Bacaan Doa Niat Umrah dan Tata Cara Melaksanakannya

8 Mei 2024 17:05 WIB

Narasi TV

Ilustrasi ibadah umrah. (Sumber: Pexels/Zawawi Rahim)

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Kendati umrah tidak masuk dalam lima rukun Islam sebagaimana haji, namun ibadah ini memiliki makna dan nilai yang sangat penting dalam Islam. Bagi umat muslim yang ingin melaksanakan ibadah umrah, wajib memahami dan mengetahui bacaan doa niat umrah.

Hal tersebut dikarenakan, pada hakikatnya, membaca niat menjadi salah satu rangkain ibadah yang tidak boleh dilewatkan. 

Penjelasan mengenai kewajiban niat dalam ibadah tersebut telah disinggung dalam hadis, bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda:

 إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالَّنِيَاتِ

Artinya: "Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niatnya." (HR Bukhari & Muslim)

Tidak hanya itu, bacaan niat tidak hanya diucapkan secara lisan namun juga diniatkan di dalam hati. 

Tujuan pembacaan niat ini tidak lain agar ibadah umrah yang dijalankan dapat diberikan kemudahan Allah Swt. dan segala permintaan doa yang dipanjatkan dapat tersampaikan.

Bacaan doa niat umrah

Ketika hendak memulai ibadah umrah, umat Islam diwajibkan mengamalkan doa niat sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitul ‘umrata wa aḫramtu bihî lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku niat melaksanakan umrah dan berihram karena Allah ta‘ala.”

Selain doa di atas, niat umrah juga dapat diamalkan dengan doa berikut:

نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلَّهِ تَعَالَى. لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً

Nawaitul 'umrata wa ahramtu bihi lillahi ta'ala. Labbaika Allahumma 'umratan.

Artinya: "Aku berniat melaksanakan umrah dengan berihram karena Allah Ta'ala. Aku memenuhi panggilan-Mu untuk mengerjakan umrah."

Setelah berniat ihram umrah, dilanjutkan dengan membaca talbiyah:

 لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ

Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wanni'mata laka wal mulk. Laa syarika laka.

Artinya: "Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kekuasaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu."

Bacaan doa niat umrah ini dibaca saat melakukan ihram, jamaah yang hendak melaksanakan ibadah umroh membaca niat dari lisan dan dalam hati dengan diikuti mengenakan pakaian ihram.

Batas pelaksanaan ihram umroh sendiri adalah miqat zamani dan miqat makani. Miqat zamani adalah batas waktu umrah dapat dilakukan kapanpun, keduali saat ibadah haji.

Sedangkan miqat makani adalah batas tempat untuk melakukan niat. Bagi jemaah yang melakukan umrah dari Madinah, miqat makani-nya berada di Zulhulaifah atau Bir Ali.

Sementara jemaah umrah dari Indonesia, miqat makani-nya dapat dilakukan dari dalam pesawat saat posisi sejajar dengan Qarnul Manazil atau Yalamlam.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR