Pernahkah kamu mendengar bahwa kecerdasan anak diturunkan dari ibu? Pernyataan tersebut berangkat dari fakta biologis bahwa perempuan memiliki 2 kromosom X (XX) yang notabene membawa gen kecerdasan. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah kecerdasan diturunkan dari ibu?
Banyak orang mengatakan bahwa kecerdasan anak menurun dari ibunya. Hal tersebut dikarenakan ibu yang merawat buah hati dengan mengonsumsi makanan bernutrisi sejak dalam kandungan. Hal inilah yang memengaruhi perkembangan otak anak.
Faktanya, ada banyak hal yang dapat memengaruhi kecerdasan anak, bukan hanya dari faktor genetik saja. Perlu diketahui pula bahwa kecerdasan meliputi kemampuan berpikir, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, dan memahami ide yang bersifat kompleks.
Seiring bertumbuhnya sang anak, tentu perkembangan otak akan semakin kompleks. Ditambah faktor dari lingkungan yang juga ikut membantu mengasah kecerdasan dan parenting yang benar dari orang tua.
Apakah kecerdasan diturunkan dari ibu?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu memahami hasil riset para ahli. Secara biologis, perempuan memiliki 2 kromosom (XX), sedangkan laki-laki hanya memiliki 1 kromosom X dan 1 kromosom Y (XY).
Kromosom X tidak hanya untuk menentukan jenis kelamin saja, melainkan juga berperan penting dalam otak dan kecerdasan anak.
Dari situ, banyak ahli berpendapat bahwa ibu yang memungkinkan mewarisi kecerdasan kepada anak-anaknya, baik laki-laki maupun perempuan.
Dilansir dari laman FK UI, Konsultan Genetik dan Spesialis Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr Yulia Ariani menyebut bahwa kecerdasan ditentukan oleh gen ayah dan ibu. Keduanya sama-sama menurunkan genetik dalam porsi seimbang.
Pada dasarnya, kontribusi gen hanya berkisar 40-60 persen saja. Selebihnya tergantung pada faktor lingkungan yang membentuk pola pikir anak, seperti dengan siapa si anak bergaul, makanan yang dikonsumsi, kualitas pendidikan, dan lain sebagainya.
Menurut ahli psikiatri Utrecht University Medical, Belanda, orang tua yang sangat cerdas dapat menghasilkan anak yang cerdas pula. Namun, orang tua yang memiliki kecerdasan rendah pun tetap bisa menghasilkan anak dengan kualitas IQ yang tinggi. Hal ini juga berlaku sebaliknya. Jadi, genetik bukan sesuatu yang mutlak.
Tips meningkatkan kecerdasan anak
Seperti yang ditekankan di atas bahwa kecerdasan anak juga dibentuk dari faktor lingkungan, maka sebagai orang tua perlu untuk mengajak anak belajar sejak kecil. Berikut sejumlah tips meningkatkan kecerdasan anak:
- Ajak anak bicara setiap hari
Selain mempererat ikatan emosional, mengajak anak bicara setiap hari juga mampu meningkatkan kemampuan bicara anak agar lebih cepat berkembang. Para ahli juga menganjurkan orang tua untuk mengajak anak bicara sejak masih bayi.
- Membacakan buku cerita sejak kecil
Cara meningkatkan kecerdasan anak adalah dengan membacakan buku cerita sejak kecil.
Anak bisa mendengarkan dan berkonsentrasi, berimajinasi, serta melatih kemampuan verbal anak. Membacakan buku cerita juga dapat memancing anak untuk bertanya dan mendapatkan pengetahuan baru dari orang tuanya.
- Ajarkan keterampilan sosial
Selain mengasah pengetahuan anak, ada baiknya orang tua untuk mengajarkan keterampilan sosial.
Ajarkan anak mendengarkan seseorang yang sedang bicara tanpa menyela, membantu orang lain, menyelesaikan masalah dengan teman, serta memahami etika sosial.
- Izinkan anak menyelesaikan masalah sendiri
Orang tua memang memiliki kecenderungan untuk turun tangan langsung membantu anak menyelesaikan masalah.
Padahal, tindakan tersebut justru membuat anak manja dan ingin segala sesuatu yang instan. Sesekali biarkan anak membuat kesalahan dan mencari cara sendiri untuk memperbaiki dan menyelesaikannya.
- Mengajarkan bahasa asing
Anak yang belajar bahasa asing sejak kecil juga memiliki tingkat kecerdasan lebih tinggi dibanding yang hanya bicara satu bahasa. Orang tua bisa mengajarkan lewat buku bacaan, lagu, maupun video.
- Penuhi asupan nutrisi anak
Terakhir yaitu penuhi asupan nutrisi anak agar seimbang. Pola makan bergizi dan nutrisi yang cukup mampu meningkatkan perkembangan otak dan kecerdasan anak. Beri anak sayuran hijau, buah-buahan, ikan berlemak sehat, telur, kacang-kacangan, dan susu untuk melengkapi nutrisinya.
