Penyanyi Bernadya selalu sukses membuat para pendengarnya merasa mellow sepanjang mendengarkan lagunya. Salah satu lagunya yang relate dengan kisah cinta zaman sekarang adalah “Sinyal-Sinyal”. Berikut lirik dan makna lagu “Sinyal-Sinyal” dari Bernadya.
“Sinyal-Sinyal” adalah lagu Bernadya yang masuk dalam mini album bertajuk Terlintas.
Mini album ini berisi lima lagu yang bertemakan percintaan. Dibantu Lafa Pratomo dan Rendy Pandugo sebagai produser, Bernadya mewujudkan lagu-lagu tersebut yang berasal dari pemikiran Bernadya menjelang tidur.
Secara umum, “Sinyal-Sinyal” bercerita tentang seseorang yang berekspektasi tinggi dari kode yang diberikan oleh orang yang disukainya.
Sayangnya, ekspektasi itu berakhir pahit karena orang yang disukainya justru pergi.
Orang tersebut mempertanyakan terkait sinyal yang diberikan. Apakah sinyal tersebut memang kurang jelas atau dia yang kurang cerdas memaknainya.
Bahkan terkadang ia merasa ada jarak dan batas antara mereka, seperti dua orang yang tak saling kenal.
Lagu ini sangat cocok didengarkan bagi kamu yang sedang digantungkan hubungannya, di-ghosting, atau malah dibuat bingung dengan sikapnya. Penasaran dengan liriknya?
Baca Juga:Lirik dan Makna Lagu Wake Me Up When September Ends - Green Day, tentang Kehilangan Sosok Ayah
Lirik lagu “Sinyal-Sinyal” Bernadya
Sinyal-sinyal darimu tak jelas
Atau mungkin aku kurang cerdas
Kadang rasanya seperti
Tak ada batas antara kita
Kadang seolah tak saling kenal
Kau terbangkan aku tinggi-tinggi
Jatuhkan lalu kau tinggal pergi
Siapa yang salah di sini
Atau mungkin ekspektasi
Memang tak boleh terlalu tinggi
Ingin berhenti berharap
Namun tanpamu tak lengkap
Mungkinkah pertanda
Mungkin kau bercanda
Mungkin aku terlalu perasa
Mungkin kau tak bermaksud
Tapi aku terlanjur berharap lebih
Bosan sudah dengan teka-teki
Tebak-menebak pun ku tak ahli
Tuk memulai tak ada nyali
Tuk akhiri ku tak ingin
Kau berlalu tanpa kumiliki
Mungkinkah pertanda
Mungkin kau bercanda
Mungkin aku terlalu perasa
Mungkin kau tak bermaksud
Tapi aku terlanjur berharap lebih
Mungkin suatu saat (mungkin sesaat)
Kita lebih dekat (kita harus bicara)
Mungkin juga kau hanya sesaat
Mungkin kau ada juga
Pikirkan hal serupa
Namun sepertinya
Hanya aku saja
Ingin berhenti berharap
Namun tanpamu tak lengkap
Mungkinkah pertanda
Mungkin kau bercanda
Mungkin aku terlalu perasa
Mungkin kau tak bermaksud
Tapi aku terlanjur berharap lebih
Mungkin suatu saat (mungkin sesaat)
Kita lebih dekat (kita harus bicara)
Mungkin juga kau hanya sesaat
Mungkin kau ada juga
Pikirkan hal serupa
Namun sepertinya
Hanya aku saja
