Advertisement

Midnight in Bali, Film tentang Transpuan, Akan Tayang Perdana di Festival Film Rotterdam

19 December 2024 16:35 WIB

thumbnail-article

Adegan dalam film "Midnight in Bali" karya Robby Ertanto. (Instagram/@bojvoyej) .

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Nuha Khairunnisa

Film Midnight in Bali garapan sutradara Razka Robby Ertanto akan tayang perdana pada ajang International Film Festival Rotterdam (IFFR) yang ke-54.

Midnight in Bali akan diputar sebagai bagian dari program Harbour pada festival yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Januari hingga 9 Februari 2025 itu.

IFFR dikenal sebagai salah satu festival yang memberikan kesempatan bagi film-film independen dan karya-karya inovatif lainnya untuk dipromosikan di kancah internasional.

Midnight in Bali menjadi sorotan karena mengangkat topik yang jarang dijumpai di ranah perfilman Indonesia, yakni kehidupan seorang transpuan.

Aktor muda Juan Bio One memerankan karakter transpuan tersebut yang bernama Bulan. Selain Bio One, Midnight in Bali juga dibintangi oleh Luna Maya, Tatjana Saphira, Carissa Perusset, Valentine Payen-Wicaksono, Ben Nugroho, serta Donny Damara.

Bio One 'berguru' pada Donny Damara

Bio One membagikan pengalaman ketika memerankan karakter transpuan, yang merupakan pertama kali baginya.

Menurut Bio, salah satu tantangan terbesar yang dihadapinya adalah memahami dan menggambarkan emosi yang kompleks dari seorang perempuan.

Bio One juga menghadapi banyak kesulitan dalam beradaptasi dengan karakter Bulan. Baginya, berperan sebagai transpuan memberikan pemahaman baru tentang bagaimana perempuan menghadapi situasi tertentu dalam hidup mereka.

Agar dapat memerankan karakter Bulan secara lebih maksimal, Bio mengaku belajar dari aktor senior Donny Damara. Sebagai informasi, Donny pernah berperan sebagai transpuan dalam film Lovely Man yang dirilis 2011 silam.

Berbagai pujian pun menghujani Bio One atas usahanya dalam menghidupkan karakter Bulan secara total. Apalagi, Bio dikenal kerap memerankan karakter yang sulit dan tak biasa, misalnya saat ia menjadi komedian Gepeng dalam Srimulat: Hil yang Mustahal (2022).

Selain itu, banyak warganet dan penggemar yang juga mengapresiasi keberaniannya menghidupkan sosok transpuan yang masih jarang diangkat dalam film Indonesia.

Sinopsis Midnight in Bali

Midnight in Bali berkisah tentang Bulan (Juan Bio One), seorang transpuan yang kembali ke kampung halamannya di Bali.

Film ini menggali konflik internal yang dialami Bulan ketika dirinya harus menghadapi pihak-pihak yang berbahaya setelah identitas aslinya terungkap.

Di sisi lain, Bulan juga dihadapkan pada berbagai dilema mengenai identitas dan jati dirinya.

Selain menawarkan alur cerita yang menarik dan tak konvensional, Midnight in Bali juga berusaha mencerminkan kondisi sosial yang dihadapi oleh komunitas transpuan di Indonesia.

Hal ini menjadi sebuah langkah penting dalam industri film Tanah Air untuk lebih memahami keberagaman dan tantangan yang dihadapi oleh individu dengan identitas yang berbeda.

 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement