Ketahui Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan

6 Mei 2024 23:05 WIB

Narasi TV

Gedung Kantor BPJS Kesehatan. (Sumber: ANTARA/HO-BPJS Kesehatan)

Penulis: Moh. Afaf El Kurniawan

Editor: Rizal Amril

Tak semua proses pemulihan penyakit dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan, berikut daftar penyakit yang bisa ditanggung oleh layanan jaminan kesehatan nasional tersebut.

BPJS Kesehatan merupakan bagian penting dari sistem jaminan sosial nasional yang memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. 

Sejak tahun 2014, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) diwajibkan menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Dengan keikutsertaan di BPJS Kesehatan, masyarakat dapat memperoleh perawatan kesehatan tanpa biaya atau gratis. 

BPJS Kesehatan menjamin berbagai penyakit, termasuk yang serius dan membutuhkan biaya besar untuk pengobatannya.

Daftar penyakit yang ditanggung BPJS Kesehatan

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, BPJS Kesehatan menjamin sejumlah besar penyakit, mencapai 65 jenis. 

Inilah daftar 65 penyakit yang dijamin BPJS Kesehatan:

1. Kejang demam,

2. Tetanus,

3. HIV AIDS tanpa komplikasi,

4. Tension headache,

5. Migren,

6. Bell's Palsy,

7. Vertigo (Benign paroxysmal positional Vertigo),

8. Gangguan somatoform,

9. Insomnia,

10. Benda asing di konjungtiva,

11. Konjungtivitis,

12. Perdarahan subkonjungtiva,

13. Mata kering,

14. Blefaritis,

15. Hordeolum,

16. Trikiasis,

17. Episkleritis,

18. Hipermetropia ringan,

19. Miopia ringan,

20. Astigmatism ringan,

21. Presbiopia,

22. Buta senja,

23. Otitis eksterna,

24. Otitis Media Akut,

25. Serumen prop,

26. Mabuk perjalanan,

27. Furunkel pada hidung,

28. Rhinitis akut,

29. Rhinitis alergika,

30. Rhinitis vasomotor,

31. Benda asing,

32. Epistaksis,

33. Influenza,

34. Pertusis,

35. Faringitis,

36. Tonsilitis,

37. Laringitis,

38. Asma bronchiale,

39. Bronchitis akut,

40. Pneumonia, bronkopneumonia,

41. Tuberkulosis paru tanpa komplikasi,

42. Hipertensi esensial,

43. Kandidiasis mulut,

44. Ulcus mulut (aptosa, herpes),

45. Parotitis,

46. Infeksi pada umbilikus,

47. Gastritis,

48. Gastroenteritis (termasuk kolera, giardiasis),

49. Refluks gastroesofagus,

50. Demam tifoid,

51. Intoleransi makanan,

52. Alergi makanan,

53. Keracunan makanan,

54. Penyakit cacing tambang,

55. Strongyloidiasis,

56. Askariasis,

57. Skistosomiasis,

58. Taeniasis,

59. Hepatitis A,

60. Disentri basiler, disentri amuba,

61. Hemoroid grade ½,

62. Infeksi saluran kemih,

63. Gonore,

64. Pielonefritis tanpa komplikasi,

65. Fimosis.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR