Advertisement

Lirik dan Makna Lagu “Primadona” Adikara: Ekspresi Kagum Kepada Sang Primadona

05 June 2024 00:41 WIB

thumbnail-article

Adikara / Pagoda Record .

Penulis: Tasya Salsabilla Dirgantari

Editor: Indra Dwi

Akhir-akhir ini, lagu "Primadona" dari Adikara Fardy sedang viral di TikTok dan Reels Instagram, setelah lagu sebelumnya yang berjudul “Katakan Saja” juga viral beberapa waktu lalu. Beberapa orang diantaranya ikut meramaikan lagu ini dengan mengunggah momen bahagia mereka bersama pasangan, sahabat, atau bahkan diri sendiri yang tengah menikmati vibes kota Jakarta, seperti dalam lirik lagu ini.

Baru dirilis pada 10 Mei 2024 lalu, lagu “Primadona” yang dibuat dengan alunan musik asik dan lirik puitis, berhasil menarik perhatian banyak pendengar. Lagu ini menjadi single ke-3, setelah dirinya merilis lagu “Nirwana” dan “Katakan Saja”. Dalam bermusik, Adikara kerap menggabungkan antara elemen genre musik pop, jazz, dan R&B. 

Makna Lagu “Primadona” Adikara

Lagu ini bercerita tentang kekaguman dan rasa cinta dari seorang pria kepada wanita yang begitu memesona, bagaikan sang primadona di matanya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), primadona adalah wanita yang paling cantik, disukai, dikagumi, dan sebagainya di lingkungannya. 

Di dalam lirik lagu ini, Adikara banyak menggunakan majas personifikasi dan metafora untuk menggambarkan pesona indah dari wanita tersebut. Dalam beberapa kata, seperti “mentari pagi”, “rembulan malam”, dan “kecantikan bunga” menjadi bukti atas kekagumannya kepada wanita dambaan hatinya tersebut.

Lirik Lagu “Primadona” Adikara

Renjana, dialah nama seorang wanita

Ku bertemu dia, sepulang kerja di lantai berdansa

Gaya penuh irama, kemayu parasnya

Menawan gayanya, elok pun caranya bicara

 

Primadona 

Kota Jakarta

Tak ada dua

Entah ini sekedar cinta atau romansa semata

Rayuan belaka, harapan yang fana

Oh tak mengapa

 

Renjana, kerap terbayang lirikan manjanya

Usai malam berlalu, sesal hatiku andaiku merayu

Gaya penuh irama, kemayu parasnya

Menawan gayanya, elok pun caranya bicara

 

Primadona 

Kota Jakarta

Tak ada dua

Entah ini sekedar cinta atau romansa semata

Rayuan belaka, harapan yang fana

Oh tak mengapa

Oh primadona 

Kota Jakarta

Tak ada dua

Entah ini sekedar cinta atau romansa semata

Rayuan belaka, harapan yang fana

Oh tak mengapa

 

Oh Primadona 

Kota Jakarta 

Tak ada dua

Entah ini sekedar cinta atau romansa semata

Rayuan belaka, harapan yang fana

Oh tak mengapa

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement