Megawati Umumkan Cawapres Ganjar, Jokowi Dipastikan Tidak Hadir

18 Oktober 2023 08:10 WIB

Narasi TV

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) menyematkan peci kepada calon Presiden 2024 yang diajukan PDI Perjuangan Ganjar Pranowo (kanan) disaksikan Presiden Joko Widodo (kiri) di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023). ANTARA FOTO/Monang/mrh/YU/aa. (ANTARA FOTO/MONANG)

Penulis: Jay Akbar

Editor: Akbar Wijaya

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan mengumumkan sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo pada Rabu (18/10/2023) di Kantor DPP PDIP, Jakarta.
 
Hal ini telah dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di kediaman Megawati yang berada di Jalan Teuku Umar, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
 
"Ibu Megawati Soekarnoputri menugaskan DPP PDIP berkoordinasi dengan TPN GP, sehingga Rabu besok pukul 10.00 WIB akan diumumkan cawapres yang akan mendampingi Pak Ganjar Pranowo," kata Hasto dikutip Antara di Jakarta, Selasa (17/10/2023).
 
Dia mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pimpinan PDIP melaporkan kepada Megawati terkait dinamika politik terkini, khususnya setelah Putusan MK terkait batas usia capres-cawapres menjadi berusia 40 tahun atau pernah berpengalaman sebagai kepala daerah.
 
Hasto mengatakan Megawati setelah melihat dinamika politik nasional maka diputuskan pengumuman bakal cawapres pendamping Ganjar akan diumumkan Rabu.
 
"Tadi saya melaporkan kepada Ibu Megawati dengan didampingi Bapak Olly Dondokambey dan Mas Prananda Prabowo, karena Mba Puan (Maharani) baru pulang dari tugas luar negeri," ujarnya.
 
Terkait inisial "M" yang diisukan akan menjadi bakal cawapres pendamping Ganjar, Hasto mengatakan bahwa calon yang diputuskan merupakan sosok untuk rakyat Indonesia dan kemajuan bersama.

Jokowi Dipastikan Tidak Hadir

Presiden RI Jokowi dipastikan tidak hadir dalam pengumuman deklarasi cawapres Ganjar Pranowo. Jokowi, Senin (16/10/2023) pagi, bertolak dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten menuju Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Arab Saudi.

Kunjungan kerja Presiden kali ini untuk menghadiri Belt and Road Forum for International Cooperation yang ke-3 di Beijing dan KTT pertama ASEAN GCC (Gulf Cooperation Countries) di Riyadh.

“Hari ini saya dan delegasi akan melakukan kunjungan kerja ke Beijing, RRT dan Riyadh, Kerajaan Arab Saudi,” ucap Presiden dikutip setkab.go.id.

Di RRT, Kepala Negara akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Xi Jinping pada tanggal 17 Oktober 2023 dan menghadiri Belt and Road Forum for International Cooperation yang ke-3 pada tanggal 18 Oktober 2023. Selain itu, Presiden juga diagendakan bertemu dengan PM Li Qiang dan Ketua Parlemen RRT Zhao Leji.

“Sejumlah isu prioritas yang akan kita bahas dengan RRT, antara lain, peningkatan ekspor Indonesia, peningkatan investasi, dan pembangunan ketahanan pangan,” ungkapnya.

Usai melakukan rangkaian kunjungan kerja di RRT, Presiden Jokowi kemudian akan bertolak ke Arab Saudi untuk melakukan kunjungan resmi bersama Putra Mahkota Perdana Menteri Arab Saudi dan memimpin KTT pertama ASEAN GCC (Gulf Cooperation Countries).

“Sejumlah kerja sama dengan Kerajaan Arab Saudi akan saya bahas, antara lain, peningkatan kerja sama ekonomi dan investasi, penjaminan produk halal energi, dan pembentukan dewan koordinasi tertinggi,” jelas Presiden.

Presiden Joko Widodo dan rombongan terbatas diagendakan akan kembali ke tanah air pada tanggal 21 Oktober 2023.

“Pada tanggal 21 Oktober, insyaallah saya dan rombongan terbatas akan sampai di Indonesia,” pungkasnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana yakni Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri/Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto, Sekretaris Militer Presiden Laksda TNI Hersan, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Rafael Granada Baay.

Tampak melepas keberangkatan Presiden dan Ibu Iriana yaitu Wakil Presiden Ma’ruf Amin serta Ibu Wury Ma’ruf Amin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Pj. Gubernur Banten Al Muktabar.

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR