Dalam kehidupan kiwari, uang merupakan instrumen krusial dalam siklus ekonomi sebuah negara. Banyak negara memiliki mata uangnya sendiri sebagai alat pembayaran yang sah. Namun, sejumlah negara di dunia memilih tak mempunyai mata uang dan menggunakan uang dari negara lain.
Penggunaan mata uang dari negara lain digunakan sejumlah negara di dunia karena beberapa faktor, seperti kondisi ekonomi yang tidak stabil atau masih belum diakuinya status kemerdekaan negara tersebut.
Tak hanya itu, penggunaan mata uang lain juga digunakan untuk meningkatkan perekonomian dan kondisi moneter sebuah negara, seperti yang terjadi di Eropa dengan mata uang euro.
Mata uang euro yang digunakan di sejumlah negara Eropa merupakan langkah negara-negara di sana untuk meningkatkan perekonomian negara-negara dalam regional.
Awalnya, mata uang tersebut diciptakan untuk mendukung pasar bebas di wilayah Eropa guna mempermudah proses ekonomi antar negara yang saling berdekatan tersebut.
Lantas negara mana saja yang masih belum memiliki mata uang sendiri?
Daftar negara yang tak punya mata uang sendiri
Enam negara berikut ini masuk daftar negara yang tak menggunakan dan tak memiliki mata uangnya sendiri.
Mereka memilih untuk menggunakan mata uang negara lain, atau mata uang suatu unifikasi moneter suatu regional. Negara mana sajakah mereka? Berikut daftarnya:
1. El Salvador
Negara kecil yang terletak di Amerika Tengah ini merupakan salah satu negara yang tidak memiliki mata uang sendiri. Untuk bertransaksi, orang El Salvador menggunakan mata uang dolar AS.
Penggunaan dolar AS sebagai mata uang di El Salvador tersebut sudah dilakukan sejak 2000 silam.
Sebenarnya, negara ini pernah memiliki mata uang yang diberi nama “colon”. Namun atas kebijakan pada 2000 tersebut, colon kemudian sepenuhnya digantikan dengan dolar AS.
Dengan kebijakan tersebut, maka El Salvador secara resmi menjadikan dolar AS sebagai mata uang resmi, namun tak memiliki kuasa untuk turut mengatur mata uang tersebut.
Namun, pada 2021 lalu, Pemerintah El Salvador membuat kebijakan moneter baru dengan menjadikan mata uang digital Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah dan menjadikan El Salvador sebagai negara pertama yang mengakui mata uang Bitcoin secara resmi.
2. Republik Zimbabwe
Negara berikutnya adalah Zimbabwe. Negara yang terletak di wilayah selatan Afrika ini menggunakan dolar AS sebagai mata uang resmi mereka.
Kebijakan penggunaan dolar AS tersebut dilakukan Pemerintah AS sejak 2009, ketika mereka memutuskan untuk meninggalkan mata uang mereka sendiri.
Kebijakan tersebut dilakukan setelah Zimbabwe mengalami hiperinflasi pada 2008 yang membuat mata uang dolar Zimbabwe kehilangan nilainya di pasar.
Zimbabwe bukan satu-satunya negara yang memilih meninggalkan mata uang mereka sendiri, sejumlah negara lain seperti Kepulauan Turks dan Caicos, Palau, Kepulauan Virgin, Kepulauan Marshall, dan Mikronesia juga melakukan hal yang sama.
3. Panama
“Dolarisasi” mata uang juga terjadi di Panama. Negara tersebut merupakan negara Amerika Latin pertama yang mengadopsi mata uang AS sebagai mata uangnya sendiri.
Penggunaan dolar AS sebagai mata uang resmi tersebut telah dilakukan Panama sejak periode awal kemerdekaannya dari Kolombia, tepatnya pada 1904.
Akan tetapi, kendati dolar AS dijadikan mata uang resmi, namun Panama masih menjadikan mata uang Balboa Panama sebagai alat tukar yang juga resmi di negara tersebut.
4. Skotlandia
Ketika memutuskan memerdekaan diri dari Britania Raya pada 2014, Skotlandia memutuskan untuk tidak menerbitkan mata uang baru yang mereka kendalikan sendiri.
Skotlandia memutuskan untuk tetap menggunakan mata uang poundsterling yang sudah sejak lama digunakan.
Dengan keputusan tersebut, Skotlandia tidak memiliki kuasa untuk mengatur kebijakan moneter terkait mata uang Inggris tersebut dan mengikuti kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank of England.
5. Monako
Negara tanpa mata uang sendiri berikutnya adalah Monako. Negara yang terletak di pantai utara Laut Mediterania ini menggunakan euro sebagai alat transaksi sehari-hari.
Akan tetapi, berbeda dengan negara-negara Uni Eropa, Monako menggunakan euro kendati bukan anggota Uni Eropa.
6. Timor Leste
Negara terakhir yang tak punya mata uang sendiri adalah Timor Leste. Negara yang merdeka dari Indonesia pada 1999 ini menggunakan dolar AS sebagai mata uang resmi mereka.
Dolar AS digunakan oleh Timor Leste sejak periode awal kemerdekaan mereka, persisnya sejak tahun 2000.
Dengan demikian, seluruh transaksi yang resmi dan diakui oleh pemerintah di sana adalah transaksi yang menggunakan dolar AS sebagai alat tukarnya.
Akan tetapi, sejumlah mata uang lain (seperti rupiah, bath, escudo, dan juga dolar Australia) juga digunakan warga di sana untuk transaksi sehari-hari di luar pembayaran yang menyangkut pemerintah.
