Advertisement

Ini 6 Tips Memilih Telur yang Bagus, Salah Satunya Perhatikan Warna Cangkangnya

08 May 2026 12:58 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi telur ayam Sumber: ANTARA.

Penulis: Elok Nuri

Editor: Elok Nuri

Telur merupakan sumber protein yang paling sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Selain murah dan mudah diolah, telur juga kaya akan protein dan lemak sehat, namun perlu diketahui bahwa tidak semua telur itu bagus.

Cara memilih telur yang bagus dan berkualitas menurut dokter Spesialis Gizi dr. Marya Haryono, MGizi, SpGK, FINEM adalah dengan melihat cangkang bersih serta tidak retak.

“Kalau dibanding-bandingkan juga kadang kita nggak bisa tahu. Tapi pilihlah telur yang bersih, tidak ada retakan,” ungkap Marya saat dijumpai di acara konferensi pers “Hero Supermarket Dukung Gerakan Telur Bebas Kandang” di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Mengutip ANTARA

“Karena telur itu gampang terkontaminasi. Belum lagi isinya vitamin dan protein dominannya. Itu wadah yang baik sekali untuk perkembangan bakteri dan kuman. Makanya cangkangnya harus utuh, nggak boleh ada retaknya,” imbuhnya.

Tips Memilih Telur yang Bagus

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memilih telur yang Narasi rangkum dari berbagai sumber,

1. Warna Cangkang Pekat dan Cerah

Telur yang berkualitas biasanya memiliki cangkang dengan warna yang pekat dan cerah. Warna ini menunjukkan bahwa telur masih segar dan baru diproduksi. Sebaliknya, telur dengan warna cangkang yang kusam atau pucat menandakan bahwa telur tersebut sudah tidak segar lagi. Perhatian terhadap warna cangkang penting karena telur yang sudah lama biasanya mengalami perubahan warna pada cangkang akibat faktor penyimpanan atau paparan udara.

2. Permukaan Cangkang Bersih tanpa Retak, Bintik Jamur, atau Noda

Permukaan cangkang telur harus diperiksa dengan seksama. Telur yang baik memiliki cangkang yang bersih, tanpa retak atau kerusakan. Retakan pada cangkang telur dapat memudahkan masuknya bakteri dan menyebabkan telur cepat rusak atau busuk.

Selain itu, hindari memilih telur dengan bintik-bintik hitam atau jamur karena menunjukkan telur sudah lama dan tidak layak konsumsi. Noda-noda atau kotoran pada cangkang juga menjadi indikator kualitas telur yang kurang baik, sehingga sebaiknya dihindari.

3. Bentuk Telur Bulat Ideal

Bentuk telur bisa menjadi salah satu indikator kualitasnya. Telur dengan bentuk yang lebih bulat biasanya memiliki kuning telur yang lebih padat dan berukuran lebih besar dibandingkan dengan telur yang berbentuk lonjong. Telur bulat lebih disarankan terutama bagi yang sering menggunakan kuning telur sebagai bahan masakan atau kue karena kuning telur yang padat memberikan hasil yang lebih baik dan nilai gizi yang optimal.

4. Guncang Perlahan untuk Memastikan Tidak Ada Suara Cairan Bergerak

Salah satu cara untuk memastikan kesegaran telur sebelum membeli adalah dengan mengguncangnya secara perlahan. Telur segar biasanya tidak mengeluarkan suara apapun ketika diguncang karena cairan di dalamnya masih kental dan kuning telur terikat erat oleh putih telur. Bila terdengar suara cairan atau kuning telur yang bergerak bebas saat diguncang, hal ini menandakan bahwa telur sudah lama dan kualitasnya menurun.

5. Cium Aroma Telur untuk Mendeteksi Bau Busuk atau Tidak Sedap

Indera penciuman juga sangat berguna dalam memilih telur. Melalui penciuman langsung pada telur dapat diketahui apakah telur tersebut masih segar atau sudah tidak layak konsumsi. Telur yang sudah busuk akan mengeluarkan bau yang tajam dan tidak sedap. Jika aroma tersebut terdeteksi, sebaiknya telur tidak dibeli untuk menghindari risiko mengonsumsi produk yang sudah rusak dan berbahaya bagi kesehatan.

6. Hindari Telur dengan Cangkang Retak atau Terlalu Mengkilap

Telur dengan cangkang yang retak mudah terkontaminasi oleh bakteri dan menyebabkan telur cepat rusak. Oleh karena itu, dalam memilih telur di pasaran, penting untuk memeriksa kondisi cangkang secara visual dan menghindari telur yang terdapat retakan.

Selain itu, telur yang terlihat terlalu mengkilap juga patut diwaspadai karena biasanya menandakan telur sudah lama disimpan. Permukaan cangkang yang kasar dan tidak mengkilap justru lebih baik karena menandakan telur masih segar dan baru.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement