Advertisement

Di Mata Najwa, Patrick Kluivert Irit Bicara Ketika Diminta Klarifikasi tentang Judi

13 January 2025 20:41 WIB

thumbnail-article

Patrick Kluivert ketika diwawancara Najwa Shihab di acara "Mata Najwa". (Foto: YouTube/Najwa Shihab) .

Penulis: Rizal Amril

Editor: Rizal Amril

Hadir dalam program "Mata Najwa", pelatih baru timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengaku tak merasa punya sesuatu yang perlu diklarifikasi tentang kasus judi yang sempat menjeratnya pada 2017 lalu.

Hal tersebut ia ungkapkan ketika presenter "Mata Najwa", Najwa Shihab meminta klarifikasi kepada mantan pemain Barcelona tersebut.

"Saya ke sini untuk bicara tentang sepak bola," kata Kluivert dalam video yang diunggah akun YouTube Najwa Shihab pada Minggu (12/1/2025).

Lebih lanjut, Kluivert menyatakan jika dirinya tak pernah menaruh perhatian pada hal-hal seperti judi.

"Hal-hal macam ini [perjudian], saya tak memberikan perhatian saya pada hal macam itu," katanya enggan memberikan klarifikasi lebih lanjut.

Ketika disinggung Najwa Shihab tentang pentingnya semua pihak berada di gerbong yang sama dalam melawan match fixing di sepak bola Indonesia, Kluivert hanya memberikan pernyataan setuju yang singkat.

"Saya pikir ini penting untuk dibahas karena sepak bola Indonesia, sayangnya, memiliki sejarah yang buruk dengan pengaturan pertandingan," singgung Najwa. "Saya rasa sangat penting bagi semua pemangku kepentingan berada di garis yang sama dalam hal ini."

"Saya sepakat dengan Anda," kata Kluivert singkat.

Ketika ditanya apakah Kluivert memiliki klarifikasi atas kasus perjudian yang pernah menyeret namanya, mantan bintang Ajax Amsterdam itu menyatakan jika ia tak punya hal untuk diklarifikasi.

"Saya tak punya penjelasan untuk ini [kasus perjudian]. Jadi saya rasa tak perlu menjawab petanyaan semacam ini," tutur Kluivert.

Kasus judi menjadi kerak yang menempel pada karier cemerlang Kluivert sebagai legenda Ajax Amsterdam. Pada 2017 lalu, surat kabar Belanda De Volksrant merilis laporan atas dugaan keterlibatan Kluivert dalam sindikat pengaturan skor.

Dalam laporan De Volksrant tersebut, Kluivert diduga memiliki utang terkait judi sebanyak 1 juta euro (sekitar Rp16,7 miliar) pada geng kriminal pengaturan skor.

Kluivert sempat dipanggil pihak berwenang Belanda sebagai saksi atas kasus ini. Utang ini, sebagaimana diberitakan Bleacher Report, diduga terjadi dalam rentang periode 2011-2012, saat ia menjadi pelatih tim cadangan FC Twente.

Kendati sempat diperiksa sebagai saksi, namun penegak hukum Belanda tak menemukan bukti keterlibatan Kluivert dalam aktivitas ilegal dan utangnya kepada geng kriminal tak memenuhi syarat sebagai tindakan ilegal.

Terlebih, ketika berita ini mencuat, aturan tentang judi di kalangan pelatih tak seketat sekarang. Kala itu, tak ada aturan yang melarang seorang pelatih bertaruh pada klub yang mereka tangani.

Pengacara Kluivert untuk kasus perjudian tersebut, Gerard Spong, menyebut jika kliennya merupakan korban dalam kasus ini dan investigasi atas kasus ini mengarah ke geng kriminal pengaturan skor, bukan Kluivert.

Selain judi, Patrick Kluivert juga membicarakan banyak hal dalam wawancaranya bersama Najwa Shihab, termasuk pandangannya tentang naturalisasi, alasannya bergabung dengan Indonesia, hingga janjinya menempatkan pemain lokal sebagai inti dari timnas Indonesia.

Seluruh rekaman wawancara Kluivert dalam program "Mata Najwa" dapat Anda saksikan melalui kanal YouTube Najwa Shihab di tautan berikut:

Link Mata Najwa episode: Patrick Kluivert, Pelatih Baru Timnas.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement