Setelah lulus menjadi sarjana, tidak semua memilih langsung terjun ke dunia kerja. Ada pula yang melanjutkan studi S2 atau pascasarjana. Jika kamu tertarik melanjutkan kuliah S2, ketahui dulu durasi, semester, tujuan, dan persyaratan umumnya berikut ini!
Pascasarjana adalah jenjang pendidikan yang bisa diambil untuk meningkatkan karier atau mendapatkan pekerjaan dengan kualifikasi cukup tinggi. Seperti namanya, pascasarjana ditempuh setelah seseorang lulus S1 (sarjana).
Jenjang pendidikan pascasarjana menuntut mahasiswa untuk belajar mendalam dan spesifik tentang bidang studi pilihannya. Setelah lulus, mahasiswa akan mendapatkan gelar Magister (M) sesuai bidang studi masing-masing. Misalnya MA (Master of Arts), M.Pd (Magister Pendidikan), dan masih banyak lagi.
Oleh karena ilmunya yang lebih spesifik, tidak heran jika lulusan S2 memiliki peluang kerja yang luas. Gelar S2 juga sering dijadikan sebagai syarat untuk kenaikan pangkat atau jabatan di perusahaan.
Durasi dan jumlah semester di S2
Kuliah S2 umumnya berdurasi 1,5 sampai 2 tahun. Dengan durasi yang singkat, tak heran jika sedari awal mahasiswa diminta untuk mengajukan topik tesis. Tak jarang ditemui pula mahasiswa yang sudah ditanya terkait tesis sejak tahap seleksi.
Sementara durasi maksimal kuliah S2 tergantung kebijakan perguruan tinggi masing-masing. Namun, umumnya pendidikan S2 selesai maksimal 4 tahun. Tidak jauh berbeda dengan S1, lamanya durasi kuliah tergantung seberapa cepat mahasiswa menyelesaikan tugas akhir.
Terkait jumlah semester pendidikan S2 umumnya hanya 4 semester. Semester tersebut sudah terhitung perkuliahan hingga penyelesaian tesis.
Tujuan kuliah S2
Ada berbagai alasan seseorang memilih melanjutkan kuliah S2, diantaranya:
- Minat
“Gapailah ilmu setinggi langit”, begitu bunyi pepatah yang umum didengar di dunia pendidikan. Pepatah inilah yang menjadi dasar minat seseorang mengejar ilmu sampai S2 atau lebih.
Dengan berkuliah S2, kita dapat memperluas pengetahuan dalam bidang tertentu. Kita juga bisa mengambil spesialisasi yang menjadi poin lebih ketika nanti di dunia kerja.
- Pengembangan karier
Alasan berikutnya yaitu untuk keperluan pengembangan karier. Tak jarang ditemui persyaratan untuk promosi jabatan adalah gelar S2. Sebab, gelar magister dinilai dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan kerja.
- Mengubah karier
Selain pengembangan karier, ada pula yang memilih S2 untuk mengubah karier. Apalagi jika jurusan S1 tidak sesuai dengan minat kita. Atau kita merasa ilmu yang dipelajari saat S1 dan pekerjaan yang dijalani bertolak belakang. Dengan begitu, S2 bisa menjadi alternatif untuk memperdalam ilmu tersebut.
- Memperluas jaringan
Kuliah S2 memungkinkan relasimu bertambah luas. Mengingat tidak semua mahasiswa S2 adalah fresh graduate, melainkan ada juga yang sedang menjalani profesi tertentu. Relasi ini akan sangat bermanfaat, terutama jika kita juga sedang mencari pekerjaan yang sesuai dengan minat.
- Kebutuhan industri
Tidak semua industri mementingkan gelar para profesional. Namun, ada pula industri yang secara khusus membuka lowongan hanya untuk lulusan S2 dan S3 saja.
Baca Juga:Apa Itu IELTS dan Arti Setiap Skornya?
Syarat kuliah S2
Syarat kuliah S2 memang bisa berbeda setiap universitas. Berikut syarat secara umum yang harus dipersiapkan:
- Lulusan program S1 dari perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) terakreditasi.
- Minimal IPK 2,5 (prodi terakreditasi A), 2,75 (prodi terakreditasi B), dan 3,0 (prodi terakreditasi C).
- Menyiapkan berkas pendaftaran seperti transkrip nilai, ijazah, formulir pendaftaran, surat rekomendasi, dan data diri.
- Menyiapkan motivation letter.
- Biaya pendaftaran atau seleksi.
- Bukti tes TOEFL/IELTS (opsional).
- Mengikuti rangkaian proses seleksi seperti tes tertulis atau tes potensi akademik (TPA) dan wawancara.
Demikian informasi tentang durasi, semester, tujuan, dan syarat kuliah S2. Tertarik mendaftar pascasarjana?
