Advertisement

Hendra Setiawan Umumkan Gantung Raket Usai Indonesia Masters 2025

05 December 2024 02:01 WIB

thumbnail-article

Pebulu tangkis Hendra Setiawan. (Instagram/@hendrasansan) .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Nuha Khairunnisa

Pebulu tangkis senior asal Indonesia Hendra Setiawan mengumumkan akan pensiun dari dunia bulu tangkis setelah Indonesia Masters 2025.

Keputusan ini disampaikan Hendra melalui akun media sosialnya @hendrasansan pada Selasa (3/12/2024).

"35 tahun sudah saya berada di dalam dunia badminton. Saya rasa saat ini adalah saat yang tepat untuk memutuskan bahwa saya akan mengakhiri karier saya sebagai atlet Badminton," kata Hendra dalam unggahannya.

"Indonesia Master 2025 akan menjadi turnamen terakhir saya. Terima kasih kepada Tuhan karena saya diberi kesempatan bisa bermain sampai sejauh ini dan semua impian saya di dunia Badminton sudah tercapai," lanjutnya.

Indonesia Masters 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 21-26 Januari 2025 di Istora Senayan, Jakarta, akan menjadi panggung terakhir Hendra.

Banyak pertimbangan yang diambil Hendra sebelum mencapai keputusan ini, termasuk faktor usia yang semakin bertambah. Hendra yang saat ini berusia 40 tahun menyadari bahwa performanya tidak lagi seoptimal saat muda.

Hendra juga menyebut bahwa dirinya telah mencapai semua impian dalam dunia bulu tangkis, yang membuatnya merasa sudah saatnya untuk memberikan kesempatan bagi generasi berikutnya.

Penghormatan dari rekan dan lawan

Mohammad Ahsan, pasangan ganda putra Hendra, memberikan tanggapan hangat atas pengumuman pensiun tersebut.

Ahsan mengungkapkan rasa syukurnya karena telah berpasangan dengan Hendra selama bertahun-tahun dan menilai bahwa keputusan pensiun tersebut diambil setelah banyak diskusi antara mereka.

Ahsan berharap Hendra akan terus berkontribusi di dunia bulu tangkis meskipun tidak lagi sebagai atlet.

Rekan-rekan pebulu tangkis dunia juga memberikan penghormatan atas keputusan Hendra. Pusarla V Sindhu dari India menyebut Hendra sebagai salah satu pemain ganda terhebat sepanjang masa.

Selain itu, pebulu tangkis Denmark Anders Skaarup Rasmussen juga menghargai perjalanan karier Hendra dan menyebutnya sebagai legenda.

Kenangan dan koneksi yang terjalin dengan Hendra menjadikan pensiun ini terasa emosional bagi banyak orang.

Banyak kenangan berharga terukir selama karier Hendra. Rekan dan musuh di lapangan bulu tangkis berharap Hendra bisa terus membagikan pengalaman dan ilmunya untuk pengembangan olahraga di Indonesia di masa depan.

Prestasi dan karier Hendra Setiawan

Hendra Setiawan dikenal sebagai salah satu atlet bulu tangkis terbaik di Indonesia dan dunia. Ia telah meraih banyak prestasi, termasuk medali emas Olimpiade Beijing 2008 dan beberapa gelar juara dunia.

Selama berpasangan dengan Mohammad Ahsan, Hendra berhasil mencetak tiga gelar juara dunia dan dua gelar All England, memperkuat posisinya dalam sejarah bulu tangkis.

Di antara berbagai pencapaiannya, tahun 2019 menjadi salah satu yang paling berkesan. Pada tahun tersebut, Hendra dan Ahsan berhasil menjuarai beberapa turnamen prestisius, termasuk BWF World Tour Finals.

Selain prestasi, Hendra meninggalkan warisan lainnya berupa sikap profesionalisme, kerendahan hati, dan semangat juang yang bisa dijadikan teladan bagi generasi atlet bulu tangkis selanjutnya.

Harapan untuk bulu tangkis Indonesia

Dengan pensiunnya Hendra, banyak pengamat mengharapkan dimulainya babak baru dalam dunia bulu tangkis Indonesia. Pengetahuan dan pengalaman Hendra diharapkan bisa dimanfaatkan oleh penerusnya untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi di tingkat internasional.

Tak menutup kemungkinan, Hendra Setiawan akan beralih menjadi pelatih di masa depan. Dengan kemampuannya, Hendra dapat melatih dan membimbing generasi muda untuk meraih kesuksesan di dunia bulutangkis.

Dengan demikian, meski sudah tak jadi pemain, Hendra masih bisa memberikan kontribusi nyata bagi bulu tangkis Indonesia. Ia diharapkan dapat terus terlibat dalam kegiatan pengembangan dan pembinaan atlet muda, sehingga prestasi bulu tangkis Indonesia tetap terjaga dan berkembang di tingkat dunia.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement