemasok senjata terbesar ke Israel, berdasarkan kontribusi mereka dalam persenjataan militer Israel:
1. Amerika Serikat
Amerika Serikat adalah pemasok terbesar senjata ke Israel, menyumbang sekitar 68 persen dari total senjata yang diperoleh Israel dari luar negeri.
Dominasi AS dalam pasokan senjata ini mencerminkan hubungan strategis yang kuat antara kedua negara.
2. Jerman
Jerman adalah pemasok senjata terbesar kedua, dengan kontribusi sekitar 30 persen.
Dukungan Jerman terhadap Israel sebagian besar didorong oleh sejarah dan komitmen moral terhadap penebusan dosa atas Holocaust.
3. Inggris
Meskipun Inggris adalah pemasok senjata yang lebih kecil dibandingkan dengan AS, kontribusinya tetap signifikan.
Pada tahun 2022, pemerintah Inggris memberikan izin ekspor senjata senilai £42 juta ke Israel, meskipun nilai total ekspornya tidak selalu dipublikasikan secara terbuka.
4. Italia
Italia juga berperan sebagai salah satu pemasok senjata utama bagi Israel. Meskipun kontribusinya tidak sebesar AS atau Jerman, Italia tetap menjadi pemain penting dalam persenjataan militer Israel.
5. Australia
Australia, meskipun bukan pemasok senjata utama, memiliki peran dalam konteks internasional.
Penny Wong, Menteri Luar Negeri Australia, menyatakan bahwa negaranya belum memasok senjata ke Israel sejak awal konflik di Gaza.
