Memahami istilah dalam sepak bola merupakan hal penting ketika hendak menonton/bermain olahraga permainan beregu ini.
Terdapat banyak sekali istilah yang bisa dipelajari dari suatu pertandingan sepak bola.
Banyaknya istilah ini dikarenakan sepak bola memiliki seperangkat aturan, strategi dalam bermain, juga penjelasan statistik yang berkembang seiring waktu.
Terlebih, sepak bola merupakan salah satu olahraga yang sudah dikenal sejak lama.
Sebagai gambaran, Luciano Wenicke dalam Mengapa Sebelas Lawan Sebelas (2017), penerapan aturan 11 vs 11 dalam sepak bola sendiri diterapkan pada 1863. Sejak saat itu, banyak sekali perkembangan yang membutuhkan istilah-istilah baru dalam sepak bola.
Akan tetapi, kendati banyak sekali istilah yang digunakan dalam sepak bola, namun tak semua hal soal sepak bola perlu dipahami terlebih dahulu sebelum menonton bola.
Agar bisa memahami permainan sepak bola, terdapat beberapa istilah umum yang wajib diketahui sebelum menonton bola. Berikut ulasannya.
Daftar istilah dan sepak bola dan artinya
Berikut 18 istilah yang perlu dipahami agar bisa memahami permainan sepak bola:
1. Kick-off
Kick off merupakan istilah yang merujuk pada tendangan pertama yang dilakukan di tengah lapangan sebagai tanda dimulainya pertandingan.
Tendangan ini dilakukan oleh salah satu tim yang telah ditentukan atau oleh tim yang memenangkan undian.
Tujuannya adalah untuk memulai permainan dengan penguasaan bola yang tepat dan strategi awal yang telah disiapkan oleh pelatih.
2. Gol
Gol didefinisikan sebagai keadaan ketika bola sepenuhnya melewati garis gawang, antara tiang gawang dan di bawah mistar.
Mencetak gol adalah tujuan utama dari permainan sepak bola, dan tim yang berhasil mencetak lebih banyak gol dibandingkan lawannya dinyatakan sebagai pemenang di akhir pertandingan.
3. Tendangan sudut (corner kick)
Tendangan sudut, atau corner kick, dilaksanakan ketika bola keluar melalui garis gawang setelah menyentuh pemain bertahan.
Tendangan ini dilakukan dari sudut lapangan yang biasanya ditandai dengan bendera kecil di pojok lapangan. Kondisi ini umumnya menjadi kesempatan bagi tim penyerang untuk mencetak gol.
Pelaksanaan tendangan sudut melibatkan berbagai taktik, termasuk pengaturan posisi pemain dan jenis umpan yang akan dilakukan.
4. Offside
Offside adalah pelanggaran yang terjadi ketika seorang pemain yang sedang menyerang mendapatkan umpan di saat dirinya berada di posisi yang lebih dekat dari gawang ketimbang pemain yang bertahan.
Aturan ini diterapkan ketika pemain yang menyerang telah memasuki setengah lapangan lawan.
Posisi offside merupakan bagian penting dari strategi dan taktik dalam permainan, dan wasit bertugas untuk mengawasi pelanggaran ini.
5. Pelanggaran (foul)
Pelanggaran terjadi ketika pemain melanggar aturan yang ditetapkan, baik secara disengaja maupun tidak.
Jenis-jenis pelanggaran termasuk tackling yang berbahaya, menarik baju lawan, dan pelanggaran lainnya yang dianggap tidak fair.
Pelanggaran ini biasanya akan menghukum tim yang melakukan kesalahan, memberikan tendangan bebas kepada tim lawan.
6. Kartu merah dan kartu kuning
Kartu kuning diberikan oleh wasit sebagai peringatan bagi pemain yang melakukan pelanggaran serius.
Jika pemain menerima dua kartu kuning dalam satu pertandingan, kartu merah otomatis akan dikeluarkan, mengakibatkan pemain tersebut dikeluarkan dari lapangan.
Kartu merah juga dapat diberikan secara langsung untuk pelanggaran berat, menjadikan permainan menjadi tidak adil.
7. Kiper
Kiper adalah pemain yang posisi terpenting dalam menjaga gawang agar tidak kebobolan.
Kiper memiliki keunikan dalam permainan, karena mereka satu-satunya pemain yang diperbolehkan menggunakan tangan untuk menangkap dan menghalau bola, namun hanya dalam area kotak penalti.
Mereka bertanggung jawab untuk melakukan penyelamatan terhadap tembakan lawan dan mendistribusikan bola kembali ke permainan.
8. Bek
Bek merupakan posisi yang sangat penting dalam permainan defensif. Tugas utama bek adalah untuk menghalau serangan tim lawan dan menjaga agar bola tidak mencapai kiper.
Bek bisa dibagi menjadi beberapa jenis, seperti bek tengah yang berfokus pada pertahanan, dan bek sayap yang juga berpartisipasi dalam serangan.
9. Gelandang
Gelandang atau midfielder berperan sebagai penghubung antara pertahanan dan serangan.
Mereka memiliki kemampuan untuk menguasai bola, mendistribusikan umpan, serta membantu lini serang untuk mencetak gol.
Gelandang juga bertugas menyokong pertahanan dengan merebut kembali penguasaan bola dari lawan.
10. Passing
Passing adalah teknik dasar yang sangat penting dalam sepak bola. Teknik ini melibatkan pengoperan bola kepada rekan satu tim untuk mempertahankan penguasaan bola.
Umumnya, passing dilakukan dengan berbagai cara, termasuk umpan pendek, umpan panjang, dan umpan silang.
Penguasaan teknik passing yang baik akan meningkatkan efektivitas tim dalam menyerang.
11. Dribbling
Dribbling adalah teknik menggiring bola untuk melewati pemain lawan. Keahlian dalam dribbling memberikan pemain kemampuan untuk menciptakan peluang mencetak gol atau membuka ruang bagi rekan satu tim.
Teknik ini memerlukan penguasaan bola yang baik serta kemampuan membaca situasi di lapangan.
12. Hattrick
Hattrick adalah sebutan untuk prestasi seorang pemain yang berhasil mencetak tiga gol dalam satu pertandingan.
Pencapaian ini menjadi indikator kualitas dan ketajaman seorang penyerang. Hattrick sering kali menjadi sorotan dalam pertandingan, dan pemain yang mencapainya mendapatkan penghargaan khusus.
13. Clean sheet
Clean sheet adalah istilah yang digunakan untuk menyebut keadaan di mana kiper dan tim bertahan tidak kebobolan satu gol pun sepanjang pertandingan.
Hal ini mencerminkan kekuatan pertahanan dan kemampuan kiper dalam melakukan penyelamatan.
Clean sheet adalah kebanggaan bagi setiap tim yang bertahan dengan baik.
14. Assist
Assist adalah istilah yang merujuk pada umpan atau operan yang dihasilkan pemain yang langsung berkontribusi terhadap pencetak gol.
Mencatatkan assist merupakan hal penting dalam permainan, karena membantu tim mencetak gol dan meraih kemenangan.
15. Full time
Full time adalah istilah yang digunakan untuk menandakan akhir dari sebuah pertandingan.
Umumnya, pertandingan sepak bola berlangsung selama 90 menit, dibagi menjadi dua babak masing-masing 45 menit, dengan kemungkinan ditambah waktu injury time.
Tim dengan jumlah gol terbanyak dinyatakan sebagai pemenang pada waktu ini.
16. Injury time
Injury time ditambahkan pada akhir setiap babak untuk memberikan kompensasi waktu yang terbuang akibat cedera atau penggantian pemain.
Waktu injury ini ditentukan oleh wasit dan bertujuan untuk memberikan kesempatan tambahan kepada kedua tim untuk mencetak gol.
17. Extra time
Extra time dilaksanakan ketika pertandingan berakhir imbang setelah waktu normal.
Pertandingan diperpanjang dengan dua babak tambahan, biasanya masing-masing selama 15 menit.
Extra time memberikan kedua tim kesempatan tambahan untuk mencetak gol dan mencari pemenang sebelum memutuskan melalui babak adu penalti jika diperlukan.
18. Penalti
Penalti adalah tendangan bebas yang dilakukan dari jarak 12 meter dari gawang.
Tidak seperti tendangan bebas lain, penendang dan kiper akan saling berhadapan tanpa ada gangguan pagar betis pemain lainnya.
Penalti diberikan sebagai kompensasi yang diberikan kepada tim yang dilanggar di kotak penalti lawan.
