Advertisement

Lirik dan Makna Lagu 'Toxic Till the End' Rosé: Perjalanan Cinta yang Beracun

08 December 2024 22:20 WIB

thumbnail-article

Cuplikan video musik "Toxic Till the End" - Rosé. (YouTube/ ROSÉ) .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Nuha Khairunnisa

Rosé BLACKPINK baru saja merilis album debut solo bertajuk Rosie pada 6 Desember 2024. "Toxic Till the End" menjadi track keempat dalam album tersebut.

Lagu berdurasi 2 menit 37 detik ini ditulis sendiri oleh Rosé bersama Pollack, Emily Warren, dan Evan Blair.

Rosé juga merilis musik video untuk lagu "Toxic Till the End" yang dibintangi oleh dirinya sendiri dan model Evan Mock. Sejak dirilis pada Jumat (6/12/2024), video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 26 juta kali.

Tema dan makna lagu 'Toxic Till the End'

Tema lagu

"Toxic Till the End" mengangkat tema tentang toxic relationship atau hubungan yang beracun. Hubungan semacam ini membuat cinta yang seharusnya membahagiakan justru berakhir menyakitkan.

Lagu ini terinspirasi dari pengalaman pribadi Rosé di usia dua puluhan. Dengan jujur, ia mengeksplorasi perasaan dan kerentanan yang terkait dengan cinta.

Melalui liriknya, Rosé berusaha mengedukasi pendengar tentang tanda-tanda bahaya dalam hubungan. Sifat posesif dan kecemburuan menjadi sinyal awal yang seharusnya diwaspadai. Namun, dia juga menunjukkan bahwa kesadaran ini sering kali datang terlambat.

Makna lagu

Setiap bagian dari lagu ini membawa perasaan kehilangan, penyesalan, dan kerinduan yang melandasi pengalaman pahit dalam hubungan.

Rosé seperti ingin menunjukkan bahwa cinta tak selalu indah, dan terkadang justru membawa rasa sakit yang berkepanjangan.

Pada bagian pembuka lagu, Rosé langsung menegaskan bahwa hubungan yang saat itu dijalaninya memang sudah beracun sejak awal melalui lirik "Call us what we are. Toxic from the start."

Lirik tersebut mengungkapkan bagaimana Rosé berusaha menyangkal kenyataan tersebut sembari tetap terjebak dalam permainan emosional yang dihasilkan oleh mantannya.

Melalui gaya vokalnya yang khas, Rosé menunjukkan keahliannya dalam mengekspresikan emosi yang kompleks.

Lewat lagu "Toxic Till the End", Rosé menyampaikan perasaan nostalgia yang penuh dengan amarah sekaligus kesedihan.

Rosé memunculkan kontras antara nada yang lembut dan perasaan yang pahit, sehingga menciptakan dinamika yang menarik dan mempertunjukkan perjalanan emosional dari kisah cinta yang beracun.

Saat Rosé menyanyikan tentang ketidakmampuannya untuk melupakan dan melepas, ia menekankan tentang pentingnya menyadari bahwa siklus yang merusak memang sering kali sulit diakhiri.

Lirik lagu 'Toxic Till the End'

Call us what we are, toxic from the start

Can't pretend that I was in the dark

When you met my friends, didn't even try with them

I should've known right then

That you were jealous and possessive

So manipulatin'

Honestly, impressive

You had me participatin'

Back then, when I was runnin' out of your place

I said, "I never wanna see your face"

I meant I couldn't wait to see it again

We were toxic till the end

Uh-huh, 'cause even when I said it was over

You heard, "Baby, can you pull me in closеr?"

You were plotting how to stay in my head

Wе were toxic till the end

Ladies and gentlemen, I present to you: The ex

His favourite game is chess, who would ever guess?

Playing with the pieces in my chest

Now he's on the screen and saying, "Don't leave"

You stole that line from me

'Cause you're just jealous and possessive

So manipulatin'

Honestly, impressive

You had me participatin'

Back then, when I was runnin' out of your place

I said, "I never wanna see your face"

I meant I couldn't wait to see it again

We were toxic till the end

Uh-huh, 'cause even when I said it was over

You heard, "Baby, can you pull me in closer?"

You were plotting how to stay in my head

We were toxic till the end, end, end

I can forgive you for all of the things

For not giving me back my Tiffany rings

I'll never forgive you for one thing, my dear

You wasted my prettiest years

Back then, when I was runnin' out of your place

I said, "I never wanna see your face"

I meant I couldn't wait to see it again

We were toxic

Uh-huh, 'cause even when I said it was over

You heard, "Baby, can you pull me in closer?"

You were plotting how to stay in my head

We were toxic till the end, end, end

We were toxic till the end, end, end

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement