Dilirik PDIP Menjadi Bacawapres Ganjar Pranowo, Gibran: Saya Ikut Putusan Ketua Umum

3 Oktober 2023 14:10 WIB

Narasi TV

Gibran Rakabuming Raka. Sumber: Antara.

Penulis: Rusti Dian

Editor: Margareth Ratih. F

PDIP mengaku ikut melirik Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal calon wakil presiden (bacawapres) Ganjar Pranowo. Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi soal Gibran yang dilirik menjadi bacawapres Prabowo Subianto.

“Ya, Mbak Puan juga menyampaikan ikut melirik (Gibran) juga,”ujar Hasto pada Minggu (1/10/2023) di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Lebih lanjut, Hasto juga menjelaskan bahwa partai akan terus mendorong kader internal melalui sekolah partai, penugasan, dan evaluasi. Partai juga akan memberikan penugasan lebih lanjut jika dinilai kader mampu menjalankan ideologi, platform, dan kebijakan strategis partai.

Sebelumnya, Gibran sudah melapor ke partai soal keinginan Partai Bulan Bintang (PBB) menjadikannya sebagai bacawapres Prabowo. Laporan ini disampaikan dalam beberapa pertemuan internal PDIP. Belakangan memang nama Gibran santer digadang-gadang menjadi cawapres paling ideal untuk Prabowo.

“Kami tunggu, tetap Mas Gibran juga telah sampaikan pada kami dalam berbagai dialog internal terkait hal tersebut (Gibran jadi bacawapres Prabowo),” tutup Hasto.

Gibran: saya ikut putusan ketum

Mengenai kabar peluang menjadi bacawapres, Gibran menyebut akan mengikuti putusan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Apalagi tawaran yang datang ke Gibran cukup banyak, mulai dari capres lain hingga kompetitor.

“Intinya saya ikut keputusan dari Ibu Ketua Umum (PDIP) saya ditugaskan apa, saya ditugaskan ke mana,” ucap Gibran saat diwawancarai Kompas.

Menurut survei Indikator Politik Indonesia pada 25 Agustus hingga 3 September 2023, elektabilitas Gibran Rakabuming menjadi bacawapres sebesar 8,3%. Elektabilitasnya masih berada di bawah Erick Thohir, Ridwan Kamil, Mahfud MD, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Sandiaga Uno.

Peluang Gibran menjadi bacawapres terbuka apabila Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji materi UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dalam undang-undang tersebut, syarat usia minimal capres dan cawapres adalah 40 tahun. Sementara Gibran Rakabuming masih berusia 36 tahun.

Pengamat: Gibran tidak dipertimbangkan serius

Direktur Eksekutif Indostrategic Ahmad Khoirul Umam menyebut Gibran adalah representasi dari Presiden Joko Widodo. Tak heran jika namanya masuk dalam bursa bacawapres, baik untuk Ganjar Pranowo maupun Prabowo Subianto.

Meski begitu, fungsi Gibran di masing-masing koalisi tentu berbeda. Menurut Umam, fungsi Gibran dalam Koalisi Prabowo sebagai develop breaker. Hal ini berkaitan dengan proses negosiasi jumlah kursi di Koalisi Indonesia Maju.

“Kalau proses negosiasi ini belum selesai dan kemudian berkepanjangan, maka perlu dicarikan tokoh yang bisa menjadi titik temu dari proses negosiasi itu. Salah satunya adalah Gibran,”ujar Umam saat diwawancarai oleh Kompas pada Senin (2/10/2023).

Di satu sisi, PDIP berusaha membentengi Gibran agar tidak mengambil keputusan di luar kalkulasi dan ekspektasi PDIP. Dalam hal ini, PDIP juga tidak mau ‘kecolongan’ atas tindakan yang dilakukan Kaesang Pangarep yang kini menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia.

“Saya tidak memprediksi Gibran akan dipertimbangkan lebih lanjut secara serius dalam konteks pencapresan Pak Ganjar,”ujar Khoirul Umam.

Menurutnya, Gibran memiliki elektabilitas yang rendah. Selain itu, basis massa Gibran dan Ganjar pun sama sehingga tidak ada ekspansi politik yang baru untuk menggaet kalangan santri dan pemilih Muslim. 

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR