Advertisement

Kumpulan Doa Sebelum Ujian Lengkap, Arab, Latin, dan Terjemahannya

13 July 2023 22:16 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi seorang siswa mengikuti ujian. (Sumber: Pexels/Jeswin Thomas) .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Doa sebelum ujian dapat diamalkan sebelum melaksanakan ujian baik sekolah, pesantren, atau tes CPNS. 

Selain ikhtiar dengan cara belajar, seorang muslim juga dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah Swt agar diberikan kemudahan dan kelancaran saat mengikuti ujian.

Karena pada hakikatnya tanpa Allah Swt., kita tidak bisa apa-apa. Segala upaya yang dilakukan hanya akan berguna apabila Allah Swt. meridainya.

Berikut adalah kumpulan doa menjelang ujian yang bisa kamu amalkan sebagai salah satu cara berusaha.

Doa sebelum ujian

 رَبِّ يَسِّرْ وَأَعِنْ وَلَا تُعَسِّرْ

Rabbi yassir wa a‘in wa lâ tu‘assir.

Artinya: “Wahai Tuhanku, mudahkanlah. Bantulah [aku]. Jangan Kau Persulit,” (Lihat Imam An-Nawawi, awal Raudhatut Thalibin, Darul Fikr).

Doa sebelum ujian agar diberi kemudahan

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Allahumma laa sahla illa maa ja'altahu sahlaa wa anta taj'alul hazna idza syi'ta sahlaa.

Artinya: “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan) jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah”.

Doa sebelum ujian yang berkaitan dengan wawancara

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Rabbisy raḥlii ṣhadrii wa yassir lii amrii waḥlul 'uqdatam mil lisaanii yafqahuu qaulii.

Artinya: “Ya Rabb-ku, lapangkanlah dadaku dan ringankanlah segala urusanku serta lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku." (QS Thaha: 25-28).

Doa sebelum ujian hafalan

فَفَهَّمْنَا سُلَيْمَانَ وَكُلًّا آتَيْنَا حُكْمًا وَعِلْمًا وَسَخَّرْنَا مَعَ دَاوُدَ الجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَالطَّيْرَ وَكُنَّا فَاعِلِيْنَ

يَا حَيُّ، يَا قَيُّوْمُ، يَا رَبَّ مُوْسَى وَهَارُوْنَ وَرَبَّ إِبْرَاهِيْمَ، وَيَا رَبَّ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ 

اللَّهُمَّ ارْزُقْنِيَ الفَهْمَ وَالعِلْمَ وَالحِكْمَةَ وَالعَقْلَ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Fafahhamnā Sulaimāna, wa kullan ātaynā hukman wa ‘ilman, wa sakhkharnā ma‘a Dāwūdal jibāla yusabbihna wat thayra, wa kunnā fā‘ilīn.

Yā hayyu, yā qayyūmu, yā rabba Mūsā wa Hārūn, wa rabba Ibrāhīm, way ā rabba Muhammadin shallallāhu ‘alayhi wa sallama ‘alayhim ajma‘īn.

Allāhummarzqniyal fahma, wal ‘ilma, wal hikmata, wal ‘aqla, bi rahmatika, yā arhamar rāhimīn. 

Artinya, “Kami memberikan pemahaman kepada Sulaiman. Setiap dari mereka Kami berikan kebijaksanaan dan ilmu. Kami tundukkan gunung dan burung kepada Dawud. Mereka bertasbih. Kami lah yang melakukan itu semua.”

“Wahai Dzat yang hidup, wahai Dzat yang tegak, wahai Tuhan Musa, Harun, Tuhan Ibrahim, wahai Tuhan Muhammad saw.”

“Ya Allah, karuniakan aku pemahaman, ilmu, kebijaksanaan, dan akal dengan rahmat-Mu wahai dzat yang maha pengasih.”

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement