Aptitude test adalah sebuah ujian yang biasanya digunakan oleh HRD untuk mengetahui keterampilan dan kelebihan calon karyawan.
Aptitude test atau tes bakat ini bukan berarti untuk mengukur kelebihan dan kelemahan calon karyawan, tapi untuk lebih tahu sejauh mana pengetahuan, keterampilan, dan kecenderungan karyawan dalam memecahkan masalah.
Kalau dalam lembaga pendidikan, aptitude test dilakukan untuk menentukan jurusan yang cocok dan memprediksi profesi yang bisa dipilih sesuai dengan minat.
Alasan di balik aptitude test bagi perusahaan
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, aptitude test digunakan untuk menyaring calon karyawan berkualitas. Namun selain itu ada beberapa alasan lain. Berikut adalah alasan aptitude test bagi perusahaan:
- Untuk mencari calon karyawan yang mampu mengidentifikasi masalah dan membuat solusi dari permasalahan tersebut.
- Mencari kandidat yang bisa terus menciptakan inovasi baru bagi perusahaan.
- Untuk menemukan kandidat calon karyawan yang dapat berkomunikasi dengan baik
- Agar bisa melihat potensi kreatif dan inovatif dari masing masing calon kandidat.
Pekerjaan yang menggunakan aptitude test
Melansir laman www.indeed.com ada beberapa bidang pekerjaan yang membutuhkan aptitude test:
- Graphic designer
- Interior designer
- Arsitek
- Project manager
- Insinyur mekanik
- Personal trailer
- Manajer proyek
- Analis riset
- Ahli bedah
Jenis aptitude test
Terdapat berbagai jenis dengan skema yang berbeda-beda, berikut adalah daftar jenis aptitude test yang biasa digunakan oleh tim HRD.
- Verbal Reasoning Test
Jenis pertama ini biasanya untuk mengukur kemampuan pemahaman dari teks tertulis. Nantinya kandidat akan diharuskan untuk menemukan poin penting dari ulasan soal dengan cepat dan tepat.
- STEM (Science, Technology, Engineering, and Maths) Aptitude
Jenis tes ini biasanya digunakan untuk menilai kandidat calon karyawan di bidang analisis sains dan memiliki keterampilan penalaran yang logis.
- Numerical Reasoning Test
Numerical Reasoning Test biasanya untuk mengukur kemampuan membuat keputusan lewat data statistik atau kemampuan numerik, misalnya, melalui soal bagan, aritmatika keuangan, dan bagan.
- Psychometric Test
Jenis aptitude test satu ini dikenal sebagai tes penilaian situasional biasanya digunakan untuk mengukur kemampuan calon karyawan dalam memahami situasi dan memiliki strategi dalam pengambilan keputusan.
- Organizational Aptitude
Digunakan untuk mengukur kemampuan mengkoordinasi semua pekerjaan dengan baik dan disiplin
- Artistic Aptitude Test
Jenis aptitude test keenam ini biasanya digunakan untuk kandidat yang terjun didunia kreatif karena tujuan utama tes ini untuk mengukur kemampuan bakat yang dimiliki.
Cara sukses mengikuti aptitude test
- Mempersiapkan diri sebelum melakukan aptitude test.
- Saat mengerjakan gunakan waktu sebaik mungkin, jangan terlalu terpaku pada satu soal.
- Kerjakan dengan baik dan akurat
- Jawab pertanyaan sebanyak mungkin tapi tetap harus memperhatikan deduksi nilai.
- Perbanyak latihan soal tes penalaran sebelum mengikuti aptitude test.
