Doa Nabi Sulaiman, dari Meminta Kekayaan hingga Meluluhkan Hati Seseorang

18 Maret 2024 03:03 WIB

Narasi TV

Peziarah Muslim berdoa di Gunung Al-Noor, di mana umat Islam percaya Nabi Muhammad menerima kata-kata pertama Alquran melalui Jibril di gua Hera, menjelang ziarah haji tahunan di kota suci Mekkah, Arab Saudi 18 Agustus 2018. REUTERS / Zohra Bensemra

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Doa merupakan salah satu bentuk permohonan seorang hamba di hadapan Allah SWT sebagai pencipta, tidak ada satupun hamba-Nya yang bisa terlepas dari doa. 

Bahkan, para nabi juga menjadikan doa sebagai senjata mereka dalam menghadapi ujian hidup, salah satunya adalah doa yang dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman.

Nabi Sulaiman merupakan nabi utusan Allah yang memiliki teladan bagi umat Islam. 

Kisah mukjizatnya tertulis rapi dalam ayat Al-Quran seperti mukjizat Sulaiman yang dapat berbicara dengan semut dan burung, memerintah bangsa jin, hingga menundukkan angin.

Selain itu, Nabi Sulaiman juga mampu memerintahkan jin untuk melakukan sesuatu yang diperintahnya.

Nabi Sulaiman juga dikenal sebagai Nabi yang memiliki istana yang megah dengan harta yang berlimpah.

Muhammad Gufron Hidayat dalam bukunya berjudul Rahasia Kekayaan Nabi Sulaiman: Amalan-amalan Pelimpah Rezeki Nabi Sulaiman (2013) menjelaskan bagaimana teladan Nabi Sulaiman yang bisa dicontoh.  

Meskipun memiliki harta yang banyak, Nabi Sulaiman tetap bersyukur dengan apa yang telah beliau miliki. 

Bagaimana Nabi Sulaiman mengelola kekayaan dan bersikap atas kekayaan yang diberikan kepadanya merupakan teladan bagi setiap muslim.

Segala mukjizat juga rezeki yang dilimpahkan kepada Nabi Sulaiman bermula dan disyukuri melalui doa. 

Berikut ini merupakan doa-doa Nabi Sulaiman yang berkaitan dengan mukjizat yang dianugerahkan oleh Allah kepadanya.

Doa Nabi Sulaiman

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

rabbi auzi'nī an asykura ni'matakallatī an'amta 'alayya wa 'alā wālidayya wa an a'mala ṣāliḥan tarḍāhu wa adkhilnī biraḥmatika fī 'ibādikaṣ-ṣāliḥīn

Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh,” (QS Al-Naml, 19).

Doa Nabi Sulaiman untuk kekayaan

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Rabbi ighfir lii wahab lii mulkan laa yanbaghii li-ahadin min ba'dii innaka anta lwahhaab

Artinya: "Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak patut (dimiliki) oleh seorang pun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi."

Doa Nabi Sulaiman untuk menjinakkan hewan

بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيْمِ , اَلَّا تَعْلُوا عَلَىَّ وَاْتُونِى مُسْلِمِيْنَ

Bismillah hirrahmani rahiim, allaa ta’luu alayya wa’tuunii muslimin.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Bahwa janganlah kamu berlaku sombong kepadaku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri.”

Doa Nabi Sulaiman untuk mengusir jin

يَعْمَلُونَ لَهُۥ مَا يَشَآءُ مِن مَّحَٰرِيبَ وَتَمَٰثِيلَ وَجِفَانٍ كَٱلْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَّاسِيَٰتٍ ۚ ٱعْمَلُوٓا۟ ءَالَ دَاوُۥدَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِىَ ٱلشَّكُورُ

Ya’maluna lahu ma yasyaú mim mahariba wa tamasila wa jifaning kaljawabi wa qudurir rasiyat, I malu ala dawuda syukra, wa qalilum min ‘ibadiyasy-syakur

Artinya: “Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan Sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.”

Doa Nabi Sulaiman untuk meluluhkan hati seseorang

اِنَّهٗ مِنۡ سُلَيۡمٰنَ وَاِنَّهٗ بِسۡمِ اللّٰهِ الرَّحۡمٰنِ الرَّحِيۡمِۙ

Innahuu min Sulaimaana wa innahuu bismil laahir Rahmaanir Rahiim.

Artinya : “Sesungguhnya (surat) itu dari Sulaiman yang isinya, “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” 

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR