Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, BMKG Imbau Masyarakat Berhati-hati dengan Gempa Susulan

24 Januari 2023 12:01 WIB

Narasi TV

Warga melihat bangunan rumah yang hancur akibat gempa di Desa Cibeureum, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/tom

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Gempa kembali mengguncang Kabupaten Cianjur pada Selasa (24/01/2023), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi sekitar pukul 02.45 WIB dini hari.

Melalui cuitan di akun Twitter resmi BMKG, @infoBMKG, lokasi gempa terjadi di darat sekitar 11 kilometer barat laut Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan kedalaman 10 kilometer.

"Mag:4.3, 24-Jan-2023 02:45:01WIB, Lok:6.81LS, 107.04BT (11 km Barat Daya KAB-CIANJUR-JABAR), kedalaman:10 Km #BMKG," tweet BMKG.

Gempa tersebut menjadi yang kedua setelah empat hari sebelumnya, pada Sabtu (12/01), gempa juga sempat dirasakan warga Cianjur pada pukul 06.23 WIB dengan kekuatan M 3,4 di darat sekitar 8 km barat laut Cianjur.

“Magnitudo: 3.4, Kedalaman: 4 km, 21 Jan 2023 06:23:59 WIB, Koordinat: 6.80 LS-107.07 BT (Pusat gempa berada di darat 8 km Barat Laut Kab. Cianjur)” #BMKG," tulis BMKG lewat akun Twitternya

Mengutip laman Tempo.co, terdapat sejumlah korban luka akibat tertimpa reruntuhan bangunanan, korban berada di Desa Sarampad dan Cijedil, Kecamatan Cugenang dan Desa Ciputri, Kecamatan Pacet.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Fatah Rizal, mengatakan bahwa terdapat tiga korban luka-luka di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang.

Satu di antara tiga korban tersebut merupakan seorang perempuan bernama Siti yang tertimpa reruntuhan tembok rumah.

"Yang tertimpa reruntuhan atas nama Siti. Kepalanya tertimpa tembok yang runtuh akibat gempa susulan. Sekarang sudah dibawa ke RSUD Sayang," jelas Aseng, warga Desa Cijedil, melansir laman Tempo.

Sementara di Desa Sarampad terdapat satu korban luka akibat terkena pecahan kaca saat menyelamatkan diri.

Untuk korban di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, korban merupakan anak-anak berusia sekitar 6 tahun dengan luka berat akibat ketimpa genteng rumah yang jatuh karena guncangan gempa. 

Melalui laman resminya, BMKG mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi pasca gempa bermagnitudo 4,3 yang terjadi pada hari Selasa.

"Saran BMKG: Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," yang mungkin terjadi, pasca gempa magnitudo 4,3" tulis BMKG dalam lamannya pada Selasa (24/01).

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR