Advertisement

Makna Lagu "Coup d'Etat" G-Dragon dan Kaitannya dengan Martial Law di Korea Selatan

05 December 2024 16:30 WIB

thumbnail-article

Penyanyi asal Korea Selatan, G-Dragon atau GD. (ANTARA/Instagram @xxxibgdrgn/am) .

Penulis: Tasya Salsabilla Dirgantari

Editor: Tasya Salsabilla Dirgantari

Setelah deklarasi darurat militer (martial law) dikeluarkan oleh Presiden Yoon Suk Yeol yang dianggap sepihak pada 3 Desember 2024 kemarin, lagu "Coup d'Etat" dari G-Dragon kembali viral di media sosial. Banyak netizen yang mengaitkan lagunya dengan keadaan politik di Korea Selatan saat ini. Meski sudah dirilis sejak tahun 2013, lagu ini masih terasa relevan dengan keinginan masyarakat yang ingin melihat perubahan kekuasaan.

Dalam pernyataannya, Presiden Yoon menekankan bahwa langkah martial law, dimana otoritas militer mengambil alih fungsi pemerintahan sipil ini diambil untuk melindungi negaranya dari ancaman kekuatan anti-negara yang sekiranya dapat berpotensi mengganggu kebebasan atau keberlangsungan hidup rakyatnya.

Makna Lagu "Coup d'Etat" G-Dragon

Para pendengar lagu "Coup d'Etat" G-Dragon merasa bahwa lirik lagu ini menggambarkan keinginan akan kebangkitan suara rakyat dalam menghadapi kebijakan yang dianggap tidak adil bagi masyarakat. Istilah "Coup d'Etat", diambil dari bahasa Prancis yang artinya tindakan menggulingkan pemerintah.

Lagu ini menyoroti bahwa kekuatan politik kini masih dikuasai oleh para elit yang sering kali melupakan suara rakyatnya. Liriknya yang kental dengan pemberontakan, G-Dragon seolah mengajak masyarakat untuk melakukan kudeta dengan lagu "Coup d'Etat" miliknya yang diungkapan dengan rasa frustrasi, dimana hal tersebut juga dirasakan oleh masyarakat terkait sistem kebijakan yang ada.

Saat masyarakat merasa tertekan karena kekuasaan yang menindas, lagu "Coup d'Etat" dari G-Dragon muncul sebagai suara kolektif untuk mengekspresikan perlawanan terhadap opresi. Resonansi antara musik dan situasi politik saat ini, menghasilkan dinamika baru dalam interaksi masyarakat terhadap pemerintah. Masyarakat menunjukkan keinginan kuat untuk memengaruhi aksi politik melalui budaya, yaitu dengan menjadikan musik sebagai tempat protes yang efektif.

Unsur Visual di Video Klip Lagu "Coup d'Etat" G-Dragon

Video klip lagu "Coup d'Etat" menggambarkan unsur visual yang mendalam. Dalam beberapa adegan, G-Dragon menyiratkan banyak makna terkait ketidakadilan dan kekuasaan. Misalnya, banyak wajah yang berwarna hitam dan putih sedang berupaya menggambarkan realitas ganda dari politik yang sebenarnya.

Dalam satu adegan, G-Dragon terlihat menutup matanya yang melambangkan banyak politisi hanya memperhatikan kepentingan diri. Dengan menyajikan visual yang mengejutkan, video ini memberikan kritik tajam terhadap tindakan para pemimpin yang tak peduli terhadap masyarakat yang mereka pimpin.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement