Kasus Pembunuhan ASN Semarang Saksi Korupsi Mandek, Keluarga Surati Jokowi dan Panglima TNI

4 November 2022 05:27

Narasi TV

Putri almarhum ASN Pemkot Semarang, Iwan Budi, yang tewas dibunuh, Theresia Alfita Saraswati, menunjukkan surat yang dikirim kepada Presiden Joko Widodo, di Semarang, Kamis (ANTARA/ I.C.Senjaya)

Penulis: Jay Akbar

Editor: Akbar Wijaya

Masih ingat kasus pembunuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Semarang bernama Iwan Budi Paulus beberapa September 2022 lalu? Ternyata, sampai sekarang polisi belum juga bisa mengungkap siapa pelaku pembunuhan Iwan.

Keluarga Iwan akhirnya memilih opsi menyurati Presiden Jokowi agar mau memberikan perhatian khusus terhadap tindak pidana yang telah berlangsung selama dua bulan ini.

"Isinya memohon keadilan kepada para petinggi negara agar kasus ini diselesaikan tanpa intervensi dari pihak manapun," kata putri almarhum, Theresia Alfita Saraswati, dikutip Antara di Semarang, Kamis (4/11/2022)

Theresia mengatakan surat yang ia kirim juga menjelaskan kronologi kejadian pembunuhan disertai tembusan kepada Kapolri, Menko Polhukam, Menkumham, Mendagri, serta Kompolnas. 

"Dengan segala hormat dan kerendahan hati mohon kiranya Bapak Presiden Republik Indonesia berkenan untuk memberi perhatian lebih kepada kejadian yang menimpa almarhum," kata Saras membacakan petikan sebagian isi surat yang ia kirim hari ini.

Dua Oknum TNI Diduga Terlibat

Selain kepada Jokowi, Kapolri, Kompolnas, dan jajaran menterinya, keluarga korban Iwan Budi juga mengirimkan surat khusus kepada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Yunantyo Adi, kuasa hukum Iwan Budi mengatakan dalam suratnya keluarga meminta izin untuk bisa bertemu secara langsung Panglima TNI.

Ia menjelaskan permintaan untuk bertemu langsung itu berkaitan dengan dugaan adanya keterlibatan oknum TNI dalam peristiwa tersebut.

Dalam penyelidikan perkara ini, Polisi Militer Kodam IV/ Diponegoro  telah memeriksa dua oknum TNI yang diduga terkait dengan peristiwa pembunuhan tersebut.

Namun, pemeriksaan mandek dengan alasan Pomdam Diponegoro belum memiliki bukti permulaan yang cukup.

Dekat Mantan Wali Kota Sukawi

Komandan Polisi Militer Kodam IV/ Diponegoro Kolonel Rinoso Budi menyebut dua oknum TNI yang diperiksa berinisial AG dan HR.

Ia mengatakan AG memiliki kedekatan dengan mantan Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip. 

"Saudari NR, istri AG, merupakan keponakan Pak Sukawi " kata Rinoso di Semarang, Kamis (13/10/2022).

Rinoso menyebut dua anggota TNI tersebut telah dimintai keterangan dan memberikan alibi tentang keberadaannya saat hari kematian Iwan Budi.

Dalam penyelidikan perkara ini, kata Rinoso, Pomdam IV/ Diponegoro telah memeriksa 26 saksi.

Para saksi itu termasuk dua warga sipil, AG Portal dan HRD, yang berada di kawasan Marina saat peristiwa pembunuhan dan pembakaran jasad Iwan Budi terjadi.

Bahkan, kata dia, Pomdam Diponegoro ikut membantu untuk mengajukan permohonan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk saksi AG Portal.

"Kami tidak tahu siapa yang mengancam, tetapi yang bersangkutan memohon perlindungan ke LPSK," katanya.

Keterangan Saksi Berubah Setelah Diperiksa Pomdam

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol.Irwan Anwar menyebut AG Portal tidak layak dilindungi LPSK.

"AG Portal ini dalam lindungan LPSK tetapi dalam keterangannya selalu menyampaikan tidak tahu," katanya, di Semarang, Senin (17/10/2022).

Menurut dia, sebagai orang yang melihat dan mengetahui langsung peristiwa pidana maka AG Portal tidak masuk dalam kualifikasi sebagai saksi yang harus dilindungi.

Ia menjelaskan keterangan dua saksi berinisial A dan D membenarkan keberadaan AG Portal pada 24 Agustus 2022 di lokasi pembunuhan Iwan Budi di kawasan Marina.

AG Portal ketika diperiksa di penyidik kepolisian, kata dia, menyebut terdapat tiga orang yang berada di lokasi saat almarhum Iwan Budi dilaporkan hilang pada 24 Agustus 2022.

Dari keterangan AG Portal, dua dari tiga orang tersebut berperawakan tegap.

Namun, lanjut dia, keterangan AG Portal berubah saat diperiksa di Polisi Militer Kodam IV Diponegoro hingga akhir diajukan permohonan perlindungan kepada LPSK.

Kepolisian sendiri sudah memperoleh keterangan secara lisan tentang hasil pemeriksaan pendeteksi kebohongan terhadap tiga saksi, termasuk AG Portal.

"Untuk AG Portal hasilnya tidak ada masalah, artinya sesuai dengan keterangan pertama," katanya.

Iwan Budi merupakan saksi dugaan korupsi sertifikasi lahan pada tahun 2010. Ia dilaporkan menghilang sehari sebelum diperiksa sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah.

Jasadnya ditemukan terbakar bersama sebuah sepeda motor di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 8 September 2022.

Bersama dengan jasad dan sepeda motor yang merupakan kendaraan dinas milik Iwan Budi tersebut ditemukan papan nama identitas, serta telepon seluler yang diduga milik Iwan Budi Paulus.

ARTIKEL TERKAIT

TEKS

ASN Semarang Saksi Kasus Korupsi Diduga Dibunuh Sebelum Diperiksa Polisi

NARASI ACADEMY

Content Production
Bikin Video Estetik Tanpa Modal Untuk Investasimu

Sumber penghasilan dari seorang content creator cukup menjanjikan lho, asal kamu harus konsisten untuk menciptakan konten kreatif yang berkualitas. Yuk investasi untuk jadi content creator profesional tanpa modal! Pelajari proses produksi konten secara menyeluruh, memberikan mood hingga menciptakan konten video agar terlihat lebih estetik.

Kelas Online
Content Production
Jadi Content Creator Nggak Pakai Repot

Belakangan ini, content creator menjadi salah satu profesi yang mengasyikan dan menjanjikan! Tapi, kamu harus punya mental yang kuat, memahami esensi, dan bersikap visioner dalam membuat konten. Pada kelas kali ini, Narasi Academy akan akan membantumu agar memiliki kemampuan tersebut, dengan dibimbing oleh narasumber profesional!

Kelas Online
Journalism
Cara Asyik Belajar Jurnalistik

Aksesibilitas informasi membuat semua orang berlomba-lomba menjadi seorang Jurnalis instan! Tapi, gimana ya caranya biar tetap kredibel, bertanggung jawab dan cekatan? Pelajari ilmu jurnalistik dengan cara yang asyik langsung dari pakarnya dengan mempelajari proses pembuatan berita mulai dari wawancara, pengolahan data hingga penyiaran!

Kelas Online
Journalism
Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data

Saatnya ambil peran dengan menjadi pelopor berita investigatif dengan menyajikan informasi yang kredibel, informatif dan mendalam! Pelajari treatment khusus dalam mengemas serta melakukan kurasi berita dengan menyajikan fakta serta data dengan metode storytelling. Daftarkan dirimu di kelas “Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data”.

Kelas Online
Content Production
Rahasia Storytelling Keren, Bikin Konten Makin Beken

Kamu adalah calon content creator professional! Kunci utamanya adalah, menyajikan cerita yang kuat dan mampu membangun emosi dengan audience. Karena itu, kamu harus belajar mengenai storytelling & copywriting untuk mengembangkan ide kreatif! Jangan lewatkan kesempatannya, segera daftarkan dirimu di kelas Narasi Academy kali ini.

Kelas Online
Journalism
KILAT (Kelas Intensif Ilmu Data & Jurnalistik)

Kamu bisa jadi inovator dalam menyebarkan berita yang berkualitas dan kredibel! Caranya dengan menjadi citizen journalism. Setelah mengetahui dasar-dasar ilmu jurnalistik, sekarang kamu mampu mengemas & memproduksi sebuah berita. Pentingnya penyampaian informasi serta mencari point of view yang tepat juga kamu pelajari di kelas kali ini.

Kelas Online

TERPOPULER

KOMENTAR

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya