Advertisement

Lirik dan Makna Lagu “Tampar” Juicy Luicy, Mencintai Secara Sepihak Itu Menyakitkan

08 July 2024 11:32 WIB

thumbnail-article

and Juicy Luicy seusai tampil di sebuah acara. Sumber: Prambors FM. .

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

Lagu “Tampar” dari Juicy Luicy mungkin sudah tidak asing lagi. Pasalnya, lagu ini sering digunakan untuk backsound konten di media sosial, terutama TikTok. Apalagi lagu tersebut tergolong easy listening. Berikut lirik dan makna lagu “Tampar” Juicy Luicy.

Juicy Luicy tak pernah berhenti menghadirkan lagu-lagu yang relate dengan percintaan zaman sekarang. Dalam lagunya yang berjudul “Tampar”, Juicy Luicy ingin menggambarkan tentang seseorang yang tak bisa menggapai cintanya. Ini dikarenakan orang yang dicintai telah memiliki pasangan.

Diketahui single tersebut melanjutkan lagu-lagu yang pernah dirilis berjudul “Terlalu Tinggi” dan “Lantas”. Lagu “Tampar” dirilis perdana pada 28 April 2022. Meski begitu, lagunya masih eksis hingga sekarang.

Lirik lagu “Tampar” Juicy Luicy

 

Entah sudah Selasa yang keberapa

Masih saja kau ada, lekat di kepala

Hari ini janji esok mesti lupa

Tetapi hati tak tepati

 

Tampar aku di pipi

Biar sadar dan ku mengerti


Hujan samarkan derasnya

Tutup air mata

Temani kecewaku yang telah lama

Berdosakah ku berdoa

Minta kau terluka

Dan tinggalkan dirinya

 

Hari ini janji esok mesti lupa

Tetapi hati tak tepati

 

Tampar aku di pipi

Biar sadar dan ku mengerti

 

Hujan samarkan derasnya

Tutup air mata

Temani kecewaku yang telah lama

Berdosakah ku berdoa

Minta kau terluka

Dan tinggalkan dirinya

 

Bukan ku tak berupaya

Berusaha

 

Hujan samarkan derasnya

Tutup air mata

Temani kecewaku yang telah lama

Berdosakah ku berdoa

Minta kau terluka

Dan tinggalkan dirinya

 

Hujan samarkan derasnya

Tutup air mata

Tiga tahun tak terasa

Masih kau yang ada

Bodoh yang sebenarnya

 

Tampar aku di pipi

Sadarkan kau aku takkan terjadi

Makna lagu “Tampar” Juicy Luicy

Lagu “Tampar” berkisah tentang cinta yang sepihak. Ia merasa kesulitan untuk melupakan orang dicintai, sekalipun orang tersebut telah memiliki pasangan. Berkali-kali ia berusaha melupakan dan sadar bahwa cintanya tak bisa digapai. Namun sayang, perasaan itu tak kunjung hilang.

Alih-alih move on, ia justru berharap agar hubungan orang yang dicintainya itu kandas. Keinginan ini tertuang dalam lirik: “Berdosakah ku berdoa, minta kau terluka, dan tinggalkan dirinya”.

Lirik “Tampar aku di pipi, biar sadar dan ku mengerti” dapat dimaknai sebagai upaya untuk menyadarkannya agar berhenti berharap. Daripada menunggu dan mendoakan hal buruk, lebih baik mencari cinta yang baru agar tidak kecewa dan melukai perasaan sendiri.

Seiring lagu berakhir, ia pun menyadari bahwa mencintai orang yang sudah punya pasangan adalah tindakan yang bodoh. Apa yang diharapkannya selama ini tidak akan pernah terjadi. Lagu pun berakhir dengan penggalan lirik: “Tampar aku di pipi, sadarkan kau aku takkan terjadi”.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement