Advertisement

HIPMI Ingin Rencana Investasi TikTok Sentuh Sektor UMKM Digital

28 June 2023 08:14 WIB

thumbnail-article

Wakil Sekretaris Jendral Bidang Perindustrian dan Perdagangan Badan Pengurus Pusat HIPMI Anthony Leong .

Penulis: Jay Akbar

Editor: Akbar Wijaya

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) merespons positif rencana CEO TikTok berinvestasi miliaran dolar di Indonesia. Namun HIPMI mengingatkan agar investasi TikTok juga diarahkan untuk membangun kolaborasi dengan perusahaan digital dan UMKM dalam negeri.

"Kami hanya ingin, setiap investasi yang masuk ke Indonesia di bidang ekonomi digital, harus mendukung dan menaikkan kelas para UMKM ataupun startup/perusahaan anak bangsa. Harus ada program kongkrit kolaborasinya dengan anak bangsa, influencer lokal, dan sustainable sinerginya," kata Wakil Sekretaris Jendral Bidang Perindustrian dan Perdagangan Badan Pengurus Pusat HIPMI Anthony Leong kepada Narasi, Selasa (27/6/2023).

Anthony mengatakan jumlah pengguna TikTok di Indonesia sangatlah besar. Oleh karena itu TikTok harus dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan ekonomi Indonesia khususnya sektor UMKM.

"Jumlah pengguna TikTok yang cukup besar di Indonesia sekitar jumlah pengguna sebanyak 113 juta. TikTok wajib melakukakn beberapa hal, yaitu: kontribusi berupa promosi secara gratis bagi konten lokal dan UMKM, sosialisasi berbagai kebijakan ekonomi, ya minimal keduanya agar ekosistem ekonomi digital di Indonesia semakin maju," ujar Anthony.

Anthony juga menyoroti pertumbuhan UMKM digital di Indonesia yang masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Menurut data Bank Indonesia (BI), dari 64,2 juta UMKM di Indonesia, baru 13 persen di antaranya yang telah memasuki pasar digital.

Sementara itu, data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menunjukkan bahwa tren digitalisasi UMKM di Indonesia akan meningkat delapan kali lipat pada 2030.

"UMKM digital merupakan salah satu sektor yang tangguh di masa pandemi. UMKM digital dapat membantu dan memperkuat pertumbuhan UMKM dengan tantangan yang harus dihadapi. Oleh karena itu, kami berharap TikTok dapat memberikan dukungan dan fasilitas bagi UMKM digital agar dapat bersaing di pasar global," tutur Anthony.

Sebelumnya CEO TikTok Shou Zi Chew bertemu dengan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Senin (19/6/2023) di kantor Kementerian Perdagangan.

Dalam pertemuan tersebut Shou menyampaikan rencana TikTok untuk melakukan investasi di Indonesia sebesar USD10 miliar atau Rp148 triliun (kurs Rp14.800).

Shou mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan investasi miliaran dolar selama tiga sampai lima tahun ke depan.

Investasi tersebut akan difokuskan pada pengembangan infrastruktur data center, pelatihan sumber daya manusia, dan pemberdayaan konten kreator lokal.

Shou menambahkan bahwa TikTok memiliki komitmen untuk mendukung perkembangan ekonomi digital di Indonesia, yang saat ini merupakan pasar terbesar TikTok di Asia Tenggara dengan jumlah pengguna aktif bulanan lebih dari 125 juta.

Topik:

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement