Advertisement

Ini Manfaat Mengurangi Konsumsi Gula untuk Tubuh, dari Kesehatan Tubuh sampai Pikiran

08 August 2024 22:01 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi mengurangi konsumsi gula. (Sumber: Freepik/jcomp) .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Mengurangi konsumsi gula sulit dilakukan sebagian orang di tengah banyaknya minuman dan makanan kemasan tinggi gula. Padahal, mengurangi konsumsi gula sangat bermanfaat bagi tubuh kita.

Terutama jika dikonsumsi secara berlebih, kandungan gula dalam tubuh dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Kelebihan asupan gula dalam darah bisa mengakibatkan meningkatnya risiko penyakit diabetes secara signifikan.

Sementara, jika mengurangi konsumsi gula, ada banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh tubuh. Manfaat menjaga kadar gula dalam tubuh tak hanya menurunkan risiko diabetes, tetapi juga meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan berat badan menjadi ideal.

Oleh karenanya, banyak program diet menganjurkan dikuranginya asupan gula harian.

Manfaat mengurangi konsumsi gula untuk tubuh

Gula merupakan salah satu sumber karbohidrat untuk menghasilkan energi. Asupan gula yang dibutuhkan untuk mencapai kesehatan tubuh adalah 10 persen dari kebutuhan kalori harian (200 kkal), atau setara dengan 4 sdm atau 50 gram per hari. Angka tersebut berlaku bagi anak-anak dan dewasa.

Di tengah mudahnya konsumsi minuman dan makanan dengan kadar gula yang tinggi membuat banyak orang mengonsumsi gula lebih tinggi dari kebutuhan gizi harian.

Oleh karenanya, penting untuk meniatkan diri agar mengurangi konsumsi gula dengan tujuan menjaga kadar gula dalam tubuh sesuai dengan kebutuhan.

Pola konsumsi gula yang sehat memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita. Berikut beberapa manfaat yang bisa didapatkan ketika mengurangi asupan gula harian.

1. Mencegah jerawat dan penuaan dini

Mengurangi asupan gula dapat memberikan berbagai manfaat bagi kulit, salah satunya  mengurangi resiko pertumbuhan jerawat pada kulit wajah.

Selain itu, mengurangi asupan gula juga dapat membuat kulit terlihat lebih cerah dan awet muda. Hal ini lantaran mengkonsumsi gula yang berlebihan mencegah jerawat dapat membuat kulit terlihat kusam, keriput, dan menua sebelum waktunya. 

2. Menurunkan risiko depresi

Melansir studi yang dibuat oleh Anika Knuppel, dkk. yang terbit di Perpustakaan Nasional Obat-obatan AS (NIH) pada 2017, konsumsi gula yang tinggi dapat meningkatkan potensi gangguan jiwa seperti depresi.

Dalam penelitian tersebut, baik perempuan maupun laki-laki, pola konsumsi gula memiliki kemungkinan memengaruhi perubahan mood dan kondisi kejiwaan dalam jangka panjang.

Oleh karenanya, menjaga kadar gula dan menerapkan pola konsumsi gula yang sesuai dengan angka kebutuhan gizi harian dapat bermanfaat sebagai salah satu cara mencegah terjadinya depresi dan perubahan mood.

3. Mengontrol gula darah

Mengurangi konsumsi gula juga bermanfaat untuk mengontrol kandungan gula dalam darah. Hal ini penting karena kandungan gula darah yang berlebih dapat memicu diabetes tipe 2.

Ketika mengurangi konsumsi gula, maka tubuh dapat menyerap dan memproses kandungan gula dengan lebih efisien, sehingga mengurangi risiko diabetes.

Cara mengurangi konsumsi gula

Meskipun mengurangi konsumsi gula mungkin hal yang sulit bagi sebagian orang, namun hal tersebut bukan tak mungkin dilakukan.

Hal yang perlu dilakukan adalah mengubah pola pikir untuk mengonsumsi segala bentuk rasa manis sesuai dengan kebutuhan harian tubuh.

Dalam praktiknya, banyak cara yang bisa dilakukan untuk membentuk kebiasaan mengonsumsi gula sesuai kebutuhan, berikut di antaranya:

  • Lebih memilih masak sendiri dirumah agar bisa memastikan takaran gula.
  • Membawa bekal dari rumah.
  • Mengurangi konsumsi minuman berpemanis.
  • Memperbanyak asupan buah dan sayur.
  • Mengurangi konsumsi minuman dan makanan dalam kemasan.

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement