Apa Itu Nusuk Card, Kartu Wajib Bagi Jemaah Haji Tahun Ini

11 Juni 2024 20:06 WIB

Narasi TV

Ilustrasi Nusuk Card yang digunakan oleh jemaah haji 2024 sebagai data diri selama di Arab Saudi. (Sumber: ANTARA)

Penulis: Nuha Khairunnisa

Editor: Rizal Amril

Pemerintah Arab Saudi tahun ini mewajibkan seluruh jemaah haji untuk menggunakan kartu pintar (smartcard) Nusuk. 

Nusuk Card merupakan inovasi terbaru yang diperkenalkan pemerintah Arab Saudi untuk mendukung kelancaran ibadah haji dan kenyamanan para jemaah. 

Peluncuran kartu pintar Nusuk dilakukan oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Dr Tawfiq Al-Rabiah dalam kunjungannya ke Indonesia pada Selasa (30/4/2024).

Pada kesempatan tersebut, Al-Rabiah menyerahkan secara simbolis salinan kartu pintar Nusuk kepada Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang menerima kartu Nusuk. 

Lalu, apa itu kartu Nusuk dan apa saja manfaatnya bagi jemaah haji?

Apa itu Nusuk Card?

Melansir Asharq Al-Awsat, Nusuk Card berlaku sebagai kartu identitas bagi setiap jemaah haji. Kartu identitas ini berisikan sejumlah informasi jemaah seperti data diri, alamat, dan catatan kesehatan yang terhubung dengan aplikasi di ponsel pintar.

Kartu Nusuk turut berisi informasi berupa rombongan haji, pengelompokan jemaah, serta alamat tinggal jemaah selama berhaji. Lewat kartu yang sama, jemaah haji juga dapat menerima peringatan khusus, memberikan evaluasi terhadap layanan, serta mengajukan keluhan secara digital. 

Nusuk Card juga berfungsi sebagai kartu akses untuk menggunakan berbagai layanan dan memasuki area-area tertentu di Mekah dan Madinah selama musim haji. 

Penerbitan kartu pintar Nusuk merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah Arab Saudi untuk mencegah masuknya jemaah haji ilegal selama pelaksanaan ibadah haji. Dengan adanya kartu ini, petugas haji akan lebih mudah mengidentifikasi dan memverifikasi identitas setiap jemaah. 

Kartu Nusuk hadir dalam dua format yakni digital dan fisik (cetak). Salinan digital Nusuk Card dapat diakses melalui akun jemaah di aplikasi Nusuk dan Tawakkalna. Sementara itu, salinan cetak kartu Nusuk akan dikirimkan kepada jemaah melalui penyedia layanan haji terkait. 

Nantinya, jemaah haji dari wajib membawa kartu fisik Nusuk sepanjang melaksanakan ibadah haji di tanah suci, mulai dari kedatangan hingga keberangkatan. Hal ini berlaku bagi jemaah asing maupun yang berasal dari Arab Saudi. 

Jemaah juga wajib menunjukkan kartu Nusuk saat hendak memasuki wilayah Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) yang merupakan lokasi pelaksanaan puncak ibadah haji. 

NARASI ACADEMY

TERPOPULER

KOMENTAR