Lagu “Penyangkalan” yang dibawakan oleh band for Revenge menjadi trending di YouTube Music Indonesia. Seperti apa lirik dan makna dari lagu ini?
for Revenge merupakan grup band emo asal Bandung yang dibentuk pada tahun 2006. Band ini digawangi oleh Boniex Noer (vokalis), Arief Ismail (gitaris), Izha Muhammad (bassist), dan Archims Pribadi (drummer).
“Penyangkalan” merupakan single kedua yang dirilis oleh for Revenge setelah “Sadrah” untuk album Perayaan Patah Hati - Babak 2. Lagu ini terinspirasi dari kisah masa lalu Cynantia Pratita yang merupakan istri Boniex.
Baca Juga:Lirik dan Makna Lagu “Rewrite The Stars” - Anne Marie dan James Arthur Tentang Memperjuangkan Cinta
“Penyangkalan” bercerita tentang seseorang yang berada di dalam sebuah hubungan toksik. Di satu sisi, ia sadar bahwa hubungan yang tengah dijalaninya tidak sehat. Akan tetapi di sisi lain, ia menyangkal dampak buruk yang diakibatkan dari hubungan tersebut, dalam hal ini berupa luka fisik dan mental.
for Revenge menggarisbawahi pengalaman korban hubungan toksik yang kerap terjebak dalam berbagai macam penyangkalan. Baik pelaku maupun korban bisa saja sama-sama tidak mengakui bahwa mereka telah melakukan tindakan yang merugikan.
Kalaupun salah satu pihak menyadari kesalahannya, biasanya permasalahan akan dianggap selesai dengan kata maaf. Namun, dalam banyak kasus, kesalahan itu akan diulang kembali secara terus-menerus.
Pada akhirnya, mereka kesulitan untuk keluar dari hubungan tersebut dan terus-menerus mengulangi siklus yang sama.
Lirik lagu Penyangkalan - for Revenge
Selamat datang di penyangkalan
Sesunyi rumah yang ku huni
Sebising derau di ujung hari
Seperih luka yang abadi
Sebisanya kan ku nikmati
Selamat datang di penyangkalan
Dia masih di sini
Dan menari-nari
Perlahan meracuni
Kewarasan yang mati
Dia masih di sini
Dan menari-nari
Perlahan menghantui
Kenyataan yang sepi
Bertukar peran menyakiti
Seakan ku tak bisa mati
Berpura-pura pulih sendiri
Nyatanya kutelah mati
Berkali-kali
Dia masih di sini
Dan menari-nari
Perlahan meracuni
Kewarasan yang mati
Dia masih di sini
Dan menari-nari
Perlahan menghantui
Kenyataan yang sepi
Selamat datang di penyangkalan
Selamat datang di penyangkalan
Selamat datang di penyangkalan
Bertukar peran saling menghantam
Dia masih di sini
Dan menari-nari
Perlahan meracuni
Kewarasan yang mati
Dia masih di sini
Dan menari-nari
Perlahan menghantui
Kenyataan yang sepi
