Dedi Mulyadi bersama Erwan Setiawan telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Barat.
Pasangan Dedi-Erwan mendaftar di Kantor KPU Jawa Barat pada hari pertama pendaftaran yakni Selasa, 27 Agustus 2024.
“Kami datang dan mendaftar dengan sebuah tujuan bahwa kami ingin memberikan kontribusi yang terbaik bagi kepentingan masyarakat Jawa Barat, kontribusi membangun fasilitas infrastruktur yang merata sampai desa,” kata Dedi di Kantor KPU Jabar.
Pasangan Dedi-Erwan didukung oleh lima partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) yakni Demokrat, Gerindra, Golkar, PAN dan PSI.
Selain itu, mereka juga diusung oleh sembilan parpol nonparlemen yakni PBB, Partai Gelora, Partai Garuda, PRIMA, Partai Ummat, Perindo, PKN, Hanura dan Partai Buruh.
Nama Dedi Mulyadi sudah tak asing di kalangan warga Jawa Barat, terutama Kabupaten Purwakarta. Seperti apa sosoknya?
Profil Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi merupakan seorang politikus kelahiran Subang, 11 April 1971 dari pasangan Sahlin Ahmad Suryana dan Karsiti.
Ayah Dedi merupakan pensiunan Tentara Prajurit Kader, sementara ibunya adalah aktivis Palang Merah Indonesia.
Dedi Mulyadi mengenyam pendidikan SD hingga SMA di kota kelahirannya, Subang. Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman, Purwakarta.
Semasa kuliah, Dedi aktif berorganisasi dan sempat menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Islam cabang Purwakarta. Dedi lulus dan beroleh gelar Sarjana Hukum pada tahun 1999.
Karier politik Dedi dimulai saat dirinya terpilih menjadi Anggota DPRD Purwakarta periode 1999—2004 dan menjabat sebagai Ketua Komisi E.
Pada tahun 2003, Dedi terpilih sebagai Wakil Bupati Purwakarta periode 2003—2008 mendampingi Lily Hambali Hasan. Di usianya yang baru 32 tahun, Dedi mencatatkan prestasi sebagai wakil bupati termuda.
Setelah habis masa jabatannya, Dedi mencalonkan diri sebagai Bupati Purwakarta bersama Dudung B. Supardi sebagai wakilnya. Keduanya mendapatkan kepercayaan dari rakyat, dan Dedi pun menjabat sebagai Bupati Purwakarta periode 2008—2013.
Pada periode selanjutnya, Dedi kembali terpilih sebagai Bupati Purwakarta dan menjabat untuk periode 2013—2018, kali ini berpasangan dengan Dadan Koswara.
Pada 23 April 2016, Dedi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat periode 2016—2020.
Dedi juga sempat mengepalai Tim Kampanye Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Jawa Barat pada Pemilu 2019.
