Menjaga kadar asam urat tetap normal adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit asam urat yang bisa sangat menyiksa. Hal pertama untuk melakukannya adalah dengan mengetahui batasan wajar yang bisa ditolerir tubuh.
Kadar asam urat dalam darah dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain jenis kelamin, usia, pola makan, dan gaya hidup.
Secara umum, pria cenderung memiliki kadar asam urat yang lebih tinggi dibandingkan wanita. Hal ini disebabkan oleh perbedaan metabolisme purin serta adanya hormon estrogen pada wanita yang dapat membantu menurunkan kadar asam urat.
Selain itu, kadar asam urat juga dapat meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada pria yang biasanya mulai mengalami peningkatan kadar asam urat di usia paruh baya.
Jika kadar dalam tubuh berlebihan, asam urat umumnya akan menimbulkan gejala seperti nyeri dan bengkak pada sendi, terutama di area jari kaki dan pergelangan.
Kondisi ini disebut gout atau rematik asam urat. Penderita mungkin juga mengalami sensasi panas pada sendi dan kesulitan dalam bergerak. Jika tidak ditangani, gejala ini dapat berlanjut dan berpotensi menyebabkan kerusakan sendi yang lebih serius.
Berapa kadar asam urat yang normal?
Sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya, batas normal asam urat bervariasi berdasarkan jenis kelaminnya.
Pada pria, kadar normal biasanya berkisar antara 3,4 hingga 7,0 mg/dL, sedangkan untuk wanita adalah 2,4 hingga 6,0 mg/dL.
Seiring bertambahnya usia, kadar asam urat cenderung meningkat. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan dalam metabolisme tubuh dan gaya hidup.
Pria umumnya mengalami peningkatan kadar asam urat pada usia paruh baya, sementara wanita mungkin mengalami peningkatan setelah menopause, ketika kadar estrogen menurun.
Oleh karenanya, penting untuk memperhatikan faktor-faktor penyebab kadar asam urat yang tinggi serta penting juga untuk melakukan pengecekan medis secara berkala.
Faktor-faktor penyebab kadar asam urat tinggi
Ada sejumlah faktor yang bisa jadi penyebab tingginya kadar asam urat dalam tubuh, berikut beberapa di antaranya:
1. Pengaruh makanan berpurin tinggi
Makanan yang mengandung purin tinggi dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat dalam darah.
Makanan ini meliputi jeroan, daging merah, makanan laut, serta beberapa jenis ikan. Ketika purin dicerna, tubuh mengubahnya menjadi asam urat. Jika asupan purin lebih tinggi daripada yang dapat dikeluarkan tubuh, maka kadar asam urat akan meningkat.
2. Peran alkohol dalam kadar asam urat
Konsumsi alkohol, terutama bir dan minuman beralkohol lainnya, juga dapat meningkatkan kadar asam urat.
Alkohol memiliki efek diuretik yang dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga memperlambat kemampuan ginjal untuk mengeluarkan asam urat. Peningkatan kadar asam urat sering kali terkait dengan konsumsi alkohol yang berlebihan.
3. Obesitas dan gaya hidup sedentari
Obesitas adalah salah satu faktor risiko utama untuk peningkatan kadar asam urat. Individu yang memiliki berat badan berlebih biasanya mengalami masalah dalam mengeluarkan asam urat dari tubuh.
Selain itu, gaya hidup sedentari atau jarang gerak juga berkontribusi terhadap permasalahan ini, sebab kurangnya aktivitas fisik dapat mengganggu proses metabolisme tubuh.
Cara menjaga kadar asam urat normal
Demi terhindar dari penyakit asam urat, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan. Berikut beberapa di antaranya:
1. Pola makan yang seimbang dan sehat
Menjaga pola makan yang sehat dan seimbang sangat penting untuk mengontrol kadar asam urat.
Mengurangi konsumsi makanan tinggi purin seperti daging merah dan seafood, serta memperbanyak sayur dan buah segar dapat membantu menjaga kadar asam urat tetap normal.
Makanan seperti ceri dan minyak zaitun diketahui memiliki efek positif dalam menurunkan kadar asam urat.
2. Pentingnya hidrasi dan olahraga
Hidrasi yang cukup dapat membantu ginjal membuang asam urat dengan lebih efektif.
Memastikan pemenuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup sangat dianjurkan.
Selain itu, rutin berolahraga dapat membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga mengurangi kadar asam urat.
3. Bijak konsumsi pemicu asam urat
Menjaga jarak dari pemicu yang diketahui dapat meningkatkan kadar asam urat, seperti alkohol dan makanan tinggi purin, sangat penting untuk mencegah serangan asam urat.
