Advertisement

Deretan Musisi Ini Tak Ikut Permasalahkan Royalti Atas Lagunya, Siapa Saja?

12 June 2025 16:42 WIB

thumbnail-article

Musisi yang sedang tampil di panggung Sumber: Freepik.

Penulis:

Editor: Rusti Dian

Beberapa musisi tidak ikut ambil pusing atas kisruh yang ramai diperbincangkan terkait royalti. Terbaru adalah Keenan Nasution yang menggugat Vidi Aldiano atas lagu "Nuansa Bening". Lantas, siapa saja musisi Indonesia yang tidak mempermasalahkan royalti atas lagunya?

Permasalahan royalti dalam industri musik terus menjadi bahasan hangat. Berbagai isu yang berkaitan dengan izin menyanyikan lagu dan tuntutan royalti seringkali menimbulkan konflik antara pencipta lagu dan penyanyi.

Banyak musisi merasa tertekan dengan ketidakjelasan sistem pembayaran royalti yang dinilai tidak adil. Hal ini juga mendorong terjadinya perpecahan di kalangan musisi, dengan munculnya dua kubu yang memiliki pandangan berbeda mengenai hak dan kewajiban terkait royalti.

Sebagian musisi percaya bahwa mereka berhak mendapatkan imbalan atas karya yang telah dihasilkan. Sementara yang lain merasa bahwa seniman seharusnya membebaskan karya mereka untuk dinikmati oleh masyarakat tanpa memikirkan uang.

Di satu sisi, ada argumen yang menekankan pentingnya perlindungan hak cipta untuk menjaga kesejahteraan pencipta lagu. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa sistem royalti yang ada saat ini terlalu rumit dan menghambat kreativitas musisi.

Beberapa musisi memilih untuk tidak mempermasalahkan royalti karena mereka percaya bahwa seni harus dibagikan dengan bebas. Mereka menganggap bahwa musik adalah bagian dari budaya yang seharusnya dapat dinikmati oleh semua kalangan tanpa batasan.

Selain itu, beberapa musisi merasa lelah menghadapi perselisihan hukum yang berkepanjangan, dan lebih memilih untuk membebaskan karya mereka sebagai solusi damai. Berikut deretan musisi yang tidak ikut mempermasalahkan royalti atas lagunya.

Musisi yang Tak Menuntut Royalti

Charly ST12

Mantan vokalis ST12, Charly van Houten mengambil langkah berani dengan mengumumkan melalui media sosial bahwa seluruh lagu yang diciptakannya boleh dinyanyikan oleh siapa saja tanpa perlu membayar royalti.

Menurutnya, daripada menghabiskan waktu untuk memperdebatkan masalah ini, lebih baik membebaskan karya seni untuk dinikmati oleh semua orang. Dalam unggahannya, Charly menyatakan bahwa semua karya milik Tuhan dan seharusnya dibagikan secara bebas.

Melalui pernyataannya, Charly mengajak penyanyi lain untuk menyelesaikan masalah yang ada dengan pendekatan yang lebih damai. Ia percaya bahwa ketegangan yang menyertai isu royalti seharusnya bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik.

Charly menunjukkan sikap yang penuh keberanian dalam menghadapi isu royalti. Alih-alih terjebak dalam kontroversi hukum, ia memilih untuk mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan.

Rian D'MASIV

Vokalis D'MASIV, Rian Ekky Pradipta memberikan izin bagi para penyanyi untuk membawakan lagu-lagunya. Meskipun ia mendukung kebebasan berkreasi, Rian menekankan perlunya ketentuan yang jelas bagi penggunaan karya cipta.

Ia menyadari pentingnya royalti sebagai jaminan bahwa pencipta lagu juga dapat merasakan keuntungan dari karya yang mereka hasilkan.

Dalam beberapa pernyataannya, Rian menegaskan bahwa meskipun lagu-lagunya dapat dinyanyikan oleh siapa saja. Namun, pihak promotor dan event organizer (EO) tetap diwajibkan untuk membayar royalti melalui lembaga yang berwenang.

Konsekuensi dari sikap ini adalah harapan untuk menciptakan kesejahteraan bagi penggiat musik lainnya, terutama para pencipta lagu.

Rian optimis bahwa dengan menerapkan sistem yang jelas dan transparan, para pencipta lagu dapat hidup lebih sejahtera.

Ia mendukung adanya upaya untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya royalti, sehingga nilai karya seni terus dihargai. Dalam pandangannya, pencipta lagu seharusnya bisa menikmati hasil jerih payahnya tanpa terjebak dalam konflik yang merugikan.

Rhoma Irama

Raja dangdut Rhoma Irama memberikan izin untuk semua penyanyi yang ingin membawakan lagu-lagunya tanpa harus membayar royalti. Ia mengungkapkan bahwa setiap orang bebas untuk menyanyikan karya-karyanya tanpa batasan.

Melalui pernyataan ini, Rhoma ingin menunjukkan bahwa seni harus bersifat inklusif dan dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Dalam video yang disebarluaskan di media sosial, Rhoma secara tegas menyatakan bahwa para penyanyi dangdut di seluruh dunia boleh menyanyikan lagunya tanpa perlu khawatir tentang pembayaran royalti.

Hal ini menciptakan peluang lebih besar bagi penyanyi untuk menginterpretasikan karyanya dan memperkenalkan lagu-lagu tersebut kepada publik yang lebih luas.

Rhoma berusaha menjaga sikap positif di tengah kisruh yang melanda industri musik Indonesia. Ia percaya bahwa dengan membebaskan karya seni dari beban royalti, suasana di kalangan musisi menjadi lebih harmonis. Pendapatnya yang realistis dan peka terhadap situasi sosial membuat Rhoma menjadi seorang panutan di industri musik.

Ariel NOAH

Vokalis NOAH, Ariel juga mengizinkan para penyanyi untuk membawakan lagu-lagunya tanpa perlu mendapatkan izin langsung. Meskipun begitu, Ariel menekankan pentingnya royalti yang dibayarkan melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK).

Dalam pandangannya, mekanisme ini memastikan bahwa hak asli dari pencipta lagu tetap dilindungi sambil memberi keleluasaan bagi penyanyi. Ariel menganggap bahwa membayar royalti melalui lembaga yang berwenang adalah cara yang paling adil untuk semua pihak.

Dia percaya bahwa sistem ini dapat membantu mengatur pembayaran dengan lebih baik, dan sekaligus memberikan perlindungan kepada pencipta lagu yang terpaksa berurusan dengan hak cipta dan royalti.

Meski Ariel mendukung kebebasan dalam membawakan lagu, ia juga mengkritik sistem perizinan langsung yang dianggap belum cocok untuk diterapkan secara luas di Indonesia.

Menurut Ariel, diperlukan adanya solusi yang lebih baik untuk menjaga kepentingan semua musisi serta memberikan keadilan bagi pencipta lagu dan pelaku pertunjukan.

Dengan mengedepankan diskusi dan pemahaman, Ariel mengajak semua pihak untuk bersama-sama mencari jalan keluar dari permasalahan yang kompleks ini.

Sikap musisi yang tidak mempermasalahkan royalti berpotensi menciptakan suasana yang lebih inklusif dan kolaboratif dalam industri musik.

Ketika seniman saling mendukung satu sama lain tanpa memikirkan aspek finansial, hal ini dapat memperkaya lingkungan musik di Indonesia.

Selain itu, kebebasan ini bisa mendorong lebih banyak orang untuk mengeksplorasi dan menikmati karya seni, dan berkontribusi dalam menciptakan budaya yang lebih dinamis.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement