Advertisement

Lafal Niat Puasa Idul Adha Lengkap Arab, Latin dan Terjemahannya

12 April 2023 21:10 WIB

thumbnail-article

Ilustrasi seorang muslim melafalkan niat puasa sunah Iduladha. (Sumber: Pexels/Michael Burrows) .

Penulis: Elok Nuri

Editor: Rizal Amril

Puasa Idul Adha adalah puasa sunah yang dilaksanakan sebelum perayaan Iduladha pada bulan Zulhijah.

Terdapat dua amalan puasa sunah sebelum perayaan Iduladha, yaitu puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Kedua puasa tersebut dilaksanakan untuk menyambut datangnya hari raya Iduladha yang kerap kali disebut sebagai hari raya kurban.

Hari raya kurban atau Iduladha dirayakan setiap tanggal 10 Zulhijah pada kalender Islam, hukum menjalankan puasa Iduladha adalah sunah muakad.

Dalil puasa sunah Iduladha ini dijelaskan oleh Rasulullah saw. kepada para sahabatnya. Tentang keutamaan melaksanakan puasa sunah ini, Rasulullah bersabda:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya, “Puasa satu hari Arafah (tanggal 9 Zulhijah), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya,”(HR. Muslim).

Niat puasa sunah Iduladha

Berikut ini adalah niat puasa sunah sebelum perayaan Iduladha, yaitu puasa sunah Tarwiyah dan puasa sunah Arafah.

1. Niat puasa Tarwiyah 8 Zulhijah

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati yaumit tarwiyah lillâhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Tarwiyah esok hari karena Allah Swt.”

2. Niat puasa Arafah 9 Zulhijah

نويتُ صومَ عرفة سُنّةً لل تعالى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya, “Saya berniat puasa sunah Arafah karena Allah ta’ala.”

Niat puasa sunah Iduladha di siang hari

Kewajiban niat ketika malam hari hanya berlaku pada puasa wajib seperti Ramadan. 

Puasa menjelang Iduladha masuk dalam puasa sunah, oleh karenanya niat puasa boleh diucapkan pada siang hari ketika berpuasa.

Hal tersebut boleh dilakukan sejauh yang melaksanakan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. 

Berikut adalah lafal niat puasa Tarwiyah dan Arafah jika diucapkan pada siang hari.

1. Niat puasa Tarwiyah 8 Zulhijah di siang hari

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma haadzal yaumi ‘an adaa’i tarwiyata sunnatan lillahi taalaa.

Artinya, “Saya niat puasa sunah Tarwiyah hari ini karena Allah ta’ala.” 

2. Niat puasa Arafah 9 Zulhijah di siang hari

 نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Arafah hari ini karena Allah Swt.” 

Apa Komentarmu?

Tulis komentar

ARTIKEL TERKAIT

VIDEO TERKAIT

KOMENTAR

Latest Comment

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya

TERPOPULER

Advertisement
Advertisement