Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Kementerian Sosial (Kemensos) RI terkait dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) pada Selasa (23/5/2023).
“Benar, hari ini ada kegiatan penggeledahan yang dilakukan Tim Penyidik KPK di Kementerian Sosial,” kata Juru Bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri seperti dilansir dari Antaranews.com.
Penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti terkait penyidikan dugaan korupsi penyaluran bansos berupa beras pada 2020-2021.
Berbarengan dengan rapat harian
Kedatangan penyidik KPK di Kemensos bertepatan dengan waktu rapat dan briefing harian antara Mensos Risma dengan jajarannya.
Mensos Risma sempat mengadakan pertemuan dengan para penyidik. Dirinya sempat membaca sekilas berita acara penggeledahan KPK di kantor Kemensos terkait dugaan korupsi penyaluran bansos yang melibatkan anak perusahaan BUMN Bhanda Ghara Reksa (BGR).
Mensos Risma kemudian mempersilakan penyidik untuk melaksanakan agendanya dan menegaskan bahwa kasus yang tengah menjadi penyidikan KPK itu terjadi bukan saat dirinya menjabat sebagai pimpinan Kemensos.
Dirinya mengaku mengetahui secara persis terkait dugaan korupsi itu. Dia pun meminta Sekretaris Jenderal Kemensos untuk menyerahkan kronologi kasus tersebut.
“Posisinya tanggal 30 September 2020, terakhir itu. Saya dilantik tanggal 23 Desember 2020, jadi terakhir yang saya terima kronologis itu 30 September 2020,” ujar Mensos Risma.
Penggeledahan ruang Sekretaris Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dilakukan mulai pukul 10.00–18.00 WIB.
Selama berjalannya kegiatan, rutinitas di Kemensos tetap berlangsung sebagaimana biasanya.
“Semuanya berjalan baik-baik saja. Artinya tidak ada pemberitahuan di awal, tapi kemudian semua berjalan dengan baik,” kata Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Komunikasi Media Massa Don Rozano Sigit.
Dari penggeledahan itu, dikumpulkan sejumlah alat bukti antara lain berupa notebook dan ponsel.
Siap membuka hasil penyidikan
Saat ini, KPK tengah menyidik kasus korupsi beras untuk keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020-2021 di Kemensos RI.
KPK telah menetapkan sejumlah tersangka, meski identitas mereka baru akan dibuka ke publik jika proses penyidikan dirasa sudah cukup.
Salah satu tersangka yang telah diketahui yaitu mantan Direktur Utama BUMN BGR Logistik Kuncoro Wibowo.
