Advertisement

Doa Masuk Rumah Kosong Berdasarkan Ajaran Rasulullah SAW

24 June 2024 22:07 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi rumah kosong. (Sumber: Freepik/dit26978) .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Sebelum masuk rumah kosong, seorang muslim dianjurkan membaca doa khusus. Doa tersebut dimaksudkan untuk memohon perlindungan kepada Allah Swt. dari mara bahaya yang mengancam dan meminta keberkahan dalam setiap langkah yang diambil.

Selain membaca doa, Rasulullah saw. juga mengajarkan untuk selalu mengucap salam setiap masuk rumah, baik di dalamnya ada orang maupun dalam keadaan kosong.

Meskipun rumah dalam keadaan kosong, salam tetap diucapkan karena bisa jadi terdapat makhluk gaib selain manusia yang menempati rumah tersebut.

Tidak hanya itu, anjuran mengucap salam dan membaca doa ini baik dilakukan ketika memasuki rumah sendiri, rumah orang lain, rumah baru, sampai rumah yang kosong.

Penjelasan ini juga telah disinggung dalam firman Allah Swt. surah An Nur ayat 61 yang berbunyi:

 فَاِ ذَا دَخَلْتُمْ بُيُوْتًا فَسَلِّمُوْا عَلٰۤى اَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِّنْ عِنْدِ اللّٰهِ مُبٰرَكَةً طَيِّبَةً

Artinya: “Apabila memasuki rumah-rumah, hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya, yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, dengan salam yang penuh berkah dan baik dari sisi Allah.”

Perintah untuk mengucapkan salam setiap kali masuk rumah juga dijelaskan dalam hadis Anas radiyallahu 'anhu berikut.

 قال لي رسول الله صل الله عليه و سلم: يا بنيّ، إذا دخلت على اهلك، فسلّم، تكن بركة عليك و على اهل بيتك

Artinya: “Rasulullah saw. berkata kepadaku: 'Wahai anakku, jika kamu masuk menemui keluargamu, maka ucapkanlah salam, agar datang keberkahan atasmu dan penghuni rumahmu.”

Doa masuk rumah kosong

Mengutip dari NU Online, berikut adalah doa yang dibaca Nabi saw. saat memasuki rumah kosong:

السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ

Assalâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillahis shâlihîn

Artinya: Semoga Allah melimpahkan sejahtera-Nya atas kami dan atas hamba-hamba-Nya yang saleh. (Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)

Doa masuk rumah kosong lainnya

Selain doa di atas, doa berikut ini juga dapat dijadikan alternatif ketika hendak masuk rumah kosong:

اَللهم يَا مَنْ فَلَقَ الْبَحْرَ لِمُوْسَى بْنِ عِمْرَانَ وَنَجَّى يُوْنُسَ مِنْ بَطْنِ الْحُوْتِ وَسَيَّرَ الْفُلْكَ لِمَنْ شَاءَ أَنْتَ الْعَالِمُ بِعَدَدِ قَطْرِ الْبِحَارِ وَذَرَّاتِ الرِّمَالِ يَا خاَلِقَ أَصْنَافِ عَجَائِبِ الْمَخُلُوْقَاتِ أَسْأَلُكَ الْكِفَايَةَ يَا كَافِيَ مَنْ اِسْتَكْفَاهُ يَا مُجِيْبَ مَنْ دَعَاهُ يَا مُقِيْلَ مَنْ رَجَاهُ أَنْتَ الْكَافِيْ لَا كَافِيَ إِلَّا أَنْتَ اِكْفِنِيْ شَرَّمَا أَخاَفُ وَأَحْذَرُ وَامْلَأْ مَنْزِلِيْ هَذَا خَيْراً وَبَرَكَةً وَصَلِّ عَلَى نَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ.

Allahumma ya man falaqal bahra li Musa bin 'Imran, wa najja Yunusa min bathnil hut, wa sayyaral fulka li man sya'a, antal 'alimu bi 'adadi qathril bihari, wa dzarratir rimal. Ya Khaliqa ashnafi 'aja'ibil makhluqat. As'alukal kifayah, ya kafiya man istakfah, ya Mujiba man da'ah, ya muqala man rajah. Antal kafi, la kafiya illa anta. Ikfini syarra ma akhafu wa ahdzar. Wamla' manzili hadza khairan wa barakah. Washalli 'ala nabiyyika wa rasulika sayyidina Muhammadin wa alihi wa shahbih wa sallim.

Artinya: “Ya Allah yang membelah lautan untuk Musa bin 'Imran, dan menyelamatkan Yunus dari perut ikan besar, yang menjalankan perahu kepada siapapun yang dikehendaki. Engkau mengetahui jumlah tetesan air laut dan satuan-satuan kerikil.”

“Wahai Zat yang menciptakan beberapa macam keajaiban makhluk-makhluk. Aku memohon kepada-Mu kecukupan, wahai Zat yang mencukupi hamba yang memintakan kecukupan kepada-Nya. Wahai Zat yang mengabulkan hamba yang berdoa kepada-Nya, yang mengampuni hamba yang mengharap rahmat-Nya, Engkau Maha Mencukupi. Tiada yang mencukupi selain-Mu.”

“Cukupilah aku dari keburukan sesuatu yang kukhawatirkan, penuhilah tempatku ini dengan kebaikan dan keberkahan. Selawat salam semoga tercurah kepada nabi dan utusan-Mu, junjungan kami, Nabi Muhammad saw., dan kepada para keluarga serta sahabatnya.”

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement