Puasa Tarwiyah adalah salah satu puasa yang dikerjakan menjelang Hari Raya Iduladha, pada 17 Juni 20204 mendatang.
Lantas, kapan puasa Tarwiyah 2024 dilakukan? Berikut adalah jadwalnya berdasarkan kalender Hijriah.
Kapan puasa Tarwiyah 2024
Mengutip laman NU Online, puasa Tarwiyah dilaksanakan pada dikerjakan pada 10 hari pertama bulan Zulhijah. Hal tersebut didasari oleh sebuah hadis berikut:
عن ابن عباس مرفوعا: "ما من أيام العمل الصالح أحب إلى الله فيهن من هذه الأيام" -يعني عشر ذي الحجة -قالوا: ولا الجهاد في سبيل الله؟ قال: "ولا الجهاد في سبيل الله، إلا رجلا خرج بنفسه وماله، ثم لم يرجع من ذلك بشيء
Artinya, "Dari Ibnu Abbas dengan kualitas hadits marfu'. 'Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih disukai Allah pada hari itu dari pada hari-hari ini, maksudnya sepuluh hari Zulhijah.' Kemudian para sahabat bertanya, 'Bukan pula jihad, ya Rasulullah?' Rasul menjawab, 'Tidak pula jihad di jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar membawa diri dan hartanya kemudian ia pulang tanpa membawa apa-apa lagi,'" (HR Bukhari).
Sebelumnya pemerintah melalui Kementerian Agama RI telah resmi menetapkan 1 Zulhijah 1445 H pada Sabtu, 8 Juni 2024, sementara Hari Raya Iduladha 10 Zulhijah 1445 Hijriah jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.
Dengan begitu, puasa Tarwiyah yang dilaksanakan pada 8 Zulhijah 1445 H atau dua hari sebelum Hari Raya Iduladha bertepatan pada hari Sabtu, 15 Juni 2024.
Niat puasa Tarwiyah
Mengutip dari laman yang sama, berikut adalah bacaan niat puasa Tarwiyah:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ.
Seperti puasa sunah lainnya, yang memperbolehkan orang yang lupa niat puasa pada malam hari dapat membaca lafal niat pada siang hari, yaitu dari pagi hari sampai sebelum tergelincirnya matahari (waktu zuhur), selagi belum melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.
Berikut adalah lafal niat ketika siang hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i tarwiyata sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Artinya: Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta’âlâ.
