PBHI Persoalkan Gedung MA Dijaga Tentara, Jokowi Diminta Perintahkan Panglima TNI Menghentikan

18 November 2022 08:07

Narasi TV

Julius Ibrani/ Antara

Penulis: Jay Akbar

Editor: Akbar Wijaya

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Julius Ibrani mempersoalkan dalih Ketua Mahkamah Agung (MA) M. Syarifuddin terkait pelibatan anggota TNI sebagai penjaga gedung MA.

Menurut Julius hal itu bertentangan dengan sejumlah peraturan yang berlaku di Indonesia.

"Yang pada intinya tidak relevan dengan alasan MA dan [tidak] ada dasar hukum bagi MA maupun TNI untuk penempatan Anggota TNI dalam pengamanan Gedung MA," kata Julius dalam pesan tertulis yang diterima Narasi, Jumat (18/11/2022).

Julius menerangkan MA sebagai bagian dari sistem peradilan berwenang memeriksa dan memutus perkara di tingkat Kasasi dan Peninjauan Kembali, sebagaimana UU No. 4/2004 tentang Kekuasaan Kehakiman dan UU No. 3/2009 tentang MA.

Sedangkan TNI, lanjut Julius, berdasarkan UU No 3/2002 tentang Pertahanan adalah alat negara untuk mempertahankan, melindungi dan menjaga keutuhan negara dari ancaman militer atau bersenjata.

Selain itu dalam UU No. 34/2004 tentang TNI memandatkan tugas TNI mencakup Operasi Militer untuk Perang (OMP) dan Operasi Militer selain perang (OMSP).

Ia mengatakan pelaksanaan OMSP sebagaimana Pasal 7 ayat (2) huruf UU 34/2004, ditujukan untuk mengatasi gerakan separatisme dan pemberontakan bersenjata, mengamankan wilayah perbatasan, tugas perdamaian dunia, sistem pertahanan semesta dan lainnya.

Julius menggarisbawahi dalam tugas perbantuan OMSP sekalipun, tanggung jawabnya berasal dari panglima TNI dengan persetujuan Presiden.

Dari aturan-aturan itu Julius berpendapat penempatan TNI sebagai penjaga MA merupakan pelanggaran hukum.

"Konsekuensinya baik MA maupun TNI telah melanggar hukum karena bertentangan dengan berbagai UU di atas," ujarnya.

Bagi Julius kebijakan Ketua MA telah menjatuhkan marwah dan profesionalitas TNI sebagai alat pertahanan negara untuk tugas perang dan selain perang (militer) dan masuk ke ruang sipil.

Julius juga menolak penjelasan Ketua MA soal penempatan personel TNI di gedung MA yang diklaim tidak berkaitan dengan peristiwa OTT KPK terhadap Hakim Agung Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh, "termasuk penggeledahan di ruang Sekretaris MA dan Hakim Agung Prim Haryadi, namun publik bisa menilai dengan jelas dari segi “momentum” waktu," kata Julius.

PBHI mendesak:

1.    Presiden Jokowi memerintahkan Panglima TNI agar penempatan Anggota TNI segera dihentikan;


2.    Panglima TNI segera menarik mundur Anggota TNI yang ditempatkan di MA;

3.    Ombudsman RI memeriksa dugaan maladministrasi oleh MA dan TNI atas penempatan Anggota TNI di Gedung MA yang bertentangan dengan hukum dan perUUan terkait MA dan TNI.

ARTIKEL TERKAIT

TEKS

KPK Tahan Hakim Agung Gazalba Saleh

TEKS

Ancam Suara Kritis, KY Usul Pasal Penghinaan Integritas Hakim Dihapus

TEKS

Cerita Afung Diminta AKP Irfan Widyanto Ganti DVR CCTV Pos Keamanan Duren Tiga

TEKS

PBNU Dukung KPK Usut Ulang Kasus Kardus Durian

TEKS

Kasus Polisi Pamekasan Pukul Warga Berakhir Damai

TEKS

BIN Bantah Budi Gunawan Terkait Penetapan Status Tersangka Lukas Enembe di KPK

VIDEO TERKAIT

14:08

Kasus Kanjuruhan Bikin Kepercayaan Publik terhadap Polri Merosot

19:48

Dunia di Ambang Resesi, Jokowi: "Tahun Ini Sulit, Tahun Depan Gelap"

20:12

Program Kompor Listrik yang Kontroversial Akhirnya Dibatalkan!

14:15

Korupsi Berjamaah, 28 Eks Anggota DPRD Jambi Jadi Tersangka

14:43

Gubernur Papua, Lukas Enembe Jadi Tersangka Korupsi, Pendukungnya Demo

18:13

23 Napi Koruptor Bebas Barengan, Dapat Diskon Hukuman

15:26

Luhut Sebut Harga BBM Naik Pekan Ini, Inflasi Bakal Makin Tinggi?

NARASI ACADEMY

Content Production
Bikin Video Estetik Tanpa Modal Untuk Investasimu

Sumber penghasilan dari seorang content creator cukup menjanjikan lho, asal kamu harus konsisten untuk menciptakan konten kreatif yang berkualitas. Yuk investasi untuk jadi content creator profesional tanpa modal! Pelajari proses produksi konten secara menyeluruh, memberikan mood hingga menciptakan konten video agar terlihat lebih estetik.

Kelas Online
Content Production
Jadi Content Creator Nggak Pakai Repot

Belakangan ini, content creator menjadi salah satu profesi yang mengasyikan dan menjanjikan! Tapi, kamu harus punya mental yang kuat, memahami esensi, dan bersikap visioner dalam membuat konten. Pada kelas kali ini, Narasi Academy akan akan membantumu agar memiliki kemampuan tersebut, dengan dibimbing oleh narasumber profesional!

Kelas Online
Journalism
Cara Asyik Belajar Jurnalistik

Aksesibilitas informasi membuat semua orang berlomba-lomba menjadi seorang Jurnalis instan! Tapi, gimana ya caranya biar tetap kredibel, bertanggung jawab dan cekatan? Pelajari ilmu jurnalistik dengan cara yang asyik langsung dari pakarnya dengan mempelajari proses pembuatan berita mulai dari wawancara, pengolahan data hingga penyiaran!

Kelas Online
Journalism
Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data

Saatnya ambil peran dengan menjadi pelopor berita investigatif dengan menyajikan informasi yang kredibel, informatif dan mendalam! Pelajari treatment khusus dalam mengemas serta melakukan kurasi berita dengan menyajikan fakta serta data dengan metode storytelling. Daftarkan dirimu di kelas “Jurnalisme Investigasi Ala Narasi: Sajikan Fakta & Data”.

Kelas Online
Content Production
Rahasia Storytelling Keren, Bikin Konten Makin Beken

Kamu adalah calon content creator professional! Kunci utamanya adalah, menyajikan cerita yang kuat dan mampu membangun emosi dengan audience. Karena itu, kamu harus belajar mengenai storytelling & copywriting untuk mengembangkan ide kreatif! Jangan lewatkan kesempatannya, segera daftarkan dirimu di kelas Narasi Academy kali ini.

Kelas Online
Journalism
KILAT (Kelas Intensif Ilmu Data & Jurnalistik)

Kamu bisa jadi inovator dalam menyebarkan berita yang berkualitas dan kredibel! Caranya dengan menjadi citizen journalism. Setelah mengetahui dasar-dasar ilmu jurnalistik, sekarang kamu mampu mengemas & memproduksi sebuah berita. Pentingnya penyampaian informasi serta mencari point of view yang tepat juga kamu pelajari di kelas kali ini.

Kelas Online

TERPOPULER

KOMENTAR

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama mengirimkan komentar untuk bertukar gagasan dengan pengguna lainnya