Sebelum mempelajari Al-Qur’an tentu penting mengenal huruf hijaiyah dan tanda bacanya. Belajar huruf hijaiah dan tanda baca yang digunakan dalam Al-Qur’an termasuk dalam ilmu tajwid yang bersifat dasar.
Bagi seorang muslim, mempelajari ilmu tajwid memiliki hukum fardu kifayah, oleh karenanya, penting untuk dilakukan.
Selain itu, mengenal 30 huruf hijaiah dengan tanda bacanya juga menjadi hal yang esensial untuk membaca kitab suci Al-Qur’an sebagai pegangan hidup seorang muslim.
Pembelajaran pengenalan huruf hijaiyah biasanya dimulai dengan mengaji Iqra, Huruf hijaiyah terdiri atas 28 huruf tunggal atau 30 jika memasukkan huruf rangkap lam-alif (لا) dan hamzah (ء) sebagai huruf yang berdiri sendiri.
Huruf hijaiyah
Huruf ini pertama kali disusun secara berurutan oleh Nashr bin 'Ashim al-Laitsi. Berikut 30 huruf hijaiyah beserta tanda baca yang benar:
- ا (alif)
- ب (ba')
- ت (ta')
- ث (tsa)
- ج (jim)
- ح (ha')
- خ (kha')
- د (dal)
- ذ (dzal)
- ر (ra')
- ز (za)
- س (sin')
- ش (syin)
- ص (shad)
- ض (dhad)
- ط (tha')
- ظ (zha')
- ع ('ain)
- غ (ghain)
- ف (fa')
- ق (qaf)
- ك (kaf)
- ل (lam)
- م (mim)
- ن (nun)
- هـ (haa)
- و (wau)
- ي (ya')
- ء (hamzah)
- لا (lam alif)
Tanda baca huruf hijaiah
Selain huruf, dalam Al-Qur’an juga dikenal tanda baca untuk melafalkan huruf-huruf hijaiah yang sudah dijelaskan di atas.
Dalam ilmu tajwid, tanda baca huruf hijaiah terdiri dari:
Fathah ( ﹷ )
Tanda baca fathah adalah baris tanda bunyi dasar yang berbentuk garis horizontal kecil yang berada tepat diatas huruf hijaiyah. Harakat ini menandai bunyi a
Contoh huruf hijaiyah berharakat fathah: a (اَ), ba (بَ), ta (تَ), dan tsa (ثَ).
Kasrah ( ِ- )
Kasrah ( ِ- ) adalah tanda baca yang berbunyi I, tanda baca ini berbentuk garis horizontal miring kecil yang berada di bawah huruf hijaiyah
Contoh huruf hijaiyah berharakat kasrah, ji (ج ِ), hi (حِ), khi (خ ِ), di (دِ).
Dhammah ( ُ- )
Dhammah adalah harakat berbentuk seperti wau kecil yang terletak di atas satu huruf hijaiyah. Harakat dhamma dengan tanda baca bunyi dasar u
Contoh huruf hijaiyah dengan harakat dhammah: dzu (ذُ), ru (رُ), zu ( زُ), atau su (سُ)
Tanwin
Harakat tanwin biasanya diucapkan layaknya bertemu dengan huruf nun mati. Terdapat tiga macam harakat tanwin, yakni fathatain atau tanwin fathah ( ً- ), kasratain atau tanwin kasrah ( ٍٍ- ), dan dhammatain atau tanwin dhammah ( ٌ- ).
Harakat tanwin ini baris tanda bunyi an, in, atau un sebagai tanda huruf hidup,
Contoh untuk huruf dengan harakat fathatain adalah qan (قً), fan (فً), atau 'an (غً). Sementara itu, contoh untuk huruf dengan kasratain: tin (طٍ), yin (يٍ), dzin (ذٍ) ; sedangkan dhammatain: nun (نٌ), لٌ (lun), mun (مٌ).
Sukun ( ْ- )
Sukun adalah harakat berbentuk bulat kecil yang terletak di atas satu huruf hijaiyah. Harakat ini melambangkan tanda mati huruf hijaiyah. Tanda baca ini tidak dibaca dan tidak menghasilkan bunyi apapun.
Contoh huruf hijaiyah dengan harakat sukun: almautu (الْمَوْتُ).
Syiddah atau Tasydid ( ّ- )
Tasydid atau harakat syiddah berbentuk seperti huruf w kecil. Harakat ini menandakan bunyi tebal atau huruf konsonan ganda yang terletak di atas satu huruf hijaiyah.
Contoh huruf hijaiyah dengan harakat tasydid: anna ( اَ نَّ) dan syaddah (شـَـدَّةٌ).
