Advertisement

Ketua IDAI Piprim Basarah Dilarang Layani Pasien BPJS di RSCM

25 August 2025 14:13 WIB

thumbnail-article

Piprim Basarah. Sumber: ANTARA..

Penulis: Margareth Ratih. F

Editor: Margareth Ratih. F

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dokter Piprim Basarah Yanuarso, telah resmi dilarang melayani pasien pengguna BPJS di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kebijakan ini diberlakukan berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh Direksi RSCM serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Larangan ini mulai efektif pada tanggal 22 Agustus 2025.

Alasan di balik larangan ini diperkirakan terkait dengan mutasi Dokter Piprim ke Rumah Sakit Fatmawati, yang berimplikasi langsung terhadap kemampuannya untuk memberikan layanan kepada pasien BPJS di RSCM. Pasien BPJS yang sebelumnya mendapatkan pelayanan dari Dokter Piprim kini harus mencari alternatif lain untuk perawatan kesehatan mereka.

Dokter Piprim mengumumkan larangan tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Dalam video yang diunggahnya, ia menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua pasien anak, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi jantung bawaan. Ia menjelaskan bahwa mulai saat ini, layanan hanya tersedia di Poli Swasta Kencana RSCM, di mana pasien diharuskan membayar biaya mandiri dengan ongkos minimal Rp4 juta untuk pemeriksaan echo jantung.

Implikasi dari keputusan ini cukup besar bagi orang tua yang berharap dapat terus mendapatkan pelayanan dari Dokter Piprim, banyak dari mereka yang telah mengandalkan pengalaman dan keahlian beliau selama bertahun-tahun.

Profil Piprim Basarah

Piprim Basarah menyelesaikan pendidikan S1 Kedokteran di Universitas Padjadjaran pada tahun 1991 dan melanjutkan pendidikan spesialis anak di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, lulus pada tahun 2002. Pada tahun 2004, beliau menyelesaikan pendidikan konsultan anak dan memperoleh fellowship kardiologi anak di Malaysia pada tahun 2007.

Di bidang kardiologi anak, beliau memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun dan telah berkarier selama lebih dari 15 tahun dalam subspesialisasi tersebut. Selain itu, perannya sebagai Ketua IDAI menjadikannya sebagai sosok penting dalam dunia kesehatan anak di Indonesia, membuat kebijakan dan mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Respon RSCM

Menurut Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) RSCM, Edhi Sarwono, pemindahan Dokter Piprim tidak akan berdampak terhadap pelayanan untuk pasien anak pengguna BPJS. Pasalnya, RSCM masih memiliki empat dokter spesialis jantung lainnya yang juga memiliki kompetensi serupa.

“Kalau ada pasien BPJS yang menginginkan diperiksa dan dirawat oleh dr. Piprim bisa ke RS. Fatmawati Jakarta selatan yang berjarak hanya 30 km dari RSCM,” ucap Edhi dalam keterangan resmi yang diterima Tirto, Minggu (24/8/2025).

Menurut Edhi, langkah pemerintah dalam melakukan mutasi pegawai merupakan kebijakan manajemen yang lumrah terjadi.

Lalu, Edi juga menuturkan bahwa Dokter Piprim telah diberikan masa transisi selama tiga bulan untuk menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai pemberi layanan, sekaligus tenaga pendidik di RSCM. Hal ini dilaksanakan dalam upaya menjaga sustainabilitas organisasi.

“Sebagaimana di Kementerian/Lembaga pemerintah lainnya, mutasi pegawai di lingkungan Kementerian kesehatan adalah suatu hal yang biasa karena bagian dari manajemen talenta,” ujar Edhi.

Namun, kata Edhi, Dokter Piprim bersikeras menolak rencana atas pemindahan dirinya. Edhi menjelaskan, berdasarkan pasal 30 Undang Undang Nomor 20 Tahun 2023, dikatakan bahwa selain pejabat fungsional utama, Presiden mendelegasikan kewenangannya kepada Menteri.

“Yang bersangkutan adalah bukan pejabat fungsional utama tetapi masih pembina muda/Golongan IV c, seharusnya tunduk pada keputusan atasan,” jelas Edhi.

Lebih lanjut, Edhi juga menepis isu bahwa pemindahan Dokter Piprim menghambat proses pendidikan karena RS Fatmawati juga merupakan Rumah sakit Pendidikan jejaring dari RSCM.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement