Gaslighting tentu menjadi istilah yang tidak asing lagi bagi sebagian orang. Tindakan ini membuat kita bertanya-tanya tentang kebenaran yang sesungguhnya karena kita merasa terus disalahkan oleh orang lain. Namun, apa jadinya jika gaslighting ini terjadi pada diri sendiri?
Gaslighting adalah tindakan manipulasi psikologis seseorang yang mampu membuat korban mempertanyakan kebenaran pikirannya sendiri, persepsi atas realita dan ingatan, sehingga menyebabkan kebingungan dan kehilangan rasa percaya diri.
Definisi gaslighting di atas adalah jika dilakukan oleh orang lain. Hal tersebut tentu berbeda dengan gaslighting diri sendiri atau self-gaslighting.
Mengenal self-gaslighting
Self-gaslighting adalah perilaku memanipulasi diri sendiri dengan mengubur emosi dan perasaan dalam dirimu. Biasanya self-gaslighting akan meminimalkan pencapaian diri, mempertanyakan keputusan yang sudah diambil, dan tidak menikmati tujuan yang sudah diraih.
Bayang-bayang negatif terus menghantui seseorang yang mengalami self-gaslighting. Kamu akan secara impulsif meyakinkan diri bahwa kamu terlalu berlebihan merespons suatu masalah, sehingga kamu merasa tidak seharusnya bawa perasaan alias baper.
Tanda-tanda self-gaslighting
Berikut tanda-tanda perilaku self-gaslighting yang mungkin kamu sadari atau tidak:
- Sering mengkritik diri sendiri karena merasakan emosi tertentu
- Menilai diri sendiri dari pandangan orang lain dan menganggapnya valid
- Membenarkan perkataan orang lain karena kamu tidak memiliki penilaian yang baik atas dirimu sendiri
- Tidak percaya akan perasaan diri sendiri
- Membenci diri sendiri
- Mempertanyakan keputusan yang sudah dibuat
- Sering merasa malu dan tidak percaya diri
- Meragukan kemampuan diri sendiri
Cara mengatasi self-gaslighting
Self-gaslighting dapat diatasi dengan beberapa cara berikut:
- Memahami penyebab self-gaslighting
Kamu harus mengetahui tanda-tanda yang memicumu untuk menyalahkan diri sendiri. Dengan menyadari penyebab self-gaslighting, kamu bisa menghadapi situasi tersebut dengan baik.
- Mengenal diri sendiri
Dengan mengenali diri sendiri, kamu tidak akan mudah mengkritik diri sendiri, ragu kan kemampuan yang dimiliki, meragukan harga diri, dan mudah terpengaruh dengan anggapan orang lain.
- Menyadari keadaan diri
Semakin kamu menyadari dan menerima kelebihan dan kekurangan dalam dirimu, maka kamu bisa terhindar dari perasaan ragu akan diri sendiri.
- Self talk yang positif
Selalu berbicara yang positif pada diri sendiri juga dapat meningkatkan rasa percaya diri sehingga kamu terhindar dari self-gaslighting.
